Pemprov Kaltim Sebar Bantuan BBM Alsintan ke Kelompok Tani di 10 Kabupaten dan Kota
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 23
- print Cetak

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada kelompok tani yang menggunakan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan operasional peralatan pertanian tetap berjalan, terutama saat petani menghadapi musim kemarau.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengatakan bantuan BBM diberikan untuk mendukung pengoperasian pompa air yang sebelumnya telah disalurkan kepada petani.
Menurut Fahmi, pemerintah telah mendistribusikan sekitar 70 unit pompa air pada 2020. Selanjutnya, pada 2024 pemerintah pusat kembali menyalurkan lebih dari 300 unit pompa yang difasilitasi DPTPH Kaltim dan didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Pada tahun 2026 ini kami juga memberikan dukungan melalui anggaran bantuan BBM bagi para petani yang mengalami kekeringan. Bantuan ini digunakan untuk mengoperasikan pompa-pompa air yang telah disalurkan sehingga tetap dapat dimanfaatkan saat dibutuhkan,” kata Fahmi dalam diskusi bertema Pangan Kaltim di Bawah Ancaman Cuaca Ekstrem, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, bantuan BBM diperuntukkan bagi pompa air yang menggunakan bahan bakar Pertamax. Penyalurannya diawali dari usulan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), kemudian dilakukan proses verifikasi sebelum bantuan operasional disalurkan kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan.
Selain bantuan BBM, DPTPH Kaltim juga terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian melalui pendampingan kepada kelompok tani agar penggunaan alat dan mesin pertanian semakin optimal.
“Harapannya, pompa-pompa yang ada tetap bisa beroperasi dan dimanfaatkan ketika terjadi kekeringan. Pompa yang disalurkan merupakan pompa berukuran kecil yang bersifat mobile sehingga lebih mudah digunakan sesuai kebutuhan petani,” ujarnya.
Menurut DPTPH Kaltim, ketersediaan BBM menjadi faktor penting untuk menjaga operasional berbagai alat pertanian, mulai dari traktor, pompa air hingga mesin panen. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses budidaya, mengurangi kehilangan hasil panen, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap bantuan BBM dan optimalisasi pemanfaatan Alsintan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kalimantan Timur.(*afn)
- Penulis: admin
