Sri Juniarsih Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Pengelolaan Sampah
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah sekaligus mendorong terciptanya nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
Menurut Sri Juniarsih, persoalan sampah merupakan tantangan bersama yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, perkantoran hingga dunia usaha. Karena itu, upaya pengurangan sampah harus dilakukan sejak dari sumbernya melalui perubahan pola konsumsi dan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Ia menjelaskan, berbagai jenis sampah seperti plastik, kertas, logam, maupun sampah organik masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali dan diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Pemanfaatan tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan bank sampah, kelompok pengelola sampah, serta pelaku usaha daur ulang. Keberadaan lembaga-lembaga tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.
Bank sampah, menurutnya, menjadi salah satu instrumen efektif untuk mengajak masyarakat memilah dan mengelola sampah secara mandiri. Selain berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, keberadaan bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi melalui sistem pengumpulan dan penjualan sampah yang memiliki nilai jual.
Sri Juniarsih berharap keberadaan bank sampah dapat terus diperluas hingga menjangkau kawasan permukiman, sekolah, dan perguruan tinggi. Langkah tersebut diyakini mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Pada momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup, ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui peningkatan edukasi, penyediaan sarana pendukung, dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Upaya tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah nasional serta mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup daerah. Selain itu, keberhasilan pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penilaian penghargaan Adipura.
Melalui gerakan bersama dalam mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih bernilai guna, dan mendaur ulang limbah menjadi produk produktif, Pemerintah Kabupaten Berau berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.(adv/tnr)
- Penulis: admin

