Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Harhubnas 2026, Ahong Ingatkan Keselamatan Tak Boleh Dikompromikan

Harhubnas 2026, Ahong Ingatkan Keselamatan Tak Boleh Dikompromikan

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

SURABAYA — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali menempatkan keselamatan sebagai bagian utama dalam setiap layanan transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

Harhubnas tahun ini mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menegaskan peran transportasi dalam menghubungkan antarpulau, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Direktur PT Prima Anugerah Sejahterah dan PT Prima Mas Berau, Nugrahi Mawan atau yang akrab disapa Ahong, mengatakan penguatan konektivitas transportasi harus berjalan bersama peningkatan keselamatan, ketertiban, dan kualitas pelayanan.

Hal itu disampaikannya seusai menghadiri acara HUT ASDEKI ke-19 di Surabaya, Kamis, 17 September 2026.

“Transportasi itu bukan hanya tentang kendaraan dan infrastruktur. Transportasi dapat menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, dan sentra produksi dengan pasar. Ini sejalan dengan arahan Bapak Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi pada peringatan Harhubnas ke-55 Tahun 2026,” ujar Ahong.

Ahong yang juga menjabat Wakil Bendahara Umum DPP ASDEKI menilai semangat Harhubnas perlu diwujudkan melalui kolaborasi antara insan perhubungan, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Kolaborasi itu, menurut dia, diperlukan agar layanan transportasi tetap aman sekaligus berjalan sesuai ketentuan.

Keselamatan Tak Boleh Dikompromikan

Ahong menekankan operasional transportasi tidak semestinya dipaksakan apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan keselamatan.

Namun, penghentian operasi juga perlu disertai langkah cepat untuk menyediakan alternatif agar pergerakan masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan.

“Ketika kondisi tidak aman, tentu pemangku kepentingan harus berani bertindak tegas menghentikan operasi. Namun, alternatif dan solusi juga harus segera dicari agar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan dan logistik tidak terputus,” katanya.

Menurut Ahong, keselamatan harus menjadi budaya yang diterapkan dalam setiap proses pelayanan transportasi, bukan sekadar standar administratif.

Digitalisasi untuk Memperkuat Pengawasan

Perkembangan teknologi juga dinilai dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi.

Ahong mengatakan transformasi digital perlu diarahkan untuk memperkuat sistem pengawasan sekaligus menciptakan pelayanan yang lebih tertib, aman, dan responsif.

Meski demikian, penggunaan teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Perjalanan harus semakin selamat, kepatuhan semakin baik, dan sistem logistik semakin tertib. Kehadiran teknologi tidak dapat menggantikan peran manusia dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Ia mengatakan kecanggihan teknologi dan pembangunan infrastruktur bukan satu-satunya ukuran keberhasilan transportasi.

Menurut Ahong, keberhasilan pelayanan justru harus terlihat dari manfaat yang benar-benar diterima masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan transportasi adalah manfaatnya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Ahong berharap peringatan Harhubnas ke-55 tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial. Momentum tersebut, kata dia, perlu diikuti upaya nyata untuk menghadirkan transportasi yang semakin aman dan terkoneksi.

Hal itu juga dinilainya penting bagi daerah seperti Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang membutuhkan konektivitas transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

“Semoga peringatan Harhubnas ke-55 Tahun 2026 dapat menjadi momentum menghadirkan transportasi yang aman, terkoneksi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi pada umumnya, khususnya bagi kami di daerah, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur,” pungkas Ahong.(afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Berau Disorot DPRD, Jawab dengan Anggaran Fantastis untuk Layanan Kesehatan

    Dinkes Berau Disorot DPRD, Jawab dengan Anggaran Fantastis untuk Layanan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Langkah ini diambil menyusul sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya memandang kritik dari legislatif sebagai bentuk perhatian sekaligus dorongan untuk memperbaiki kinerja layanan […]

  • Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BERAU — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Iduladha masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi rantai distribusi yang panjang, ketergantungan pasokan dari luar daerah, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi daring bersama […]

  • Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kekhawatiran terhadap penyebaran virus cacar monyet (monkeypox) di Indonesia turut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Berau, Ratna. Ia mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar virus tersebut tidak masuk atau menyebar di wilayah Berau. Ratna menegaskan bahwa virus cacar monyet lebih berbahaya jika dibandingkan dengan jenis […]

  • Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kalbar, Termasuk Direktur Utama MSK AP

    Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kalbar, Termasuk Direktur Utama MSK AP

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus kembali menetapkan empat tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) dan/atau IUP Operasi Produksi PT QSS di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2016–2025. Salah satu tersangka berinisial AP diketahui juga menjabat sebagai Direktur Utama PT MSK Mitra Samudra […]

  • Cegah Polusi dan Panas Ekstrem, DPRD Berau Dorong Penghijauan Kota

    Cegah Polusi dan Panas Ekstrem, DPRD Berau Dorong Penghijauan Kota

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk memperbanyak penanaman pohon peneduh di kawasan perkotaan. Langkah ini dinilai penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim, mengurangi polusi udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Noryanto, menegaskan bahwa keberadaan pohon peneduh […]

  • Menhut Soroti Ancaman Karhutla, Landscape Karahitan di Berau Diperkuat

    Menhut Soroti Ancaman Karhutla, Landscape Karahitan di Berau Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah memperkuat perlindungan habitat orangutan di Kabupaten Berau melalui penyerahan Surat Keputusan Landscape Karahitan di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu, 26 Agustus 2026. Kawasan tersebut menjadi salah satu wilayah penting bagi upaya konservasi satwa liar dan pengelolaan hutan berkelanjutan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan SK Landscape Karahitan dalam kunjungannya ke kawasan tersebut. […]

expand_less