Produk Kriya Berau Laris di Dekranas Expo 2026, Batik hingga Batu Alam Jadi Buruan
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak

MAKASSAR – Rangkaian Expo Kriya dan Wastra Dekranas 2026 yang berlangsung selama empat hari di Trans Studio Mall Makassar resmi ditutup Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Minggu (12/7/2026).
Penutupan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-46 Dekranas itu turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan. Prosesi penutupan ditandai dengan penabuhan alat musik Jalappa, alat musik tradisional khas Sulawesi Selatan.
Ketua Harian Dekranas Berau Eva Yunita bersama Wakil Ketua Dekranasda Berau Sulasih turut menghadiri rangkaian penutupan bersama para ketua Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Dekranas Expo yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-46 Dekranas memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Selain menjadi ajang promosi dan pemasaran produk kriya serta wastra dari berbagai daerah, kegiatan tersebut juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di lokasi penyelenggaraan.
“Se Indonesia datang ke Makassar dalam acara ini, tentu ini memberikan dampak ekonomi bagi daerah ini,” ucapnya.
Tito berharap semangat para pengurus Dekranas bersama para perajin terus dipertahankan melalui pendampingan dan pembinaan di setiap daerah. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar di sektor kerajinan yang perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat global.
Ia menambahkan, Indonesia saat ini belum masuk dalam 10 besar negara produsen kerajinan dunia sehingga diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan daya saing para perajin.
“Potensi kerajinan Indonesia yang harus kita jaga dan kembangkan, ini pekerjaan rumah kita semua pengurus Dekranas dan perajin di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekranasda Kabupaten Berau memasarkan berbagai produk unggulan hasil karya perajin Bumi Batiwakkal selama pelaksanaan expo. Hingga hari terakhir penyelenggaraan, sejumlah produk seperti batik khas Berau dan aksesori berbahan batu alam mencatatkan penjualan yang baik.
“Alhamdulillah hingga hari penutupan produk Berau laris terjual,” kata Ketua Harian Dekranas Berau, Eva Yunita.
Selama kegiatan berlangsung, stan Dekranasda Berau yang tergabung bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mendapat kunjungan Wakil Ketua Dekranasda Kalimantan Timur Ny. Wahyu Hernaningsih Seno serta Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan Ny. Naoemi Octarina Sudirman. (*afn)
- Penulis: admin
