Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » 50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

50 KK Terdampak Karhutla di Kampung Merasa Terima Bantuan Rp500 Juta

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 62
  • print Cetak

KELAY – Sebanyak 50 kepala keluarga terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, menerima bantuan senilai Rp500 juta, Rabu (9/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut disaksikan Wakil Bupati Berau Gamalis. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung karhutla, terutama petani yang mengalami kerugian terhadap aset produktif dan sumber penghasilan.

Bantuan tersebut merupakan dukungan yang diinisiasi Raffi Ahmad bersama sejumlah host dalam rangka peringatan ulang tahun SCTV.

Gamalis menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut membantu masyarakat Kampung Merasa. Menurut dia, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan setelah kebakaran.

“Atas nama Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak karhutla,” ujar Gamalis.

Karhutla yang terjadi tidak hanya menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kualitas udara. Sejumlah warga juga kehilangan aset produktif yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga.

Tanaman perkebunan seperti kakao dan kelapa sawit menjadi sebagian aset warga yang terdampak kebakaran.

Karena itu, Gamalis berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung pemulihan kegiatan ekonomi.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu masyarakat, khususnya di Kampung Merasa,” katanya.

Selain bantuan tunai, warga juga menerima paket sembako dan peralatan pertanian. Peralatan tersebut nantinya akan digunakan bersama melalui kelompok tani di Kampung Merasa.

Pemkab Berau menilai dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memulihkan kehidupan dan aktivitas produktif setelah terdampak karhutla.

Pemerintah daerah juga akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap. (adv/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Nuzulul Qur’an, Pemkab Berau Ajak Perkuat Nilai Spiritual dan Kerukunan

    Momentum Nuzulul Qur’an, Pemkab Berau Ajak Perkuat Nilai Spiritual dan Kerukunan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 687
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb, Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau. Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz […]

  • Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Sempat Heboh, Kasus Penguncian Siswi di Toilet Masjid Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kasus viral video yang menunjukkan lima orang siswi dikunci di kamar mandi Masjid Agung Baitul Hikmah, akhirnya berakhir dengan damai. Meskipun sempat digelandang ke Polsek Tanjung Redeb, pria berinisial IH yang diketahui sering berjualan tisu di perempatan Jalan H.Isa ini akhirnya dibebaskan. Salah satu orangtua korban yang tak terima sang anak diperlakukan […]

  • Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 791
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang. “Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak […]

  • Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    Kejaksaan: Kasus Truk Rem Blong dengan Ancaman 6 Tahun Tak Layak Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 453
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tragedi lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Dua pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah tertabrak truk yang mengalami rem blong di KM 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Jumat (28/11/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA itu melibatkan sebuah truk […]

  • Sekolah Pesisir di Berau Tembus Nasional, SMAN 11 Berau Raih Apresiasi Giat UKBI 2026

    Sekolah Pesisir di Berau Tembus Nasional, SMAN 11 Berau Raih Apresiasi Giat UKBI 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BERAU, Beraunews.id – Keterbatasan listrik dan jaringan internet tak menyurutkan langkah SMA Negeri 11 Berau untuk berprestasi. Sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut justru berhasil menembus tingkat nasional melalui Apresiasi Giat UKBI Adaptif Tahun 2026 kategori video profil pada Rabu, 21 Oktober 2026. SMAN 11 Berau, Kalimantan Timur, masuk dalam daftar 30 sekolah terbaik […]

  • Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar tidak abai terhadap kesiapsiagaan bencana, terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat kota. Ia menekankan pentingnya kelengkapan sarana mitigasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah. “Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Karena itu Pemkab […]

expand_less