Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 339
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya akurasi data dalam pengolahan Indeks Desa (ID) 2026. Hal itu disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Sangalaki, Selasa,(21/4), dengan melibatkan sekitar 100 kepala seksi pemerintahan kampung.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan data yang diinput harus mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut dia, ketepatan data akan berpengaruh langsung terhadap arah kebijakan pembangunan.

“Data harus valid dan bisa dipertanggungjawabkan, karena akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan,” kata Said.

Penekanan itu sejalan dengan penerapan Indeks Desa sebagai indikator tunggal pembangunan desa sejak 2025, menggantikan Indeks Desa Membangun (IDM). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Berau, Tentram Rahayu, menjelaskan indeks tersebut mencakup enam dimensi utama, yakni layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, serta tata kelola pemerintahan.

Menurut Tentram, seluruh data akan dikumpulkan ke Kementerian Desa melalui tahapan pengukuran, verifikasi, dan validasi hingga 30 Juli 2026.

Pemerintah daerah menilai penerapan indeks berbasis data terintegrasi ini dapat membuat pembangunan kampung lebih terarah. Sejumlah indikator juga menunjukkan perkembangan, di antaranya penurunan jumlah desa berkembang dari 39 menjadi 30, peningkatan desa maju dari 42 menjadi 47, serta desa mandiri dari 19 menjadi 22. Sejak 2024, tidak ada lagi desa berstatus tertinggal di Berau.

Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan status sejumlah kampung, di antaranya Kampung Suaran dan Giring-Giring menjadi desa mandiri, serta Kampung Merancang Ilir, Samburakat, dan Teluk Sumbang naik menjadi desa maju.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menyoroti tantangan berkurangnya alokasi dana kampung. Pemerintah kampung didorong untuk mengoptimalkan potensi lokal guna menjaga keberlanjutan pembangunan di wilayah masing-masing. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Gamalis Ingatkan Pentingnya Efektivitas Penggunaan Anggaran APBN

    Wabup Gamalis Ingatkan Pentingnya Efektivitas Penggunaan Anggaran APBN

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masih kurangnya realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 di Kabupaten Berau, harus menjadi perhatian khusus. Ditemui Rabu (11/9/2024) siang, Wabup Berau Gamalis menegaskan bahwa ini harus menjadi atensi semua satker atau OPD. “Kita juga terus mengupdate serapan atau realisasi anggaran ini. Apalagi ini juga jadi salah satu indikator kesuksesan […]

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.346
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan Bahasa Banua sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Peluncuran penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar […]

  • Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.880
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Gedung Kesenian atau Berau Creative Hub menjadi salah satu program strategis yang diusulkan dalam 8 program prioritas Pemerintah Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berinovasi. Gedung kesenian ini dirancang sebagai ruang inklusif, yang […]

  • Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen

    Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan penyerapan anggaran tahun ini akan mencapai 100 persen pada akhir periode anggaran. Meski hingga saat ini realisasinya baru berada di kisaran 60 persen, Pemkab menegaskan situasi tersebut bukan disebabkan lambatnya kerja perangkat daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjelaskan bahwa dana yang masih berada di bank bukanlah anggaran […]

  • Anggaran Terbatas, Sri Juniarsih Janji Program Unggulan Berau Tetap Direalisasikan Bertahap

    Anggaran Terbatas, Sri Juniarsih Janji Program Unggulan Berau Tetap Direalisasikan Bertahap

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pemerintah daerah tetap berupaya merealisasikan program-program unggulan meski kemampuan anggaran Kabupaten Berau menghadapi keterbatasan. Sri Juniarsih mengatakan pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah. “Di hari Ulang Tahun yang 73 tahun ini kita akan melaksanakan secara perlahan Program Unggulan yang telah menjadi […]

expand_less