Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 1.674
  • print Cetak

BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau akan mulai menerapkan sistem pajak digital berbasis Transaction Monitoring Device (TMD) atau alat pemantau transaksi di sejumlah tempat usaha mulai 1 November 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi pelaporan pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa penerapan TMD merupakan bagian dari Rancangan Peraturan Bupati tentang Elektronik Pajak Daerah yang saat ini memasuki tahap akhir.

Regulasi tersebut akan menjadi dasar hukum dalam pelaporan, pembayaran, dan kewajiban penggunaan alat pemantau transaksi bagi para pelaku usaha.

“TMD ini berfungsi merekam setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha. Data transaksi tersebut langsung tersimpan secara otomatis dalam sistem Bapenda, sehingga laporan pajak menjadi lebih akurat dan transparan,” ujar Djupiansyah
usai menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Bupati tentang Sistem Online Pajak Daerah, Jumat (17/10/2025).

Pada tahap awal, pemasangan alat difokuskan pada sektor strategis seperti hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir. Sebanyak 10 hotel, 10 restoran, dan 13 tempat hiburan di Tanjung Redeb, serta 25 hotel dan kafe di Maratua, akan menjadi lokasi uji coba pertama.

Melalui sistem ini, setiap transaksi yang dilakukan konsumen akan terekam secara real time, mengurangi potensi manipulasi data, dan memudahkan pelaku usaha dalam proses pelaporan pajak.

“Laporan pajak tidak perlu lagi dibuat manual. Semua sudah tercatat otomatis dari setiap transaksi,” terang Djupiansyah.

Dalam rancangan aturan tersebut, pelaku usaha diwajibkan menerima pemasangan TMD. Bagi yang menolak, Bapenda akan memberikan tiga kali teguran, sebelum akhirnya diserahkan kepada Satpol PP untuk penindakan, termasuk kemungkinan penutupan usaha.

“Jika tetap menolak setelah diberi peringatan, maka tindakan tegas bisa dilakukan. Ini demi tertib administrasi pajak dan keadilan bagi semua pelaku usaha,” tegasnya.

Untuk mendukung implementasi awal, Bapenda menggandeng sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bank Kaltimtara menjadi mitra pertama yang membiayai penuh pemasangan alat di Kecamatan Maratua.

Djupiansyah berharap dukungan juga datang dari BNI, BRI, dan Bank Mandiri agar program ini dapat diperluas ke wilayah lain. Apabila jumlah alat belum mencukupi, Bapenda akan menerapkan sistem pemasangan bergilir setiap enam bulan. Setelah masa uji coba, alat akan dipindahkan ke lokasi lain untuk mengukur potensi pendapatan secara bergantian.

“Kita akan pasang secara rotasi agar semua sektor bisa terpantau. Dari situ, kita bisa mengetahui rata-rata potensi pajak masing-masing usaha,” imbuhnya.

Melalui kebijakan ini, Bapenda menargetkan peningkatan PAD sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan daerah.
“Dengan sistem yang transparan dan akuntabel, pendapatan daerah diharapkan meningkat, sehingga pemerintah bisa lebih optimal dalam meningkatkan pelayanan publik,” pungkas Djupiansyah.

(Akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 619
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisa resmi menuntaskan pendataan aset seluruh sekolah negeri ke dalam sistem elektronik Barang Milik Daerah (e-BMD) yang terintegrasi dengan SIPD. Langkah ini menandai babak baru digitalisasi pengelolaan aset pendidikan. ‎ ‎”Sistem e-BMD menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini rentan kesalahan dan lambat diperbarui. Mulai dari meja, […]

  • Pemkab Berau Kawal Kurasi Ketat hingga Produk Lokal Masuk Ritel Nasional

    Pemkab Berau Kawal Kurasi Ketat hingga Produk Lokal Masuk Ritel Nasional

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU — Upaya Pemerintah Kabupaten Berau mendorong produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menembus rak-rak ritel modern mulai berbuah hasil. Setelah melalui rangkaian pendampingan dari hulu ke hilir, sejumlah produk lokal kini resmi hadir di jaringan ritel nasional dan hotel berbintang di Bumi Batiwakkal. Penguatan UMKM ini tidak dilakukan secara sporadis. Pemerintah daerah […]

  • Faras Nur Ikbal Raih Posisi Keempat di Kejuaraan Sepeda Cilacap: Prestasi Membangun dari Berau

    Faras Nur Ikbal Raih Posisi Keempat di Kejuaraan Sepeda Cilacap: Prestasi Membangun dari Berau

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 880
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kejuaraan lomba sepeda yang digelar di Cilacap, Jawa Tengah, pada 30 November hingga 2 Desember 2024, menyisakan cerita manis bagi tim sepeda asal Berau. Dari tiga atlet yang dikirim, Faras Nur Ikbal berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati posisi keempat di kelas ‘men youth by point and by time’. Meski tidak berhasil meraih […]

  • Sekretaris DPC PDIP Berau Suriadi Marzuki Mengundurkan Diri, Ada Apa?

    Sekretaris DPC PDIP Berau Suriadi Marzuki Mengundurkan Diri, Ada Apa?

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Berau, Suriadi Marzuki SE, MM, secara mengejutkan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut terungkap melalui surat resmi yang tersebar dan telah diterima oleh beberapa kalangan, termasuk media. Dalam surat yang ditujukan kepada Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Suriadi menyatakan pengunduran dirinya tanpa memberikan alasan […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

    Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    BERAU – Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Kabupaten Berau masih terkendala di sejumlah kampung. Hingga awal Mei 2026, masih terdapat 44 kampung yang belum dapat mencairkan dana lantaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) belum ditetapkan. Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Agus Salim, mengatakan dari total 100 kampung […]

expand_less