Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Berau Growth 2035: Jalan Baru Menuju Ekonomi yang Menciptakan Lebih Banyak Pekerjaan

Berau Growth 2035: Jalan Baru Menuju Ekonomi yang Menciptakan Lebih Banyak Pekerjaan

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 10
  • print Cetak

Oleh: Mupit Datusahlan, Sekretaris DPD PSI Berau

Di setiap pembahasan mengenai pembangunan daerah, ada satu kekeliruan yang kerap berulang. Banyak orang berbicara tentang seperti apa wajah daerah yang ideal, tetapi jauh lebih sedikit yang membahas bagaimana fondasi menuju ke sana dibangun.

Membangun daerah, seperti membangun rumah, bukan hanya soal menggambar desain yang indah. Dibutuhkan bahan yang kuat, tenaga kerja yang terampil, pembiayaan yang memadai, dan keberanian mengambil keputusan ketika tantangan datang.

Di sisi lain, kritik memang penting sebagai pengingat arah. Namun pelaksana kebijakan di lapangan dihadapkan pada kenyataan yang jauh lebih kompleks: keterbatasan anggaran, birokrasi yang panjang, kualitas sumber daya manusia yang belum merata, hingga tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Karena itu, persoalan terbesar pembangunan bukanlah perbedaan pandangan antara pengkritik dan pemerintah. Musuh sesungguhnya adalah kebuntuan—ketika ekonomi melambat, investasi berjalan di tempat, lapangan kerja semakin sempit, dan pemerintah hanya sibuk mempertahankan keadaan tanpa keberanian melakukan terobosan.

Berau hari ini masih bertumpu pada sektor pertambangan, perkebunan, dan belanja pemerintah. Ketiga sektor tersebut memang menjadi penopang ekonomi daerah selama bertahun-tahun. Namun ketergantungan terhadap sektor primer menyimpan risiko besar. Harga komoditas selalu berfluktuasi, kapasitas fiskal pemerintah memiliki batas, sementara jumlah pencari kerja terus bertambah setiap tahun.

Apabila pola pembangunan tidak berubah, lima hingga sepuluh tahun ke depan tekanan terhadap ekonomi daerah diperkirakan akan semakin besar. Karena itu, Berau memerlukan mesin pertumbuhan ekonomi baru, bukan sekadar menambah daftar program pembangunan.

Salah satu peluang terbesar adalah hilirisasi sawit berbasis masyarakat. Selama ini sebagian besar hasil sawit masih keluar sebagai bahan baku sehingga nilai tambah dinikmati daerah lain. Berau memiliki peluang mendorong lahirnya industri minyak goreng lokal, pakan ternak berbahan limbah sawit, pupuk organik, hingga biomassa dan energi terbarukan. Hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi komoditas, tetapi juga membuka ribuan lapangan kerja baru.

Potensi lain yang belum dimaksimalkan adalah sektor pariwisata. Selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada kawasan Kepulauan Derawan. Padahal Berau memiliki bentang alam, budaya, sungai, hutan tropis, hingga kekayaan kuliner yang tersebar hampir di setiap kecamatan. Apabila setiap wilayah mampu mengembangkan satu destinasi unggulan berbasis masyarakat, manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan pelaku usaha besar, tetapi juga pedagang kecil, nelayan, petani, hingga pelaku UMKM.

Di sisi lain, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) seharusnya dipandang sebagai pasar ekonomi baru, bukan ancaman. Berau memiliki peluang memasok kebutuhan pangan, hasil perikanan, produk perkebunan, jasa konstruksi, tenaga kerja terampil, hingga paket wisata akhir pekan. Tantangannya bukan pada ada atau tidaknya peluang, melainkan kesiapan daerah membangun ekosistem usaha yang mampu menjadi bagian dari rantai pasok IKN.

Pembangunan infrastruktur juga perlu bergeser dari pendekatan fisik menuju pendekatan produktif. Jalan, pelabuhan, maupun fasilitas publik semestinya diukur dari dampaknya terhadap penurunan biaya distribusi, peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja. Infrastruktur yang tidak menghubungkan sentra produksi dengan pasar hanya akan menjadi aset fisik tanpa nilai tambah ekonomi yang signifikan.

