Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Tetapkan Arah Menuju Kota Kreatif: “Arah Lebih Penting daripada Kecepatan”

Berau Tetapkan Arah Menuju Kota Kreatif: “Arah Lebih Penting daripada Kecepatan”

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 2.090
  • print Cetak

Berau, Kalimantan Timur — Upaya menjadikan Kabupaten Berau sebagai Kota Kreatif terus digelorakan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Berau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi Kreatif bertema “Berau Menuju Kota Kreatif” di Ballroom Hotel Grand Parama, Selasa (28/10) pagi.

Kegiatan yang bertujuan memperkuat peran sektor ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah ini menghadirkan dua narasumber dari Yayasan Semesta Kota Bandung: Galih Sedayu, Pendiri sekaligus Pimpinan Yayasan, dan Putri Khaira Ansuri, Pejabat Pemasaran dan Public Relations.

Rakor dihadiri oleh Kepala Disparbud Berau Ilyas Natsir, sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku ekonomi kreatif, perwakilan perusahaan, hingga penggiat subsektor kreatif di Bumi Batiwakkal.

Membangun Arah dan Kolaborasi

Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Usaha Jasa Sarana Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nurjatiah, menjelaskan bahwa rakor ini menjadi langkah penting untuk menyatukan persepsi lintas sektor.

“Tujuannya agar ada kolaborasi nyata antar-OPD dan pelaku kreatif, sehingga tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang produktif di Berau. Hasil diskusi ini akan kami rumuskan dalam rencana aksi menuju 2026,” ujarnya.

Ekonomi Kreatif Harus Bernilai Nyata

Dalam sambutannya, Kepala Disparbud Berau Ilyas Natsir menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar ide atau inovasi, tetapi harus berdampak secara ekonomi.

“Kreativitas tanpa hasil ekonomi belum bisa disebut ekonomi kreatif,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan perbedaan antara daya tarik wisata dan destinasi wisata.

“Keraton Sambaliung dan museum adalah daya tarik wisata. Tapi kalau Tanjung Redeb, itu sudah kawasan destinasi, dengan daya tarik seperti kulinernya,” jelas Ilyas.

Menurutnya, setiap daya tarik wisata perlu dihidupkan dengan aktivitas ekonomi kreatif agar mampu menggerakkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Galih Sedayu: “Tentukan Arah, Baru Berlari Cepat”

Sementara itu, Galih Sedayu menekankan pentingnya penentuan arah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Ia mencontohkan Korea Selatan yang sukses karena memiliki fokus jelas pada industri film dengan dukungan lintas sektor.

“Arah lebih penting daripada kecepatan. Jangan hanya ingin cepat, tapi belum tahu mau ke mana. Berau perlu punya kompas kebijakan yang jelas—baik jangka pendek, menengah, maupun panjang,” pesannya.

Ia juga menambahkan bahwa kota kreatif ideal harus terbuka, aman, tangguh, dan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Aspek keberlanjutan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan juga perlu dijaga.

“Dalam membangun kota kreatif, tata kelola lebih penting daripada tata rupa. Semua pihak punya tanggung jawab untuk menjaganya,” tutur Galih.

Penuh Wawasan dan Rencana Aksi

Rakor yang berlangsung khidmat ini diisi dengan dua sesi pemaparan materi, diskusi terbuka, dan penyusunan rencana aksi dari peserta. Berbagai ide dan rekomendasi lahir untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi kreatif Berau menuju kota yang inovatif dan berdaya saing.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Berau menegaskan langkahnya: bukan hanya menjadi kota yang bergerak cepat, tetapi kota yang bergerak ke arah yang benar—menuju Kota Kreatif Berau 2026. /ADV

(ZEN)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya sikap cepat tanggap dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyikapi persoalan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). “Kami berharap dinas-dinas bisa lebih aktif memberikan respons positif terhadap kritik maupun persoalan yang muncul. Kalau ada masalah, segera disikapi. Jangan sampai persoalan sudah meluas, baru […]

  • DPRD Berau Dorong Revisi Perda Pengendalian Miras, Soroti Tata Kelola Penjualan

    DPRD Berau Dorong Revisi Perda Pengendalian Miras, Soroti Tata Kelola Penjualan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BERAU – DPRD Kabupaten Berau menilai pengendalian peredaran minuman keras (miras) membutuhkan pengaturan yang lebih jelas, baik melalui pembentukan peraturan daerah (perda) maupun revisi perda yang sudah ada. Anggota Komisi II DPRD Berau, Fasra Wisono, mengatakan menutup dan menghapus peredaran miras bukan perkara mudah selama masih terdapat pabrik yang memproduksinya. “Yang perlu diperhatikan adalah tata […]

  • Takut Salah Berujung Mandek, Sekda Berau Bongkar Penyebab ASN Enggan Bertindak

    Takut Salah Berujung Mandek, Sekda Berau Bongkar Penyebab ASN Enggan Bertindak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti sikap ragu aparatur sipil negara dalam menjalankan pengadaan barang dan jasa. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat pelaksanaan program serta berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari. Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan masih terdapat pejabat yang enggan menjalankan tugas karena kekhawatiran berlebihan, terutama terkait risiko hukum dalam proses pengadaan. Ia […]

  • Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

    Pentingnya Strategi Ketahanan Bahan Makanan Melalui Pertanian Berau

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di pasar-pasar tradisional, beras lokal masih dibeli harian, ikan tangkap segar mengisi tambak dan dermaga, dan perkebunan tumbuh sebagai sumber pendapatan warga. Namun di balik aktivitas yang tampak stabil itu, ada satu hal yang terus disuarakan DPRD Berau: ketahanan pangan tidak boleh dianggap beres hanya karena stok hari ini terlihat aman. Anggota […]

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • Pembelian Dibatasi 10 Kg per Orang, Distribusi Beras di Berau Lebih Merata

    Pembelian Dibatasi 10 Kg per Orang, Distribusi Beras di Berau Lebih Merata

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Perum Bulog kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di pendopo Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu (30/8/2025). Agenda ini bukan hanya untuk memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, tapi juga menjadi strategi pemerintah daerah menekan laju inflasi. Kegiatan serupa digelar serentak di 13 kecamatan dengan sasaran sekitar 2.700 penerima manfaat. […]

expand_less