Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Pacu Industri Hijau, Sampah Diubah Jadi Sumber Nilai Ekonomi

Pemkab Berau Pacu Industri Hijau, Sampah Diubah Jadi Sumber Nilai Ekonomi

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi sirkular. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi daerah untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih beragam dan tidak lagi bergantung pada sektor pertambangan serta minyak dan gas.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Berau Circular Future 2025 yang digelar di Hotel Mercure, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengatakan visi pembangunan Kabupaten Berau periode 2025–2029, yakni “Mewujudkan Berau yang Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera”, hanya dapat diwujudkan melalui transformasi ekonomi yang bertumpu pada sektor-sektor berkelanjutan.

Menurutnya, Kabupaten Berau perlu memperkuat sektor pariwisata, pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular sebagai penopang pertumbuhan ekonomi pada masa mendatang.

Ia menilai sampah tidak lagi dapat dipandang semata sebagai persoalan lingkungan. Sebaliknya, limbah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber daya ekonomi yang mampu menciptakan investasi, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan kita harus mempersiapkan fondasi ekonomi yang lebih beragam, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan. Sampah harus mulai kita lihat sebagai sumber daya ekonomi yang memiliki nilai tambah, mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong investasi, serta menjadi bagian dari rantai industri masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan Kawasan Industri Sampah Sirkular (KISS) di Kabupaten Berau.

Menurut Sri Juniarsih, konsep tersebut merupakan salah satu terobosan yang relevan dengan tantangan pembangunan saat ini karena menghadirkan ekosistem industri hijau yang terintegrasi, mulai dari proses pemilahan, pengolahan, hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Ia berharap keberadaan kawasan tersebut nantinya mampu memberikan manfaat berlapis, mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja baru, menguatnya peran bank sampah, hingga meningkatnya pendapatan daerah dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih berharap pelaksanaan FGD tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan industri hijau di Kabupaten Berau.

Ia mendorong seluruh pihak untuk segera menyusun peta jalan implementasi, memperkuat kelembagaan bank sampah, mengembangkan teknologi pengolahan modern, hingga merealisasikan kawasan industri yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi agar cita-cita menjadikan Berau sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan ramah lingkungan dapat terwujud. Pembangunan harus terus berjalan, namun kelestarian alam tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat Berau,” pungkasnya. (ADV/TNR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Adanya kios penyeimbang harga bahan pokok di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat bisa mendapat harga normal atau standar sesuai dengan yang ada di pasaran. “Jadi kios ini dihadirkan bukan untuk bersaing dengan pedagang di pasar ini. Justru membantu pedagang karena selain memperkuat stabilitas harga, juga […]

  • Gelar Program Pangan Murah, Pemerintah Fokus pada Akses Pangan Terjangkau dan Berkualitas

    Gelar Program Pangan Murah, Pemerintah Fokus pada Akses Pangan Terjangkau dan Berkualitas

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau yang ke-72, pemerintah setempat meluncurkan serangkaian program sosial bertajuk Penyaluran Sembako Gratis, Operasi Pasar Murah, dan Gerakan Pangan Murah. Langkah ini diumumkan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Ruang Rapat Semama Setda Berau pada Senin (22/09/2025). Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Bupati Berau […]

  • Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga. Baturunan […]

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

  • Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Meski beberapa sekolah di kawasan perkotaan mengalami kelebihan guru mata pelajaran tertentu, kebutuhan tenaga pengajar di kampung dan daerah pedalaman masih cukup tinggi. Ketimpangan distribusi guru disebut menjadi persoalan utama yang hingga kini belum terselesaikan. Sekolah-sekolah di wilayah terpencil masih […]

  • Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan jaminan sosial untuk masyarakat kurang mampu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja rentan. Selama 12 bulan ke depan, BPJS Ketenagakerjaan akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya kepada komunitas pekerja. Sri Juniarsih, Bupati Berau, menegaskan bahwa program jaminan sosial ini bertujuan untuk mencegah […]

expand_less