Setelah Tragedi Tembalang, Disbudpar Berau Wajibkan SOP di Semua Tempat Wisata
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
- visibility 251
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pariwisata di destinasi masing-masing.
SOP tersebut menjadi pedoman penting bagi para pengelola dan pengunjung dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berada di lokasi wisata.
“Penerapan SOP ini sangat krusial untuk memastikan kegiatan wisata berjalan aman dan tertib, baik bagi pengelola maupun wisatawan,” ujar Ilyas, Jumat (25/7/2025).
Meski demikian, Ilyas mengakui masih ada beberapa objek wisata yang belum memiliki SOP karena belum dikelola secara maksimal. Kondisi ini menjadi perhatian serius pihaknya, terlebih setelah adanya kasus kecelakaan wisatawan yang berujung kematian di kawasan wisata Air Terjun Tembalang beberapa bulan lalu.
“Kami belajar dari insiden tersebut. SOP bukan hanya formalitas, tapi menjadi syarat mutlak yang harus diterapkan dan dipatuhi oleh pengunjung,” tegasnya.
Ilyas juga menambahkan bahwa pihak Disbudpar akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh pengelola objek wisata di Berau agar pelaksanaan SOP tidak hanya sebatas dokumen, tetapi benar-benar dijalankan di lapangan.
“Kami akan dorong seluruh pengelola destinasi wisata untuk segera menyusun dan menerapkan SOP masing-masing, terutama bagi yang masih belum memiliki pengelolaan resmi. Ini demi keselamatan semua pihak,” pungkasnya. (Lit)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar