Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 784
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) sempat memanas, Rabu (25/2/2026) pagi. Sejumlah pedagang meluapkan protes terhadap penerapan portal parkir elektronik yang baru sehari dioperasikan. Akibatnya, fasilitas di pintu masuk dan keluar pasar mengalami kerusakan.

Menanggapi situasi tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar PSAD langsung mengambil langkah cepat. Portal parkir elektronik untuk sementara dibuka agar aktivitas pasar tetap berjalan dan tidak memicu ketegangan lanjutan.

Kepala UPT Pasar PSAD, Syaidinoor, mengatakan keputusan itu diambil demi menjaga kondisi tetap kondusif.

“Untuk sementara kami buka dulu aksesnya. Kami tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lapangan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Aksi protes melibatkan pedagang dari berbagai sektor, mulai pasar kain, pasar basah hingga pasar subuh. Penolakan disebut terjadi secara tiba-tiba, meski sebelumnya sudah terlihat gejolak kecil.

“Kalau melihat kejadiannya tadi pagi, itu spontan. Memang beberapa hari terakhir suasana sudah agak panas, tapi yang tadi pagi itu di luar dugaan,” jelasnya.

Pihak UPT mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelum sistem diberlakukan. Ketua-ketua kelompok pedagang telah diundang untuk berdiskusi, pengumuman dipasang, hingga penjelasan langsung terkait mekanisme portal elektronik.

Namun demikian, penolakan tetap terjadi. Pedagang disebut keberatan dengan sistem pembayaran parkir yang dinilai memberatkan atau belum sepenuhnya dipahami.

Syaidinoor menegaskan, penerapan portal bukan kebijakan tiba-tiba. Ia menyebut retribusi parkir di kawasan pasar sudah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah tentang retribusi parkir yang berlaku sejak 2012.

“Retribusi itu memang sudah ada aturannya. Baik pengunjung maupun pedagang yang masuk area pasar wajib membayar. Kami hanya menjalankan regulasi,” tegasnya.

Saat ini, pihak UPT tengah bersiap melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mencari jalan tengah. Harapannya, sistem parkir bisa berjalan tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan, sementara aktivitas perdagangan di pasar terbesar di Kabupaten Berau tetap lancar.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Berau Melonjak Tajam, Realisasi 2025 Capai Rp7,4 Triliun

    Investasi Berau Melonjak Tajam, Realisasi 2025 Capai Rp7,4 Triliun

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.438
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Realisasi investasi di Kabupaten Berau sepanjang tahun 2025 mencatat perkembangan luar biasa. Hingga triwulan ketiga, nilai investasi yang tercatat oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah mencapai Rp7,4 triliun, jauh melampaui target tahunan sebesar Rp4,5 triliun. Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, menyebut capaian tersebut dipicu oleh mulai berjalannya […]

  • Sinyal Masih Hilang-Timbul, Berau Usulkan 11 Menara BTS Baru untuk Kelay dan Segah

    Sinyal Masih Hilang-Timbul, Berau Usulkan 11 Menara BTS Baru untuk Kelay dan Segah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau mengusulkan penambahan 11 menara base transceiver station (BTS) kepada pemerintah pusat untuk mengatasi keterbatasan akses telekomunikasi di Kecamatan Kelay dan Segah. Kedua wilayah tersebut masih menghadapi persoalan blank spot atau area tanpa sinyal, sehingga akses internet dan komunikasi belum dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat. Perwakilan […]

  • Duka di Pulau Maratua, Ayah Temukan Anaknya Tewas Saat Menyelam di Pantai Teluk Harapan

    Duka di Pulau Maratua, Ayah Temukan Anaknya Tewas Saat Menyelam di Pantai Teluk Harapan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.397
    • 0Komentar

    MARATUA – Masyarakat di Kampung Teluk Harapan Kecamatan Maratua digegerkan kabar adanya dua anak yang hilang sejak Rabu (8/10/2025) sore. Informasi ini pun dibenarkan oleh Plh Kapolsek Maratua, Ipda Sunarto. “Satu anak sudah ditemukan, yang satunya masih dilakukan pencarian,” katanya ditemui di lokasi kejadian. Anak itu ditemukan oleh ayahnya saat melakukan penyelaman. Diketahui, si anak […]

  • Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kampung. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui bimbingan teknis (bimtek) kepada aparat kampung, guna meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola dana desa yang jumlahnya kian signifikan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber […]

  • Bahaya untuk Balita! Lonjakan Interaksi Saat Lebaran Picu Risiko Penularan Campak

    Bahaya untuk Balita! Lonjakan Interaksi Saat Lebaran Picu Risiko Penularan Campak

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Samarinda — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran campak menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Momentum Lebaran yang identik dengan silaturahmi dinilai berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim, Fit Nawat, mengatakan penanganan masalah kesehatan memerlukan peran bersama, tidak hanya dari institusi kesehatan tetapi juga masyarakat […]

  • Takut Salah Berujung Mandek, Sekda Berau Bongkar Penyebab ASN Enggan Bertindak

    Takut Salah Berujung Mandek, Sekda Berau Bongkar Penyebab ASN Enggan Bertindak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti sikap ragu aparatur sipil negara dalam menjalankan pengadaan barang dan jasa. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat pelaksanaan program serta berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari. Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan masih terdapat pejabat yang enggan menjalankan tugas karena kekhawatiran berlebihan, terutama terkait risiko hukum dalam proses pengadaan. Ia […]

expand_less