Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 1.217
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut.

Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya mengancam mata pencaharian nelayan lokal tetapi juga menciptakan dilema bagi pemerintah kampung hingga kabupaten.

“Kalau bicara regulasi, pemerintah kampung dan kabupaten memang tidak punya kewenangan untuk izin tangkap atau penindakan. Semua itu dikelola oleh provinsi bahkan pusat,” jelas Ali, Selasa (28/1/2025).

Kapal lengkong, yang diizinkan beroperasi melalui regulasi provinsi dan pusat, disebut Ali menjadi pengganggu utama aktivitas nelayan kecil. “Nelayan sudah banyak mengeluh karena kapal itu menggunakan alat tangkap modern yang hasilnya tentu jauh lebih besar, sementara nelayan kecil hanya mengandalkan alat tradisional,” lanjutnya.

Namun, bukan hanya masalah persaingan hasil tangkapan yang jadi sorotan. Penggunaan teknologi industri modern pada kapal lengkong dinilai membahayakan ekosistem laut, termasuk kelangsungan hidup terumbu karang. “Dampaknya jelas, alat tangkap yang digunakan bisa merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainnya,” ungkap Ali.

Dalam keterbatasan kewenangan, Ali berharap besar pada pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat untuk segera mencari solusi. Salah satunya adalah pembatasan area operasi kapal-kapal besar seperti lengkong, sehingga para nelayan kecil tetap bisa mengakses jalur tangkap yang layak.

“Harus ada pembagian wilayah tangkap yang adil. Kalau tidak, nelayan kecil seperti kami akan semakin terpinggirkan,” tegasnya.

Kekhawatiran Ali bukan tanpa alasan. Kapal lengkong beroperasi dengan kapasitas yang jauh lebih besar, meninggalkan sedikit ruang bagi nelayan kecil untuk mendapatkan hasil laut. Sebagai pemerintah kampung, ia mengakui hanya bisa melaporkan kondisi ini tanpa kewenangan untuk melakukan tindakan langsung.

“Kami hanya bisa berharap pemerintah provinsi dan pusat mendengar keluhan ini. Solusi harus segera ditemukan, agar kehidupan para nelayan kecil bisa terus berlanjut,” tutupnya.

Di tengah tantangan ini, laut Talisayan yang kaya sumber daya menjadi medan perjuangan bagi nelayan kecil yang terus berupaya bertahan di bawah bayang-bayang kapal-kapal besar. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Ikan Cuma Rp30 Ribu, Gerakan Ikan Murah Berau Terus Digelar Bergilir di 13 Kecamatan

    Harga Ikan Cuma Rp30 Ribu, Gerakan Ikan Murah Berau Terus Digelar Bergilir di 13 Kecamatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BERAU – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis meninjau pelaksanaan Gerakan Ikan Murah dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan ikan dengan harga lebih terjangkau. […]

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

  • AKBP Rido Doly Kristian Beberkan Faktor yang Memicu Kejahatan Begal

    AKBP Rido Doly Kristian Beberkan Faktor yang Memicu Kejahatan Begal

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA – Maraknya kasus pembegalan yang terjadi di berbagai daerah belakangan ini kembali menjadi perhatian publik. Tidak sedikit pelaku yang nekat menggunakan senjata tajam hingga senjata api rakitan saat beraksi, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas yang melakukan penindakan. AKBP Rido Doly Kristian, anggota Polri aktif yang memiliki kajian di bidang kriminologi, menjelaskan bahwa aksi […]

  • Jokowi: RSUD Abdul Rivai Segera Dapat Pembaruan Alkes dari Pemerintah Pusat

    Jokowi: RSUD Abdul Rivai Segera Dapat Pembaruan Alkes dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasca kunjungan Presiden RI Joko Widodo di RSUD Abdul Rivai pada Kamis (26/9/2024) siang, kabar gembira pun langsung disampaikan di hadapan masyarakat. “Jadi kita sudah lihat tadi beberapa Alkes, misalnya CT Scan itu sudah berusia 14 tahun, sehingga perlu pembaruan. Kita usahakan tahun ini, tapi kalau tidak bisa, kita usahakan di tahun […]

  • Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dari lapangan-lapangan kampung hingga gelanggang pertandingan resmi, olahraga selalu menjadi tempat di mana anak muda Berau bermimpi. Beberapa dari mereka ingin menjadi pemain nasional, sebagian lain ingin berdiri membawa nama daerah pada podium tertinggi. Namun mimpi, cemerlang sekalipun, butuh ruang untuk tumbuh. Inilah yang menjadi sorotan Liliansyah, Ketua Komisi III DPRD Berau. […]

  • Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat kualitas pariwisata daerah dengan menempatkan kenyamanan dan mutu layanan wisatawan sebagai prioritas utama. Langkah ini menjadi fondasi penting agar destinasi wisata Berau mampu bersaing tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat internasional sebagai bagian dari poros wisata bahari dan budaya Kalimantan Timur. Kepala Dinas Kebudayaan dan […]

expand_less