Demikian pula dengan investasi. Keberhasilan tidak cukup diukur dari besarnya nilai investasi yang masuk. Yang lebih penting adalah berapa banyak tenaga kerja lokal yang terserap, seberapa besar keterlibatan UMKM, serta seberapa panjang rantai ekonomi yang tercipta bagi masyarakat.

Berangkat dari kondisi tersebut, Berau memerlukan arah pembangunan jangka panjang yang lebih terintegrasi melalui gagasan “Berau Growth 2035”. Konsep ini menempatkan lima prioritas utama sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah, yakni hilirisasi sawit dan pertanian, pariwisata berbasis komunitas, integrasi ekonomi dengan IKN, pembangunan infrastruktur produktif, serta investasi padat karya yang melibatkan UMKM.

Tujuan akhirnya bukan semata mengejar angka pertumbuhan ekonomi, melainkan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, menjaga daya beli masyarakat, melahirkan kelas menengah baru, dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.

Pada akhirnya, Berau tidak kekurangan gagasan maupun orang-orang yang mampu mengidentifikasi persoalan. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk mengubah arah ketika pola pembangunan lama mulai kehilangan daya dorong.

Dengan kekayaan sumber daya alam, posisi strategis di Kalimantan Timur, serta peluang yang lahir dari pembangunan IKN, masa depan Berau sesungguhnya masih sangat terbuka. Pertanyaannya bukan lagi apakah Berau mampu maju, melainkan apakah seluruh pemangku kepentingan berani membangun mesin ekonomi baru yang mampu menghadirkan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan memberi harapan bagi lebih banyak keluarga di Bumi Batiwakkal.(*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang May Day, DPRD Berau Tekankan Keseimbangan Bisnis dan Hak Buruh

    Jelang May Day, DPRD Berau Tekankan Keseimbangan Bisnis dan Hak Buruh

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BERAU — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), DPRD Kabupaten Berau menyoroti potensi terganggunya pemenuhan hak karyawan di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada keberlangsungan perusahaan di berbagai sektor sekaligus memicu persoalan ketenagakerjaan yang lebih luas. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, mengatakan dinamika ekonomi […]

  • Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperluas daya saing produk lokal agar tidak hanya berputar di pasar kampung. Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, sudah saatnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung berani melangkah ke pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan digitalisasi dan jejaring pemasaran modern. Menurut Gamalis, banyak pelaku […]

  • Dari Legalitas hingga E-Katalog: Berau Dorong UMKM Menembus Pasar Lebih Luas

    Dari Legalitas hingga E-Katalog: Berau Dorong UMKM Menembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau kian serius mengakselerasi pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bukan hanya memberi ruang usaha, tetapi juga mengarahkan para pelaku lokal agar mampu menembus pasar modern dan memasarkan produk melalui jalur digital—lebih terstruktur, lebih luas jangkauannya. Kabid Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menyebut pendampingan UMKM kini […]

  • Agus Wahyudi: Jalan Santai Ini Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Kebersamaan

    Agus Wahyudi: Jalan Santai Ini Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Kebersamaan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sabtu pagi (21/09/2024), masyarakat Kabupaten Berau berbondong-bondong memadati pusat kota. Ratusan hadiah dengan total nilai mencapai jutaan rupiah menjadi daya tarik utama dalam acara Jalan Santai Bersama Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW). Sejak matahari belum tinggi, warga sudah tampak bersemangat berkumpul di titik-titik utama. Wajah-wajah penuh antusias mengiringi langkah mereka, tak […]

  • Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau tengah serius menjalankan program transformasi digital dengan menerapkan aplikasi kesehatan di seluruh Puskesmas. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan digitalisasi kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, mengungkapkan pentingnya adaptasi teknologi bagi optimalisasi kinerja kesehatan di daerah. “Dinas […]

  • Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Persaingan dalam perebutan kursi kepala daerah di Berau semakin memanas. Setelah Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) memberikan rekomendasi kepada Madri Pani sebagai bakal calon bupati, kini giliran Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengikutinya. Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPD NasDem Berau, Liliansyah, yang mengonfirmasi bahwa rekomendasi tersebut diserahkan […]

expand_less