Sri Juniarsih Ingatkan ASN Berau: Jangan Cuma Nongkrong Saat Jam Kerja
- account_circle admin
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau agar bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 119 pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau, Jumat, 13 Maret 2026.
Sri Juniarsih mengatakan ASN memiliki tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, ia tidak ingin ada pegawai yang bekerja sekadarnya atau tidak menjalankan tugas secara optimal.
“Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang tidak maksimal bekerja,” kata Sri Juniarsih di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Ia juga menyinggung perilaku aparatur yang dinilai tidak disiplin, seperti jarang hadir di kantor, sulit dihubungi saat jam kerja, hingga menghabiskan waktu di tempat nongkrong. Menurut dia, sikap tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pegawai negeri.
“Kalau dalam seminggu hanya beberapa hari turun kerja, saat ditelepon sulit dihubungi, atau pada jam kerja justru nongkrong di kafe, lebih baik mengundurkan diri saja daripada menjadi PNS tetapi tidak menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.
Sri Juniarsih juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta menjalankan pekerjaan secara transparan dan profesional.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja aparatur.
“Saya berharap bapak dan ibu dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas baru mulai hari ini. Tunjukkan kinerja terbaik, responsif terhadap tantangan, dan mampu mencari solusi untuk setiap persoalan,” katanya.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 119 PNS menempati jabatan baru, terdiri dari 53 pejabat administrator dan 66 pejabat pengawas. Rotasi dan pengisian jabatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus penguatan organisasi perangkat daerah.
Sri Juniarsih mengatakan para pejabat yang dilantik telah melalui proses evaluasi dan penilaian secara objektif sebelum ditempatkan pada jabatan baru.
“Kami memilih saudara-saudara melalui penilaian objektif dan menilai bahwa saudara mampu menjalankan amanah ini untuk membuat instansi menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat bukan sekadar rangkaian kata dalam seremoni pelantikan, tetapi merupakan komitmen moral yang harus dijaga dalam menjalankan tugas.
“Sumpah jabatan yang diucapkan tidak hanya disaksikan oleh kita semua, tetapi juga oleh Allah SWT,” kata Sri Juniarsih.
Menurut dia, profesionalisme aparatur menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama di tengah keterbukaan informasi yang membuat kinerja pemerintah mudah dipantau publik.
“Kinerja kita dipantau oleh masyarakat. Jika kita bekerja tidak maksimal atau asal-asalan, masyarakat pasti akan menilai,” ujarnya.(*/tnr)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar