Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 1.409
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional.

Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan komoditas perkebunan ini sebagai bagian penting dari strategi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut berjalan beriringan dengan upaya menekan laju deforestasi serta mengoptimalkan skema perhutanan sosial yang kini menjadi salah satu yang paling progresif di Kalimantan Timur.

“Berau kini menjadi model pengelolaan perhutanan sosial di Kaltim. Dokumen Pembangunan Kawasan Terintegrasi (Integrated Area Development/IAD) yang kami susun adalah yang pertama di provinsi ini,” ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih. Dokumen ini menjadi pijakan utama pemanfaatan kawasan perhutanan sosial seluas 98 ribu hektare agar tidak hanya lestari, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga sekitar hutan.

Salah satu bentuk pemanfaatan yang paling berhasil adalah pengembangan kakao rakyat. Dengan pendampingan pemerintah serta organisasi non-pemerintah, perkebunan kakao di kampung-kampung mampu mengakselerasi ekonomi warga tanpa mengorbankan tutupan hutan. “Kakao dari kebun rakyat kini sudah bisa masuk pasar nasional,” kata Sri, menegaskan pentingnya sektor ini dalam pembangunan wilayah.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan strategi multi-lapis. Mulai dari pemetaan kawasan kakao, peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas biji kakao, hingga memperluas jaringan kemitraan dan akses permodalan. Kampung Merasa tercatat sebagai salah satu sentra kakao lestari yang kini menjadi percontohan.

“Kami juga menyiapkan skema hilirisasi, promosi, dan pendampingan intensif agar petani mampu menghasilkan kakao berkualitas premium,” ujar Lita.

Transformasi kakao Merasa tak terlepas dari peran pelatihan Internal Controlling System (ICS). Irmaya Banaweng, petani kakao Merasa, menyebut pelatihan ini sebagai titik balik. “Kami jadi paham mengenai standar kualitas kakao mulai dari biji basah, kering, hingga fermentasi yang paling dicari pasar,” tuturnya.

Pengetahuan itu berkembang menjadi inovasi. Kelompok perempuan di Kampung Merasa mulai mengolah kakao fermentasi menjadi aneka produk makanan dan minuman. Sementara para petani menyusun standar budidaya agar biji kakao mereka mampu menembus pasar premium.

Hasilnya mengharumkan nama Berau. Pada 2021, kakao fermentasi Merasa dinobatkan sebagai salah satu dari delapan kakao berkarakter unik dan otentik dalam seleksi nasional menuju Cocoa of Excellence di Paris, Prancis. Pengakuan tersebut menjadi titik lompatan, membuka akses menuju industri cokelat artisan.

Dua tahun berselang, lahirlah Single Origin Cokelat Kampung Merasa 74 persen yang dikembangkan bersama Pipiltin Cocoa, salah satu produsen cokelat premium Indonesia. Produk turunan kakao fermentasi lainnya kini turut dipasarkan di kedai lokal dan menjadi buah tangan para wisatawan yang berkunjung.

Perjalanan kakao Merasa menunjukkan bahwa pengelolaan hutan yang bijak—dengan memberi ruang bagi masyarakat untuk mengelola lahan secara berkelanjutan—dapat melahirkan komoditas bernilai tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Di tengah tuntutan global atas produk pertanian berkelanjutan, Berau telah menempatkan dirinya sebagai contoh bagaimana ekonomi kampung, pelestarian hutan, dan industri cokelat premium dapat berjalan seiring.(adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 966
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ratusan pasien dan pendamping di RSUD Abdul Rivai, harus menelan pil kekecewaan lantaran tak bisa memberikan hak pilihnya dalam gelaran Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Hal ini pun dibenarkan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr.Jusram ketika ditemui Jumat (29/11/2024) siang. “Kami sudah berupaya mendata dan memberikan surat balasan ke KPU Berau. Termasuk untuk […]

  • ASWAKADA Jadi Ruang Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    ASWAKADA Jadi Ruang Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    JAKARTA — Forum Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia atau ASWAKADA di Jakarta menjadi ruang pembahasan berbagai isu strategis yang bertujuan memperkuat sinergi antar daerah guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai forum tersebut memiliki peran penting dalam mempererat kolaborasi antar daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. “Daerah tidak […]

  • PN Tanjung Redeb Gelar Sidang Tuntutan Paman Bejat, Korban Keponakan Sendiri Mengandung

    PN Tanjung Redeb Gelar Sidang Tuntutan Paman Bejat, Korban Keponakan Sendiri Mengandung

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    BERAU – Tuntutan hukuman berat dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum kepada Sumardi, paman yang didakwa mencabuli keponakan kandungnya hingga hamil. Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam persidangan tersebut, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 12 tahun kepada terdakwa. Jaksa menilai perbuatan Sumardi terbukti melanggar ketentuan undang-undang […]

  • Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    Netralitas dan Demokrasi Bermartabat: Perisai Borneo Nusantara Deklarasikan Pilkada Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Organisasi Masyarakat (Ormas) Perisai Borneo Nusantara secara resmi menggelar deklarasi Pilkada Damai pada Sabtu, 21 September 2024, di Gedung Gor Graha Pemuda, Kabupaten Berau. Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) periode 2024-2029 di Bumi Batiwakkal berlangsung aman, damai, dan tertib. Dalam deklarasi tersebut, Perisai Borneo Nusantara menegaskan […]

  • Sri Juniarsih: Administrasi Belakangan, Selamatkan Pasien Dulu

    Sri Juniarsih: Administrasi Belakangan, Selamatkan Pasien Dulu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kini memiliki tambahan fasilitas kesehatan dengan peningkatan status Klinik Tirta menjadi Rumah Sakit Tipe D Tirta Medical Center. Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan hadirnya Tirta Medical Center harus dibarengi peningkatan mutu layanan. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya […]

  • Bupati Berau Pacu Kemandirian Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Hasil Laut

    Bupati Berau Pacu Kemandirian Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Hasil Laut

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma laut yang khas dan deru ombak yang tenang menjadi latar pelatihan kewirausahaan yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau. Selama dua hari, 28 hingga 29 Juli 2025, warga dari enam kampung di Kecamatan Bidukbiduk berkumpul untuk mempelajari cara mengubah hasil laut menjadi produk kuliner bernilai jual. Kegiatan ini […]

expand_less