Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi.

Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke 10 desa di Kabupaten Nunukan dan Malinau yang sama sekali belum terjangkau layanan listrik PT PLN.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara, Yosua Hutabarat, mengatakan survei dilakukan langsung oleh tim Kementerian ESDM bersama Dinas ESDM Kaltara untuk memetakan kebutuhan dan menentukan skema penyediaan listrik yang paling memungkinkan.

“Sepuluh desa ini belum pernah mendapatkan pelayanan listrik PLN sama sekali. Tim pusat dan daerah sudah turun langsung ke lapangan,” ujar Yosua di Tanjung Selor, Selasa, 3 Februari 2026.

Desa-desa yang telah disurvei itu meliputi Desa Panas, Lumbis Pansiangan, Plaju, Desa Tepian, dan Pa’ Padi di wilayah Krayan, Tang Paye di Krayan Tengah, Long Leju di Pujungan, serta Long Simau, Long Berang di Mentarang, dan Long Lake di Kabupaten Malinau.

Menurut Yosua, absennya listrik PLN di desa-desa tersebut bukan disebabkan kelalaian administratif, melainkan hambatan geografis ekstrem. Sebagian wilayah terisolasi oleh hutan lebat, sungai besar, dan tidak memiliki akses jalan darat yang layak.

“Jaringan listrik tidak mungkin ditarik dari Tanjung Selor, Tarakan, atau Malinau. Secara teknis dan biaya, itu tidak rasional karena desa-desa ini benar-benar terisolasi,” katanya.

Kondisi tersebut membuat perluasan jaringan PLN menjadi opsi yang nyaris mustahil. Pemerintah pun mulai menggeser pendekatan dengan menyiapkan pembangunan pembangkit listrik skala kecil yang dibangun langsung di desa.

“Solusinya adalah pembangkit setempat. Listriknya bersifat isolated, berdiri sendiri di lokasi desa,” ujar Yosua.

Ia mengakui, persoalan elektrifikasi desa di Kalimantan Utara bukan masalah kecil. Dari total ratusan desa yang ada, lebih dari seratus desa masih hidup tanpa listrik, situasi yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi warga.

Hasil survei 10 desa tersebut kini menjadi dasar pengusulan program lanjutan ke pemerintah pusat. Pemprov Kaltara, kata Yosua, terus menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM, PT PLN, serta DPR RI, terutama Komisi XII yang membidangi energi dan sumber daya mineral.

“Desa-desa yang sudah disurvei ini akan menjadi prioritas. Kita dorong supaya tahun ini sudah bisa mulai terpasang listrik,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Utara juga telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Komisi XII DPR RI dan kementerian terkait guna mempercepat realisasi program elektrifikasi desa. Dukungan anggaran dari pusat menjadi kunci, mengingat biaya pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

“Tanpa sinergi pusat dan daerah, desa-desa ini akan terus tertinggal. Listrik adalah kebutuhan dasar,” kata Yosua.

Bagi masyarakat di pedalaman Krayan, Pujungan, hingga Mentarang, listrik bukan sekadar penerangan. Ia menjadi penanda kehadiran negara di wilayah perbatasan yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong masyarakat menjadikan konsumsi ikan sebagai kebiasaan harian. Ia menilai langkah sederhana itu dapat menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah kekurangan gizi dan menekan angka stunting, terutama pada ibu hamil dan anak-anak yang termasuk kelompok paling rentan. Subroto mengingatkan bahwa isu stunting kini menjadi […]

  • Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    Pembangunan Infrastruktur di Gunung Tabur Jadi Bukti Perhatian Pemkab Berau

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, pembangunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Gunung Tabur. Salah satu bukti nyata dari kesuksesan pembangunan ini adalah realisasi proyek-proyek besar yang kini tengah dijalankan di berbagai sektor. Keberhasilan pembangunan ini menunjukkan adanya pemerataan yang memberikan […]

  • Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    Wakil Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab: Mitigasi Bencana Tak Boleh Setengah-Setengah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Berau agar tidak abai terhadap kesiapsiagaan bencana, terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat kota. Ia menekankan pentingnya kelengkapan sarana mitigasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah. “Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Karena itu Pemkab […]

  • Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Di tengah derasnya arus teknologi yang semakin cepat, Kabupaten Berau mengambil langkah maju dengan memperkenalkan ExploreDaerah, sebuah aplikasi yang dirancang bukan hanya sebagai etalase wisata, tetapi sebagai pintu masuk menuju sistem pelayanan digital yang lebih sederhana, terpusat, dan mudah dijangkau masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk membentuk […]

  • Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Menteri Sosial (Mensos) di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2024). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 102P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan 2019-2024 yang dibacakan […]

  • Disbudpar Berau Targetkan Karrap Fest Masuk Kalender Event Nasional

    Disbudpar Berau Targetkan Karrap Fest Masuk Kalender Event Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.490
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau berkomitmen menjadikan Karrap Fest sebagai salah satu agenda tahunan unggulan yang bisa masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN). Upaya ini dilakukan menyusul kesuksesan penyelenggaraan festival yang digelar pada 5–9 November 2025. Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan […]

expand_less