Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Sebuah insiden yang terjadi di salah satu destinasi wisata di Berau menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan dan keselamatan pengunjung wajib menjadi prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menegaskan bahwa setiap pengelola daya tarik wisata harus menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten, termasuk dalam pelaksanaan program Sapta Pesona, khususnya poin Aman.
“Sebagai pembina pengelola daya tarik wisata, kami terus memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai Sapta Pesona. Keamanan harus selalu menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Menurut Samsiah, pentingnya SOP semakin krusial saat jumlah kunjungan melonjak, seperti pada libur Lebaran atau Natal dan Tahun Baru (Nataru). Lonjakan pengunjung kerap menjadi faktor risiko jika tidak dibarengi pengawasan maksimal dari pengelola maupun pengunjung.
“Apa yang terjadi baru-baru ini menjadi catatan penting dan harus dijadikan pembelajaran. Keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Imbauan untuk Pengelola dan Wisatawan
Disbudpar Berau meminta pengelola objek wisata meningkatkan kemampuan teknis, termasuk pelatihan mitigasi bencana, penyediaan pengaman area rawan risiko, hingga sistem pengawasan yang lebih ketat. Di sisi lain, wisatawan juga diminta ikut memastikan keselamatan diri, terutama saat membawa anak-anak.
“Kami mengimbau setiap rombongan agar anak-anak tetap dalam pengawasan. Pengelola juga perlu memastikan tim pengawas siap siaga di lapangan,” tegasnya.
Meski kunjungan wisatawan terus meningkat, pemerintah berharap semua pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian ini sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di destinasi wisata. Dengan langkah preventif dan edukasi yang berkesinambungan, keamanan wisata Berau diharapkan semakin terjaga. (yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar