Batik Derawan-Maratua Bawa Cerita Wisata Bahari Berau ke Panggung Nasional
- account_circle beraunews
- calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
- visibility 13
- print Cetak

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau memperkenalkan Batik Derawan-Maratuan dalam ajang Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026 di Trans Studio Mall Cibubur, Jakarta, Minggu (27/9/2026). Batik itu mengusung tema “Batik Derawan & Maratua Kalimantan Timur”.
Motifnya membawa cerita kekayaan alam dan wisata bahari Berau. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, Batik Derawan-Maratuan tidak hanya mengangkat unsur estetika, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan alam Berau.
Setiap motif memiliki cerita yang berkaitan dengan karakter kawasan Derawan dan Maratua. Motif Gusung, misalnya, menggambarkan fenomena hamparan pasir putih yang muncul di tengah laut ketika air surut. Sementara Tornado Barracuda terinspirasi dari kawanan ikan barakuda yang membentuk pusaran menyerupai tornado di perairan Pulau Maratua.
Selain itu, terdapat motif ubur-ubur tidak menyengat serta penyu atau tukik yang menggambarkan kekayaan hayati sekaligus daya tarik wisata di kawasan pesisir Berau.
“Semua motif yang ada turut berbicara, menceritakan betapa indahnya Maratua dan Pulau Derawan. Jadi kalau orang datang ke Berau untuk diving atau snorkeling, batik ini menjadi buah tangan serta kenangan yang memotret keindahan tersebut,” ujar Sri.
Menurutnya, motif-motif tersebut dipadukan dengan unsur batik tradisional dan diolah oleh pengrajin lokal dengan mengedepankan kearifan lokal. Kehadiran Batik Derawan-Maratuan di ajang nasional menjadi bagian dari promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan produk ekonomi kreatif Berau. (adv/afn)
- Penulis: beraunews

