Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 1.057
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut.

Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya mengancam mata pencaharian nelayan lokal tetapi juga menciptakan dilema bagi pemerintah kampung hingga kabupaten.

“Kalau bicara regulasi, pemerintah kampung dan kabupaten memang tidak punya kewenangan untuk izin tangkap atau penindakan. Semua itu dikelola oleh provinsi bahkan pusat,” jelas Ali, Selasa (28/1/2025).

Kapal lengkong, yang diizinkan beroperasi melalui regulasi provinsi dan pusat, disebut Ali menjadi pengganggu utama aktivitas nelayan kecil. “Nelayan sudah banyak mengeluh karena kapal itu menggunakan alat tangkap modern yang hasilnya tentu jauh lebih besar, sementara nelayan kecil hanya mengandalkan alat tradisional,” lanjutnya.

Namun, bukan hanya masalah persaingan hasil tangkapan yang jadi sorotan. Penggunaan teknologi industri modern pada kapal lengkong dinilai membahayakan ekosistem laut, termasuk kelangsungan hidup terumbu karang. “Dampaknya jelas, alat tangkap yang digunakan bisa merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainnya,” ungkap Ali.

Dalam keterbatasan kewenangan, Ali berharap besar pada pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat untuk segera mencari solusi. Salah satunya adalah pembatasan area operasi kapal-kapal besar seperti lengkong, sehingga para nelayan kecil tetap bisa mengakses jalur tangkap yang layak.

“Harus ada pembagian wilayah tangkap yang adil. Kalau tidak, nelayan kecil seperti kami akan semakin terpinggirkan,” tegasnya.

Kekhawatiran Ali bukan tanpa alasan. Kapal lengkong beroperasi dengan kapasitas yang jauh lebih besar, meninggalkan sedikit ruang bagi nelayan kecil untuk mendapatkan hasil laut. Sebagai pemerintah kampung, ia mengakui hanya bisa melaporkan kondisi ini tanpa kewenangan untuk melakukan tindakan langsung.

“Kami hanya bisa berharap pemerintah provinsi dan pusat mendengar keluhan ini. Solusi harus segera ditemukan, agar kehidupan para nelayan kecil bisa terus berlanjut,” tutupnya.

Di tengah tantangan ini, laut Talisayan yang kaya sumber daya menjadi medan perjuangan bagi nelayan kecil yang terus berupaya bertahan di bawah bayang-bayang kapal-kapal besar. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi II DPRD Berau meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau untuk lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata, baik di dalam maupun luar negeri. DPRD juga menekankan pentingnya pengembangan wisata darat agar tidak hanya terfokus pada keindahan bawah laut. “Kami ingin Disbudpar Berau bisa menjual dan mempromosikan destinasinya lebih luas lagi […]

  • Musycab XII IMM Berau: Deklarasi Pilkada Damai untuk Demokrasi Bermartabat

    Musycab XII IMM Berau: Deklarasi Pilkada Damai untuk Demokrasi Bermartabat

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Musyawarah Cabang (Musycab) XII Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) di Universitas Muhammadiyah Berau dimeriahkan dengan deklarasi Pilkada Damai 2024. Acara deklarasi ini berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Berau pada Sabtu, 24 Agustus 2024. Ketua PC IMM Berau, Taufik, dalam wawancara singkatnya menjelaskan bahwa deklarasi tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana yang […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 664
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Layanan darurat 112 yang diluncurkan pada 2016 kini kembali mendapat perhatian penting di Kabupaten Berau. Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menggelar evaluasi penggunaan layanan ini bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Ruang Sangalaki, Tanjung Redeb, pada Rabu, 4 Desember 2024. Layanan darurat […]

  • BI Kerek BI Rate ke 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Prioritas Utama

    BI Kerek BI Rate ke 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bank Indonesia mengetatkan kebijakan moneternya. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026, bank sentral memutuskan mengerek suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Suku bunga deposit facility ikut dinaikkan menjadi 4,25 persen, sementara lending facility dipatok di level 6 persen. Langkah itu diambil ketika tekanan global kembali mengguncang […]

  • Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    Anggaran Porprov Kaltim Disorot, Baplitbang Tegaskan Proses Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 686
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baplitbang) Kabupaten Berau sebagai ujung tombak penganggaran sedang diguncang permasalahan penganggaran event olahraga tingkat provinsi yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Setelah melakukan pertemuan mitra kerja bersama DPRD beberapa waktu lalu pun, pembahasan soal anggaran ini juga disorot. DPRD Berau memberikan masukan agar alokasi anggaran bisa dilakukan […]

  • Bupati Berau Sambut Gubernur, Usulkan Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

    Bupati Berau Sambut Gubernur, Usulkan Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    BIDUK-BIDUK – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji menyambangi Kabupaten Berau, Senin malam, 14 Juli 2025. Mereka tiba di Biduk-Biduk setelah menempuh jalur darat dari Kutai Timur, menepi sejenak di pesisir selatan Berau sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Kaniungan. Rombongan gubernur langsung disambut Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Ketua DPRD […]

expand_less