Pemkab Berau Dorong Tanjung Batu Jadi Desa Wisata Berkelanjutan, Kreativitas Warga Semakin Berkembang
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 3 Nov 2025
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Desa Wisata Tanjung Batu di Kecamatan Pulau Derawan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kreativitas masyarakat mampu menaikkan potensi daerah ke panggung kompetisi pariwisata. Berada di jalur wisata bahari yang terkenal, desa ini terus bertransformasi menjadi destinasi yang tidak hanya menjual keindahan pantai, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya dan edukasi lingkungan.
Di balik kemajuan desa wisata tersebut, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lahatku Janti memainkan peran penting sebagai motor penggerak. Dengan dipimpin oleh Narton, kelompok ini berhasil meracik berbagai paket wisata yang memadukan alam, kuliner khas pesisir, edukasi mangrove, hingga gelaran budaya yang rutin dilaksanakan. Salah satu inovasi yang mulai banyak dikenal adalah Festival Mag Lami Lami—sebuah kegiatan yang menghadirkan seni, tradisi, dan interaksi langsung antara wisatawan dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Kreativitas Warga Jadi Fondasi Utama
Kemajuan desa wisata ini tak hanya lahir dari satu pihak. Pemuda, ibu-ibu PKK, pelaku UMKM, hingga tokoh adat turut menggerakkan roda ekonomi pariwisata berbasis kebersamaan. Atraksi budaya yang terjaga, kuliner lokal yang terus dikembangkan, hingga keramahan sebagai identitas warga menjadi kunci yang membedakan Tanjung Batu dari destinasi lain.
Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, sinergi itu menunjukkan bahwa desa wisata dapat tumbuh kuat ketika kreativitas dipadukan dengan kolaborasi. Pemerintah daerah melihat Tanjung Batu sebagai bukti bahwa potensi lokal bisa naik kelas dengan pendampingan yang tepat serta kesadaran kolektif untuk memajukan pariwisata.
Pemerintah Siapkan Penguatan
Pemerintah Kabupaten Berau sendiri terus mendorong desa wisata agar berkembang secara modern dan profesional. Dukungan dilakukan melalui berbagai pelatihan, penguatan SDM, kerja sama dengan akademisi, hingga peningkatan infrastruktur penunjang wisata.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan destinasi yang ramai dikunjungi, tetapi juga kawasan wisata yang berkelanjutan. Desa seperti Tanjung Batu dinilai memiliki peluang besar untuk menembus persaingan nasional karena telah memiliki modal utama: kekayaan alam, kreativitas masyarakat, serta dukungan pemerintah yang progresif.
Dengan arah pembinaan yang semakin kuat, desa wisata di Berau terus didorong agar tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi wajah baru ekonomi kreatif daerah. Tanjung Batu pun kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk bergerak, berinovasi, dan percaya bahwa pariwisata dapat menjadi jalan baru bagi kesejahteraan masyarakat.(akm/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar