Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 72
  • print Cetak

TANJUNG REDEB, Beraunews.id — Pemerintah Kabupaten Berau melakukan pemantauan kondisi kualitas udara menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat dalam beberapa hari terakhir. Pemantauan dilakukan dengan memasang alat untuk mengukur konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan karena kondisi udara yang sebelumnya masih tergolong baik, kini terlihat semakin pekat. Pemerintah daerah bersama DLHK dan BPBD kemudian melakukan pengukuran untuk mengetahui kondisi kualitas udara secara lebih akurat.

“Hari ini kita melakukan pemantauan karena seminggu yang lalu masih oke-oke saja. Namun beberapa hari ini, dari pemantauan kawan-kawan DLHK dan BPBD, kondisinya semakin pekat,” ujar Gamalis.

Menurutnya, alat tersebut akan melakukan pemantauan selama 24 jam. Alat dipasang sekitar pukul 14.00 WITA (18/09,26) dan hasil pengukuran diharapkan dapat diperoleh pada hari berikutnya untuk kemudian dianalisis lebih lanjut di laboratorium.

“Kalau hari ini dipasang jam 2 siang, insya Allah besok jam 2 siang sudah ada hasilnya. Sekitar satu sampai dua jam kemudian hasilnya sudah bisa kita terima, seperti apa kualitas udara kita di sini,” katanya.

Gamalis menyebut, hasil pengukuran tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah, termasuk untuk melihat dampaknya terhadap aktivitas masyarakat maupun berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

Ia menjelaskan, alat pemantauan kualitas udara yang digunakan saat ini bersifat portabel dan dapat digunakan secara berpindah-pindah. Pemerintah daerah juga berencana melakukan pengadaan alat pemantauan yang lebih mobile dan dapat memberikan data secara real-time.

“Kalau memang ada anggarannya, kita siapkan. Mudah-mudahan dua minggu yang akan datang sudah ada alat tersebut,” ungkapnya.

Gamalis juga menyebutkan, alat pemantauan kualitas udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS) memiliki jangkauan keterwakilan sekitar empat kilometer dari lokasi pemasangan. Karena itu, muncul permintaan agar alat serupa juga dapat dipasang di wilayah Batu Putih untuk memperluas pemantauan kualitas udara.

Untuk kondisi saat ini, Gamalis mengatakan hasil pengukuran secara detail masih menunggu data dari alat yang dipasang. Namun secara kasat mata, kondisi udara sudah terlihat pekat.

“Secara kasat mata memang ini sudah pekat, tidak sehat. Tetapi hasil secara detailnya kita tunggu besok dari alat ini,” ujarnya.

Gamalis mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak terlalu penting. Imbauan juga disampaikan kepada masyarakat di wilayah hulu agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memperburuk kondisi udara.

“Untuk masyarakat, hari ini kita memakai masker dulu. Semuanya kita pakai masker dan mengurangi aktivitas di luar. Kalau tidak terlalu penting, jangan dulu keluar,” katanya.

Ia menambahkan, partikulat PM2.5 menjadi perhatian karena ukurannya sangat kecil dan dapat masuk jauh ke saluran pernapasan. Berbeda dengan PM10 yang partikelnya relatif lebih besar, PM2.5 dinilai perlu diwaspadai ketika konsentrasinya meningkat.

“PM2.5 itu sangat sensitif masuk ke jalur paru-paru. Kita sangat khawatir dengan PM2.5,” kata Gamalis.

Gamalis mengungkapkan, hasil pemantauan sebelumnya di sejumlah lokasi juga menunjukkan konsentrasi PM2.5 cukup tinggi. Bahkan, pengukuran terbaru yang dilakukan DLHK bersama pihak terkait disebut menunjukkan angka sekitar 500.

“Beberapa waktu yang lalu kita coba di Bugis dan Tanjung Redeb, cukup tinggi. Kemarin dicoba lagi oleh DLHK, lebih pekat dan lebih parah lagi, sekitar 500,” pungkasnya.(afn/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar Ramadan di Tanjung Redeb Semarakkan Ekonomi Warga dan Hadirkan Kajian Islami

    Bazar Ramadan di Tanjung Redeb Semarakkan Ekonomi Warga dan Hadirkan Kajian Islami

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 511
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana Ramadan semakin semarak dengan dibukanya bazar yang berlokasi di Jalan Diponegoro (19/2/2026). Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima, untuk meningkatkan pendapatan selama bulan suci. Bazar tersebut menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman khas berbuka puasa yang menarik minat pengunjung […]

  • Bupati Minta OPD Tak Cuci Tangan Soal Perawatan Infrastruktur

    Bupati Minta OPD Tak Cuci Tangan Soal Perawatan Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kembali mengingatkan pentingnya merawat fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah. Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tak akan berarti jika tak dibarengi dengan komitmen menjaga keberlanjutannya. “Berau mengalami banyak kemajuan. Kawasan tepian semakin tertata, lampu-lampu jalan mulai menerangi sudut kota. Tapi itu semua tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri […]

  • Perhiasan Imitasi Disangka Emas, Jadi Alasan di Balik Aksi Pembakaran Lima Rumah

    Perhiasan Imitasi Disangka Emas, Jadi Alasan di Balik Aksi Pembakaran Lima Rumah

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Polres Berau – Kepolisian Resor Berau berhasil mengamankan seorang pria berinisial MR (26), yang diduga sebagai pelaku pembakaran dan pencurian saat peristiwa kebakaran di Jalan Andika, Gang Soponyono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Rabu dini hari, 28 Mei 2025. Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WITA dan […]

  • IPSI Berau dan Bulungan Gelar Try Out, Atlet Matangkan Persiapan Jelang Porprov

    IPSI Berau dan Bulungan Gelar Try Out, Atlet Matangkan Persiapan Jelang Porprov

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BERAU – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi peraturan pertandingan pencak silat 2026 sekaligus try out bersama atlet IPSI Bulungan, Kalimantan Utara. Kegiatan yang berlangsung di Berau pada 5–6 September 2026 itu menjadi bagian dari persiapan kedua daerah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November mendatang. Ketua IPSI Berau Aan Wibowo mengatakan […]

  • Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Sambaliung- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar prosesi adat Manguati Banua di Keraton Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (14/9/2024). Acara ini dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para tokoh adat dan masyarakat setempat […]

  • Pemkab Berau Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Perekonomian Daerah

    Pemkab Berau Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Perekonomian Daerah

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memaksimalkan sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyatakan bahwa berbagai program telah dirancang untuk memastikan pengelolaan perikanan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan tentunya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. “Pengelolaan perikanan di Berau tidak hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga untuk […]

expand_less