Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kemarau Dongkrak Beban Listrik Berau, Tembus 49,76 MW pada Juli

Kemarau Dongkrak Beban Listrik Berau, Tembus 49,76 MW pada Juli

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 94
  • print Cetak

BERAU – Cuaca panas selama musim kemarau mulai tercermin pada konsumsi listrik masyarakat Kabupaten Berau. Beban sistem kelistrikan daerah ini menunjukkan tren meningkat sejak Mei 2026 dan mencapai titik tertinggi sekitar 49,76 megawatt (MW) pada Juli 2026.

Manajer PLN ULP Tanjung Redeb, Clif Salomo, mengatakan peningkatan beban terlihat dari data sistem kelistrikan Berau selama periode kemarau.

Pada Mei 2026, beban puncak masih berada di kisaran 45 MW. Angkanya kemudian naik menjadi sekitar 47 MW pada Juni, sebelum melonjak mendekati 50 MW pada Juli.

“Berdasarkan data sistem yang telah kami verifikasi, beban puncak sistem kelistrikan Berau menunjukkan tren peningkatan selama periode kemarau. Beban puncak tertinggi yang tercatat pada periode tersebut mencapai sekitar 49,76 MW pada Juli 2026,” kata Clif.

Jika dibandingkan dengan beban sekitar 45 MW pada Mei, kenaikan menuju 49,76 MW pada Juli setara sekitar 10,6 persen. Meski demikian, PLN menyebut konsumsi listrik bersifat fluktuatif dan tidak serta-merta menyimpulkan seluruh kenaikan tersebut disebabkan oleh musim kemarau.

Pola yang dipantau PLN menunjukkan kebutuhan listrik masyarakat memang cenderung bertambah selama periode tersebut. Salah satu faktor yang ikut memengaruhi adalah meningkatnya penggunaan perangkat pendingin ketika suhu udara terasa lebih panas.

Menariknya, tekanan terbesar terhadap sistem kelistrikan Berau bukan terjadi pada siang hari ketika matahari sedang terik. Beban tertinggi justru umumnya muncul pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 18.00–20.00 WITA.

Puncaknya cukup sering tercatat sekitar pukul 19.00 WITA.

“Pada periode tersebut, aktivitas masyarakat cenderung meningkat secara bersamaan, mulai dari penggunaan penerangan, AC atau kipas angin, televisi, peralatan memasak, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya,” ujar Clif.

Artinya, kenaikan beban tidak berasal dari satu perangkat saja. Pada malam hari, berbagai kebutuhan listrik rumah tangga digunakan hampir bersamaan. Lampu dinyalakan, televisi dan perangkat elektronik digunakan, aktivitas memasak berlangsung, sementara AC atau kipas tetap bekerja setelah cuaca panas sepanjang hari.

Kombinasi inilah yang dapat mendorong sistem mencapai beban tertingginya.

AC menjadi salah satu perangkat yang mendapat perhatian ketika konsumsi listrik meningkat pada musim panas. Menurut Clif, penggunaan pendingin ruangan berpotensi bertambah ketika suhu udara meningkat, baik di rumah, kantor, pertokoan maupun tempat usaha.

Namun PLN tidak menyebut angka khusus mengenai seberapa besar kontribusi AC terhadap kenaikan beban listrik Berau.

Selain AC, sejumlah perangkat lain juga berpotensi lebih sering digunakan selama kemarau. Di antaranya kipas angin, kulkas dan freezer, dispenser atau pendingin minuman, hingga pompa air.

“Peningkatan penggunaan berbagai peralatan tersebut, apabila terjadi secara bersamaan pada banyak pelanggan, dapat turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan beban sistem, khususnya pada jam-jam beban puncak,” kata Clif.

Data tersebut memperlihatkan perubahan cukup nyata dalam tiga bulan. Dari sekitar 45 MW pada Mei, beban bertambah sekitar 2 MW pada Juni dan kembali meningkat sekitar 2,76 MW pada Juli.

Dengan beban yang telah menyentuh 49,76 MW, pola konsumsi listrik selama kemarau menjadi salah satu hal yang perlu dicermati, terutama apabila cuaca panas berkepanjangan membuat penggunaan perangkat pendingin tetap tinggi.(*/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 770
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto akan menelusuri secara mendalam terkait kenaikan tarif pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai yang mencapai hingga 300 persen. Hal itu diungkapkannya selang beberapa jam dilantik sebagai Ketua DPRD Berau. Dedet, sapaan akrabnya, mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak dapat diterima begitu saja, mengingat seharusnya kenaikan tarif rumah sakit […]

  • Edi Oloan Lantik Relawan di Berau, Janjikan Beasiswa Berkelanjutan

    Edi Oloan Lantik Relawan di Berau, Janjikan Beasiswa Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BERAU – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Kaltim) dari Fraksi PAN, Edi Oloan Pasaribu, S.T., M.M., melantik Relawan PELAN TIKAN di Kabupaten Berau, Minggu (30/8/2026). Mengusung tema “Bantu Rakyat Kaltim Hebat, Indonesia Kuat” dan semangat “Bersama Bergerak Berdampak”, pelantikan tersebut menjadi momentum Edi menyampaikan komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Edi […]

  • Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 937
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb resmi mengeluarkan larangan pengambilan dokumentasi berupa foto maupun video di area masjid. Keputusan ini diambil menyusul berbagai insiden yang dinilai mencoreng kesucian dan citra masjid sebagai tempat ibadah. Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah, M. Kafrawi, menyebut larangan tersebut sebagai bentuk respons atas kejadian tak […]

  • Berau Tetapkan Arah Menuju Kota Kreatif: “Arah Lebih Penting daripada Kecepatan”

    Berau Tetapkan Arah Menuju Kota Kreatif: “Arah Lebih Penting daripada Kecepatan”

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.088
    • 0Komentar

    Berau, Kalimantan Timur — Upaya menjadikan Kabupaten Berau sebagai Kota Kreatif terus digelorakan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Berau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi Kreatif bertema “Berau Menuju Kota Kreatif” di Ballroom Hotel Grand Parama, Selasa (28/10) pagi. Kegiatan yang bertujuan memperkuat peran sektor ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah ini menghadirkan dua narasumber dari Yayasan […]

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • Ketua DPRD Berau Angkat Bicara Soal Kawasan Petak Seribu

    Ketua DPRD Berau Angkat Bicara Soal Kawasan Petak Seribu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, ikut menanggapi kericuhan soal praktik sub-sewa kios milik pemerintah di kawasan “Petak Seribu”, Jalan AKB Sanipah I, Tanjung Redeb. Ia menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan tanpa langkah tegas dari Pemkab Berau selaku pengelola aset. Dedy menegaskan bahwa dugaan penyalahgunaan kios harus ditangani melalui pemeriksaan yang benar-benar […]

expand_less