Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 227
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan pelaksanaan Maratua Music Festival (M2F) 2026 akan dikemas berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dalam press conference yang digelar di Hotel Palmy, Jumat sore (12/06/2026), Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan unsur budaya lokal, lingkungan, serta promosi pariwisata.

Yudha mengatakan, M2F merupakan agenda yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2025. Namun, pada penyelenggaraan tahun kedua ini, pihaknya melakukan sejumlah pengembangan dengan memasukkan unsur budaya Bajau, salah satunya melalui seni musik kulintang dan kegiatan budaya “Dakayu Maratua”.

“Yang sedikit berbeda tahun ini kita padukan dengan kegiatan budaya, khususnya budaya Bajau. Ada Dakayu Maratua, kulintang. Jadi intinya kami ingin memadukan seni musik dan seni budaya,” jelasnya, Jumat (12/06/2026).

Pelaksanaan M2F 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026 di Pulau Maratua. Berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada kegiatan malam hari, tahun ini rangkaian acara akan berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Menurut Yudha, konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan yang datang, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat setempat.

“Kegiatan ini waktunya cukup lama, mudah-mudahan dengan perpaduan ini lebih menarik lagi bagi wisatawan yang berkunjung maupun hiburan bagi masyarakat di sana,” ujarnya.

Selain hiburan dan budaya, Disbudpar juga memastikan keterlibatan pelaku usaha lokal melalui bazar UMKM. Sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Berau diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, meski tidak seluruhnya dipastikan dapat hadir.

“Kita jangan melupakan peran serta UMKM. Kita siapkan lapak-lapak, termasuk mengundang 13 kecamatan untuk ikut berpartisipasi. Walaupun mungkin tidak semuanya bisa ikut, kita tetap berharap ada partisipasi dari kecamatan maupun pelaku UMKM,” kata Yudha.

Tidak hanya mengangkat sektor ekonomi kreatif, M2F 2026 juga membawa konsep kepedulian lingkungan. Sejumlah kegiatan seperti aksi bersih pantai, penanaman pohon, hingga pelepasan tukik akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Sementara itu, EO Matasanggam, Morten, menjelaskan konsep M2F tahun ini memang dirancang lebih luas dengan mengkolaborasikan festival musik, budaya, kesenian, serta lingkungan.

“Jadi tahun ini akan kita kerjakan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Konsepnya mengkolaborasikan festival musik dengan budaya, kesenian, kemudian lingkungan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, rangkaian acara selama lima hari akan dibuat penuh tanpa jeda. Pada hari pertama, kegiatan akan diawali dengan pelatihan kulintang, pembukaan bazar UMKM, serta festival budaya termasuk tradisi tolak bala yang masih berkaitan dengan budaya masyarakat Bajau.

Selain itu, akan ada lomba karaoke “Maratua Magdendang” yang berarti bernyanyi dalam bahasa Bajau, serta lomba tari tingkat Maratua untuk melibatkan masyarakat lokal.

Hari berikutnya, kegiatan masih diisi dengan pelatihan kulintang, bazar UMKM, lomba budaya, hingga pertunjukan seni. Kemudian pada hari ketiga, pengunjung akan disuguhkan penampilan musik lokal dari Gastik, serta pertunjukan musik sape untuk memperkenalkan keberagaman budaya di Berau.

“Walaupun kita bermain di pulau, kita ingin wisatawan lokal maupun asing melihat bahwa di Berau juga ada budaya Dayak dan budaya lainnya. Kita tampilkan sape agar semakin dikenal,” ujar Morten.

Memasuki hari keempat, pihak penyelenggara mulai menghadirkan agenda promosi wisata dengan melibatkan artis nasional. Sebelum tampil, para artis akan mengikuti kegiatan promosi melalui konsep island hopping untuk memperkenalkan destinasi wisata Maratua.

Morten menegaskan, kehadiran artis dalam M2F bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi promosi wisata Berau.

“Tujuan utamanya promosi. Kita mendapatkan exposure dari artis. Artis yang kita pilih juga yang bersedia membantu mempromosikan keindahan Berau, mau ikut kegiatan, membuat konten, dan mengambil video promosi wisata,” jelasnya.

Pada malam keempat, artis Arpian Dwi dijadwalkan tampil sebagai salah satu pengisi acara. Kemudian pada malam terakhir, panggung M2F akan menghadirkan Stevan Pasaribu.

Selain penampilan artis, penyelenggara tetap menekankan keterlibatan talenta lokal Maratua melalui tarian daerah, musik tradisional, serta berbagai pertunjukan budaya.

Morten menambahkan, konsep utama M2F tetap menempatkan wisata sebagai tujuan utama. Musik menjadi daya tarik pendukung, sementara budaya lokal dan keindahan Maratua menjadi pesan utama yang ingin diperkenalkan kepada wisatawan.

“Yang paling utama adalah promosi wisatanya. Lokal pride tetap harus dapat karena kita berada di Pulau Maratua, kita tampilkan budaya, tarian daerah, alat musik, serta talent lokal Maratua,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.534
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau menghadapi ketidakpastian menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada 2026. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kontrak akan diperpanjang atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan perpanjangan kontrak sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah […]

  • Siapkan Strategi Perkuat 225 Destinasi Berau

    Siapkan Strategi Perkuat 225 Destinasi Berau

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menapaki arah pembangunan baru lewat sektor pariwisata berbasis komunitas. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Dunia Usaha dan Pariwisata tahun lalu. Rakor yang mengusung tema “Peningkatan Community Based Tourism” ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat pembangunan wisata yang bukan hanya bertumpu pada destinasi, tetapi […]

  • Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau tengah serius menjalankan program transformasi digital dengan menerapkan aplikasi kesehatan di seluruh Puskesmas. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan digitalisasi kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, mengungkapkan pentingnya adaptasi teknologi bagi optimalisasi kinerja kesehatan di daerah. “Dinas […]

  • Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau merespons keluhan masyarakat pesisir, khususnya di Maratua, terkait kesulitan bongkar muat saat berlabuh di pusat Kota Tanjung Redeb. Sebagai solusi, Pemkab Berau akan membangun dermaga khusus untuk tambat kapal dari pesisir. Dermaga ini nantinya akan berfungsi sebagai dermaga pengumpan lokal. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • ‎HAKI Bukan Lagi Sekadar Perlindungan, tapi Jalan Pelaku Ekraf Berau Menuju Pasar Nasional

    ‎HAKI Bukan Lagi Sekadar Perlindungan, tapi Jalan Pelaku Ekraf Berau Menuju Pasar Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.762
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Di tengah persaingan industri kreatif yang semakin ketat, para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Berau mulai diarahkan untuk melihat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bukan hanya sebagai tameng hukum, tetapi sebagai pintu masuk menuju peluang bisnis yang lebih luas. ‎Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Kekayaan Intelektual dan Pendaftaran Merek yang digelar […]

  • Long March 1,5 Km hingga Tausiyah, Cara Kreatif Yayasan Itqon Smart Berau Sambut Ramadan

    Long March 1,5 Km hingga Tausiyah, Cara Kreatif Yayasan Itqon Smart Berau Sambut Ramadan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 810
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Yayasan Itqon Smart Berau menggelar kegiatan bertajuk Jalan Santai, Tausiyah Ramadan, dan Doa Bersama yang dipusatkan di area Car Free Day (CFD), Minggu, 15 Februari 2026. Kegiatan dimulai pukul 06.30 WITA hingga selesai dengan titik kumpul di Lapangan GOR Pemuda, melintasi Jalan Pangeran Antasari, Jalan […]

expand_less