Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 1.173
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, kini menyambut era baru dengan meluncurkan Ekowisata Kampung Rotan yang diresmikan pada Kamis (16/1) oleh Asisten I Setkab Berau, Hendratno. Dengan luas potensi rotan mencapai 4.633 meter persegi, kampung ini menyadari besar manfaat yang bisa diberikan oleh rotan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Rotan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan, khususnya di Long Beliu. Ini adalah warisan budaya yang perlu dijaga dan dikembangkan,” ujar Hendratno dalam sambutannya. Kampung Long Beliu telah lama dikenal sebagai daerah penghasil rotan yang memiliki potensi luar biasa. Sebagai bagian dari pelestarian budaya dan alam, ekowisata ini menjadi langkah konkret untuk memajukan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Proyek ekowisata ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Pilar Indonesia, dan masyarakat setempat. Hendratno mengajak semua pihak, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mendukung Long Beliu dalam menjadikan rotan sebagai produk unggulan daerah. “Jangan biarkan potensi ini hanya dikenal di Berau, tetapi kita harus memperkenalkannya ke seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen masyarakat, Hendratno juga menyampaikan terima kasih atas alokasi dana karbon dan dana kampung yang telah digunakan untuk pengembangan potensi rotan. Kampung Long Beliu kini tidak hanya dikenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan kerajinan rotan yang telah diwariskan turun-temurun.

Kepala Kampung Long Beliu, John Patrik Ajang, menjelaskan bahwa peluncuran ekowisata ini adalah bagian dari upaya pelestarian hutan dan budaya setempat. Dana karbon yang diterima pada tahun 2024 digunakan untuk pelatihan kerajinan anyaman rotan serta memperkuat akses pasar untuk produk-produk lokal. “Kami berharap rotan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat dan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar John.

Tidak hanya itu, pengembangan rotan juga mendukung program pelestarian hutan. Kampung Long Beliu memiliki potensi rotan yang tersebar di sekitar hutan kampung dan hutan desa, yang kini telah disahkan oleh SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6259 Tahun 2024. Menurut John, rotan merupakan hasil hutan bukan kayu yang sangat mendukung ekowisata yang berbasis pada pelestarian alam.

Saat ini, Long Beliu memiliki 40 penganyam aktif yang menjadi bagian dari warisan budaya yang dijaga dengan penuh kebanggaan. Ke depan, ekowisata Kampung Rotan diharapkan dapat menjadi alternatif mata pencaharian yang menguntungkan bagi masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi konservasi alam. Namun, John menekankan pentingnya dukungan infrastruktur yang memadai untuk memajukan sektor ekowisata dan pengembangan produk rotan di daerah tersebut.

“Untuk mewujudkan semua ini, kami memerlukan dukungan dari pemerintah, swasta, dan lembaga lainnya. Kerjasama yang solid akan memastikan pengembangan rotan dan ekowisata di Long Beliu berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan keberlanjutan, Long Beliu optimis ekowisata ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal secara bijak dan berkelanjutan. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BERAU – Perlindungan masyarakat adat hingga upaya menahan laju alih fungsi lahan pertanian menjadi fokus dalam empat peraturan daerah baru yang disahkan Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau. Empat regulasi tersebut mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPRD Berau, Rabu, 26 Agustus 2026. Salah satu aturan yang dinilai strategis adalah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau […]

  • Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menata Pulau Maratua sebagai kawasan wisata premium kelas dunia. Keseriusan tersebut tampak dari meningkatnya aktivitas pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta langkah strategis yang kini mulai dijalankan Pemkab Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih, telah menjalin komunikasi dengan seorang konsultan profesional yang akan menjadi mitra strategis dalam memetakan […]

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.521
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Pemkab Berau Dorong Sinergi Perbankan untuk Bantu Modal UMKM

    Pemkab Berau Dorong Sinergi Perbankan untuk Bantu Modal UMKM

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said secara resmi membuka kegiatan Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-5 pada Kamis (24/7/2025). Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Berau, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang menjadi salah satu langkah strategis dalam […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 474
    • 0Komentar

    BERAU — Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sambaliung terus memutar otak untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas perikanan di TPI Tanjung Batu. Upaya tersebut dilakukan meski fasilitas penunjang masih jauh dari kata ideal. Pelaksana Tugas Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, mengatakan kontribusi PAD dari TPI Tanjung Batu telah diatur secara resmi melalui […]

expand_less