Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 1.293
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 di Kabupaten Berau tahun ini berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memantik geliat ekonomi kreatif masyarakat dan menggugah kesadaran pentingnya konsumsi ikan bagi generasi mendatang.
Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang dinilainya memberi dampak luas dari berbagai sisi, mulai dari edukasi, hiburan, hingga pemberdayaan ekonomi.
“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga peluang ekonomi. Hobi ikan hias berkembang pesat, terlihat dari banyaknya gerai baru yang menjual akuarium, pakan, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa potensi sektor perikanan di Berau yang begitu besar perlu dimaksimalkan melalui kolaborasi pelaku usaha, UMKM, hingga komunitas ikan hias. Ke depan, ia berharap festival dapat menjadi event tahunan berskala regional bahkan nasional.
“Harapannya kegiatan ini ke depan bisa melibatkan peserta dari daerah lain. Potensi perikanan Berau sangat besar dan perlu terus dipromosikan,” tambahnya.
Selain mendorong sektor ekonomi, Maulidiyah juga mengingatkan pentingnya kampanye makan ikan sebagai langkah mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendukung nelayan melalui edukasi penangkapan ramah lingkungan dan bantuan peralatan untuk peningkatan produktivitas.
“Aktivitas penangkapan ikan harus dilakukan secara bijak tanpa merusak ekosistem perairan. Kelestarian sumber daya adalah modal masa depan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Komunitas Ikan Hias Berau, Arie Pramana Putra, menyebut festival merupakan agenda rutin hasil kolaborasi komunitas dengan Dinas Perikanan sejak 2023.
Seiring meningkatnya antusiasme pengunjung, penyelenggaraan kini digelar di lokasi lebih luas. “Awalnya kegiatan hanya di kantor dinas. Tiga tahun terakhir kami memilih lokasi lebih besar agar festival semakin meriah,” katanya.
Tahun ini puluhan jenis ikan ikut dipamerkan, mulai dari ikan air tawar, ikan laut hingga jenis predator. Sebagian merupakan hasil budidaya anggota komunitas, sementara lainnya merupakan ikan impor.
“Ke depan kami berharap festival ini terus berkembang, bahkan masuk dalam kalender event pariwisata daerah, apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Ikan Nasional,” tutup Arie. (adv/akm)
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar