Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Tak Hanya Kontribusi Untuk PAD Berau, PT Hutan Sanggam Juga Dorong Ketahanan Pangan dan Pemulihan Hutan

Tak Hanya Kontribusi Untuk PAD Berau, PT Hutan Sanggam Juga Dorong Ketahanan Pangan dan Pemulihan Hutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 2.011
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — PT Hutan Sanggam Berau (HSB) bersama masyarakat Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, memanen perdana jagung seluas lima hektare pada Agustus 2025 lalu. Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara perusahaan dan warga untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus pemulihan kawasan hutan yang dikelola HSB.

Panen perdana itu juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Berau serta aparat Polsek Segah. Berdasarkan hasil pemantauan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), produktivitas jagung kali ini masih tergolong rendah, sekitar 1,2 ton per hektare.

Direktur PT HSB, Roby Maula, tidak menampik capaian tersebut belum maksimal. Ia menjelaskan, sejumlah faktor teknis menjadi penyebab utama, mulai dari pengolahan lahan yang kurang optimal, jarak tanam yang belum sesuai, hingga pemupukan yang masih minim.

“Hasil panen memang belum tinggi, hanya sekitar 1,2 ton per hektare. Ini karena beberapa faktor teknis, seperti tidak adanya pengolahan lahan pasca panen padi dan kurangnya pemupukan,” kata Roby saat ditemui di Tanjung Redeb, Kamis (9/10/2025).

Meski begitu, Roby menilai hasil tersebut tetap memberi harapan. Jagung hasil panen pertama diterima oleh Bulog Berau dengan harga Rp6.400 per kilogram setelah proses penjemuran, lebih tinggi dari harga dasar yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp5.500 per kilogram.

“Kami bersyukur hasil panen perdana ini bisa diterima Bulog dengan harga baik. Ini menjadi penyemangat bagi kami dan masyarakat untuk terus memperbaiki metode tanam ke depan,” ujarnya.

Potensi Pertanian Berau

Menurut Roby, Kabupaten Berau memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama untuk komoditas jagung. Pada 2021, Berau bahkan tercatat sebagai salah satu daerah dengan produktivitas jagung tertinggi di Kalimantan Timur, mencapai enam ton per hektare.

Melihat potensi itu, PT HSB berencana memperluas program pertanian terpadu. Tak hanya berfokus pada jagung, program ini akan dikembangkan untuk komoditas lain seperti padi, kedelai, kopi, dan kakao. Strategi ini menjadi bagian dari model pengelolaan hutan berkelanjutan yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan konservasi lingkungan.

“Untuk jangka pendek kami fokus pada tanaman ketahanan pangan, sedangkan jangka menengah diarahkan pada tanaman unggulan seperti kakao dan kopi,” jelasnya.

Roby menambahkan, setiap pengembangan program akan didahului studi kelayakan untuk memastikan keberlanjutan usaha. Analisis awal menunjukkan usaha tani jagung memiliki R/C ratio sebesar 2,08, menandakan secara ekonomi layak dengan potensi keuntungan mencapai Rp15,7 juta per hektare.

“Analisa ini memang masih tematik, tapi sudah menunjukkan prospek yang positif. Dengan penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan pemerintah, kami optimistis produktivitas akan meningkat,” kata Roby.

Komitmen Sosial dan Lingkungan

Selain pengembangan pertanian, PT HSB juga melaksanakan sejumlah kegiatan lain di wilayah operasinya. Di antaranya pengembangan persemaian tanaman hutan skala besar, reklamasi pascatambang, serta perbaikan infrastruktur jalan di sekitar kawasan hutan.

Roby menyebut, seluruh upaya ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“HSB ingin menjadi contoh bahwa pengelolaan hutan bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Manajemen UPBU Kalimarau mengungkapkan hingga saat ini belum ada laporah gangguan terhadap jarak pandang penerbangan atau visibilitas yang diakibatkan oleh karhutla. Hal itu disampaikan oleh Kepala UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin pada Kamis (19/9/2024). “Masih aman terkendali. Sebab sampai hari ini belum ada laporan terjadinya penurunan jarak pandang baik oleh pilot dan […]

  • 12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    BERAU — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu empat bulan, tercatat sedikitnya 12 kasus, dengan sebagian terjadi di wilayah pesisir. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, menyebut jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepele. “Total ada 12 kasus, lima di […]

  • Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

    Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 862
    • 0Komentar

    BIDUK-BIDUK -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menggenjot penyelesaian pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman. Memasuki tahap ketiga ini, dermaga telah bisa digunakan sandar kapal bahkan yang berukuran besar. Seperti pada Kamis (22/5/2025) kemarin. Kapal kargo KM Karya Niaga dengan bobot 721 Gross Ton (GT) dan ber draft 4 meter ini, sudah bisa sandar […]

  • ‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

    ‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kawasan Rajanta, yang sebelumnya menjadi lokasi kebakaran permukiman di Ujung Tepian Ahmad Yani, Kelurahan Bugis, kini memasuki babak baru. Lahan seluas kurang lebih 8.000 meter di dekat dermaga tersebut dirancang jadi pusat kegiatan sosial dan wisata. ‎Program ini digarap oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebagai salah satu strategi membangkitkan kawasan […]

  • Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, […]

  • Walau Ketua KONI Mundur, Ichsan Harap Cabor Tetap Berjalan

    Walau Ketua KONI Mundur, Ichsan Harap Cabor Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

    (15/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Permasalahan mundurnya Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, La Ode Ilyas, menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Salah satu yang menyoroti yakni Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi. Ichsan Rapi mengatakan, memang polemik kepengurusan KONI Berau ini cukup lama terjadi. Dimulai sejak pelaksanaan Musorkab hingga sampai saat […]

expand_less