Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
  • visibility 1.281
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Hingga kini, Dinas Sosial (Dinsos) Berau masih memverifikasi jumlah bantuan materiil yang akan diberikan kepada korban kebakaran di Sungai Kuyang Kecamatan Teluk Bayur beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kadinsos Berau Iswahyudi menjelaskan jika jumlah bantuan diberikan nantinya mengikuti aturan yang sudah ada, yakni bantuan khusus untuk bencana.

“Ada yang namanya bantuan bencana apapun itu, bukan hanya kebakaran. Jadi saat ada yang jadi korban bencana mereka bisa mengajukan bansos kepada Bupati. Setelah lengkap berkasnya barulah bisa diverifikasi berapa jumlah bantuan yang bisa mereka terima,” ujar Iswahyudi.

Dijelaskannya, jumlah bantuan materiil yang diberikan sudah ada aturan dan besaran standarnya. Sehingga, jumlah bantuan yang akan diterima masing-masing korban juga tidak sama. Ada yang jumlahnya lebih kecil daripada standar yang ditentukan.

“Untuk bantuan berupa rumah itu tidak ada. Yang ada adalah bantuan berupa uang. Tapi uang itu juga didasarkan pada rencana anggaran belanja (RAB) yang akan mereka beli, misalnya untuk bahan-bahan membangun rumah kembali, atau untuk kebutuhan lainnya yang sifatnya urgent,” tambahnya.

Dinsos Berau pun dikatakannya telah melakukan pendampingan korban untuk dapat melengkapi berkas yanv dibutuhkan, seperti berita acara bencana di kepolisian dan detil kerugian yang dialami mereka.

“Kemarin saya konfirmasi ke Bapelitbang, itu dari korbannya saja nanti yang mengajukan ke Dinsos. Dan prosesnya tergantung dari cepat tidaknya kelengkapan berkas yang para korban siapkan,” ungkapnya.

Mekanismenya, saat berkas sudah lengkap maka Dinsos akan mengajukan ke BPKAD untuk berproses sampai akhirnya pencairan dana bantuan. Dimana angkanya yakni kurang lebih 30% sampai 40% dari nilai kerugian korban. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau resmi mengumumkan jadwal penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk tahun 2025. Penerbangan ini akan dilayani oleh PT Smart Cakrawala Aviation, sebagai bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan konektivitas wilayah terpencil, khususnya di Kalimantan Timur. Rute dan Jadwal Rute […]

  • Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2.940
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengadaan kapal pinisi untuk mendukung wisata sungai di Kabupaten Berau belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengalihkan fokus pada penguatan fasilitas dasar di destinasi wisata. Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengatakan wacana pengadaan kapal pinisi telah diusulkan sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari pengembangan wisata […]

  • Jalan Gelap di Sambaliung Berau Membahayakan, Anggota DPRD Nurung Minta Tindak Lanjut Pemda

    Jalan Gelap di Sambaliung Berau Membahayakan, Anggota DPRD Nurung Minta Tindak Lanjut Pemda

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 931
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kecamatan Sambaliung kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Berau, Nurung, meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut yang dinilainya menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga. Menurut Nurung, kondisi gelap di banyak ruas jalan di wilayah Sambaliung tidak hanya mengganggu […]

  • DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti pentingnya pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tabalar sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Tabalar memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak terkait. “Dukungan […]

  • Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Redeb menerima 1.500 ekor bibit ikan lele dari Dinas Perikanan Kabupaten Berau. Bantuan ini menjadi bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan Rutan Tanjung Redeb, yang juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Eko Novyanto, […]

  • DPRD Apresiasi Disbudpar Benahi Destinasi: Transportasi & Layanan Wisata Jadi Investasi Besar Pariwisata Berau

    DPRD Apresiasi Disbudpar Benahi Destinasi: Transportasi & Layanan Wisata Jadi Investasi Besar Pariwisata Berau

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Berau memiliki laut sebening kaca, goresan pulau hijau di cakrawala, dan budaya yang hidup dalam cerita-cerita banua. Namun bagi Sujarwo Arif Widodo, Anggota Komisi II DPRD Berau, keindahan itu tak akan bermakna jika wisatawan sulit menjangkaunya karena biaya transportasi yang masih tinggi. Ia menilai persoalan akses, rute penerbangan, hingga tarif perjalanan menjadi […]

expand_less