Tak Hanya Komoditas, Udang Galah Segah Kini Dibidik Jadi Daya Tarik Wisata
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Potensi udang galah di aliran Sungai Segah terus didorong menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik wisata di Kabupaten Berau. Upaya tersebut terlihat melalui kegiatan Fun Fishing Udang Galah yang digelar di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 21 peserta itu tidak hanya menjadi ajang memancing, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi perikanan air tawar serta wisata berbasis alam di kawasan hulu Berau.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan Sungai Segah merupakan salah satu daerah penghasil udang galah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Komoditas tersebut dinilai memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang terus meningkat.
“Udang galah menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek baik. Permintaannya cukup tinggi, sehingga perlu kita kelola dan kembangkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Gamalis, pengembangan wisata memancing dapat menjadi alternatif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain meningkatkan nilai tambah sektor perikanan, kegiatan tersebut juga berpotensi membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.
Ia menilai kawasan hulu Sungai Segah maupun Sungai Kelay memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan perikanan. Kehadiran wisatawan diyakini dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Seluruh perahu yang digunakan peserta merupakan milik nelayan setempat. Ini menunjukkan bahwa kegiatan wisata seperti ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta beradu keberuntungan untuk mendapatkan udang galah dengan bobot terbesar. Juara pertama berhasil memperoleh udang galah seberat 1,67 ons. Posisi berikutnya ditempati peserta dengan hasil tangkapan 1,52 ons, 1,50 ons, 1,40 ons, dan 1,32 ons.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi perikanan sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat di wilayah pedalaman. (tnr/adv)
- Penulis: admin

