Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 456
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) sempat memanas, Rabu (25/2/2026) pagi. Sejumlah pedagang meluapkan protes terhadap penerapan portal parkir elektronik yang baru sehari dioperasikan. Akibatnya, fasilitas di pintu masuk dan keluar pasar mengalami kerusakan.

Menanggapi situasi tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar PSAD langsung mengambil langkah cepat. Portal parkir elektronik untuk sementara dibuka agar aktivitas pasar tetap berjalan dan tidak memicu ketegangan lanjutan.

Kepala UPT Pasar PSAD, Syaidinoor, mengatakan keputusan itu diambil demi menjaga kondisi tetap kondusif.

“Untuk sementara kami buka dulu aksesnya. Kami tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lapangan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Aksi protes melibatkan pedagang dari berbagai sektor, mulai pasar kain, pasar basah hingga pasar subuh. Penolakan disebut terjadi secara tiba-tiba, meski sebelumnya sudah terlihat gejolak kecil.

“Kalau melihat kejadiannya tadi pagi, itu spontan. Memang beberapa hari terakhir suasana sudah agak panas, tapi yang tadi pagi itu di luar dugaan,” jelasnya.

Pihak UPT mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelum sistem diberlakukan. Ketua-ketua kelompok pedagang telah diundang untuk berdiskusi, pengumuman dipasang, hingga penjelasan langsung terkait mekanisme portal elektronik.

Namun demikian, penolakan tetap terjadi. Pedagang disebut keberatan dengan sistem pembayaran parkir yang dinilai memberatkan atau belum sepenuhnya dipahami.

Syaidinoor menegaskan, penerapan portal bukan kebijakan tiba-tiba. Ia menyebut retribusi parkir di kawasan pasar sudah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah tentang retribusi parkir yang berlaku sejak 2012.

“Retribusi itu memang sudah ada aturannya. Baik pengunjung maupun pedagang yang masuk area pasar wajib membayar. Kami hanya menjalankan regulasi,” tegasnya.

Saat ini, pihak UPT tengah bersiap melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mencari jalan tengah. Harapannya, sistem parkir bisa berjalan tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan, sementara aktivitas perdagangan di pasar terbesar di Kabupaten Berau tetap lancar.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas bersama Plt. Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto dan Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini, dalam acara Rakor dengan BKN, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (10/09).

    Kumpulkan Kanreg BKN Seluruh Indonesia, Menteri Anas: Pastikan Kelancaran Seleksi CASN 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengadaan aparatur sipil negara (ASN) digelar untuk memenuhi kebutuhan SDM Aparatur yang tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna. Rekrutmen ASN yang berkualitas demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Mencermati hal ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengimbau Badan Kepegawaian […]

  • Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 442
    • 0Komentar

    ‎BIATAN – Memasuki usia ke-98 tahun, Kampung Biatan Ilir terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam semangat kebersamaan warganya yang menjadi fondasi utama kemajuan kampung tersebut. ‎ ‎Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kampung Biatan Ilir, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Ia […]

  • Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Meski molor hingga 2 jam, namun rapat paripurna DPRD Berau pada Selasa (9/7/2024) tetap dilanjutkan setelah Bupati Berau, Sri Juniarsih tiba di Gedung Rapat Paripurna sekira pukul 16.36 Wita. Rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat paripurna pada 24 Juni lalu, yang sempat ditunda karena kuorum. Rapat tersebut membahas terkait Penyampaian Pendapat Akhir […]

  • Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 541
    • 0Komentar

    BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau. Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah […]

  • Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu. Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan […]

  • Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 674
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Berau sangat tinggi meskipun sebagian besar tenaga tersebut hanya memiliki peran non teknis. Menurutnya, banyak tenaga honorer yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan dalam pekerjaan seperti administrasi, satpam, cleaning service, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang tidak bersifat […]

expand_less