Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 947
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut.

Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya mengancam mata pencaharian nelayan lokal tetapi juga menciptakan dilema bagi pemerintah kampung hingga kabupaten.

“Kalau bicara regulasi, pemerintah kampung dan kabupaten memang tidak punya kewenangan untuk izin tangkap atau penindakan. Semua itu dikelola oleh provinsi bahkan pusat,” jelas Ali, Selasa (28/1/2025).

Kapal lengkong, yang diizinkan beroperasi melalui regulasi provinsi dan pusat, disebut Ali menjadi pengganggu utama aktivitas nelayan kecil. “Nelayan sudah banyak mengeluh karena kapal itu menggunakan alat tangkap modern yang hasilnya tentu jauh lebih besar, sementara nelayan kecil hanya mengandalkan alat tradisional,” lanjutnya.

Namun, bukan hanya masalah persaingan hasil tangkapan yang jadi sorotan. Penggunaan teknologi industri modern pada kapal lengkong dinilai membahayakan ekosistem laut, termasuk kelangsungan hidup terumbu karang. “Dampaknya jelas, alat tangkap yang digunakan bisa merusak terumbu karang dan ekosistem laut lainnya,” ungkap Ali.

Dalam keterbatasan kewenangan, Ali berharap besar pada pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat untuk segera mencari solusi. Salah satunya adalah pembatasan area operasi kapal-kapal besar seperti lengkong, sehingga para nelayan kecil tetap bisa mengakses jalur tangkap yang layak.

“Harus ada pembagian wilayah tangkap yang adil. Kalau tidak, nelayan kecil seperti kami akan semakin terpinggirkan,” tegasnya.

Kekhawatiran Ali bukan tanpa alasan. Kapal lengkong beroperasi dengan kapasitas yang jauh lebih besar, meninggalkan sedikit ruang bagi nelayan kecil untuk mendapatkan hasil laut. Sebagai pemerintah kampung, ia mengakui hanya bisa melaporkan kondisi ini tanpa kewenangan untuk melakukan tindakan langsung.

“Kami hanya bisa berharap pemerintah provinsi dan pusat mendengar keluhan ini. Solusi harus segera ditemukan, agar kehidupan para nelayan kecil bisa terus berlanjut,” tutupnya.

Di tengah tantangan ini, laut Talisayan yang kaya sumber daya menjadi medan perjuangan bagi nelayan kecil yang terus berupaya bertahan di bawah bayang-bayang kapal-kapal besar. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • kenaikan UMK Harus Layak Setara Dengan Kebutuhan Pokok Yang Meningkat

    kenaikan UMK Harus Layak Setara Dengan Kebutuhan Pokok Yang Meningkat

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    (21/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan dukungan penuh terhadap kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Berau. Dedy menyatakan bahwa UMK Berau tahun 2023 sekitar Rp 3.675.887 dianggap tidak lagi mencerminkan kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan harga. Ia menyoroti bahwa Dewan Pengupahan Kaltim telah menyetujui kenaikan Upah […]

  • Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menorehkan prestasi baru di ajang Kompetisi Inovasi Daerah (KID) 2025. Inovasi bertajuk “Kawan Baik” atau Kolaborasi Pengelolaan Udang Windu Berbasis Kawasan berhasil meraih peringkat pertama di tingkat kabupaten. Plt. Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, mengatakan capaian tersebut diumumkan pada 4 September 2025 melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan […]

  • Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Memasuki hari ketiga pencarian, tim gabungan belum berhasil menemukan tiga korban kecelakaan speedboat Iksa Express yang tenggelam di perairan Sungai Temangga, Kabupaten Bulungan. Operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 17.00 WITA kembali berakhir dengan hasil nihil. Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan pencarian akan dilanjutkan esok hari […]

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • Bupati Berau Instruksikan Poskamling Kembali Aktif, Warga Diminta Gotong Royong Jaga Keamanan

    Bupati Berau Instruksikan Poskamling Kembali Aktif, Warga Diminta Gotong Royong Jaga Keamanan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menginstruksikan agar pos keamanan lingkungan (poskamling) kembali diaktifkan di seluruh wilayah. Instruksi ini tertuang dalam surat edaran Bupati Berau yang mulai berlaku pada Senin, 8 September 2025. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Berau, Salim, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari edaran Menteri Dalam Negeri yang menekankan […]

  • SMSI Kaltim Deklarasikan Komitmen Pilkada Damai 2024 untuk Demokrasi Berkualitas

    SMSI Kaltim Deklarasikan Komitmen Pilkada Damai 2024 untuk Demokrasi Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb -Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024, dengan melakukan deklarasi Pilkada Damai 2024. Deklarasi dilaksanakan Jumat (9/8/2024) di SM Tower. Deklarasi dilakukan dalam rangka mengajak semua media dan masyarakat untuk menuju Pilkada aman, damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat dan berkualitas, serta mendukung penuh pembangunan […]

expand_less