Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 522
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan.

Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, papan penunjuknya miring, dan sebagian badan rambu nyaris tertutup rumput liar. Tak ada tanda-tanda perbaikan.

Zaki, salah seorang pengendara yang kerap melintas di kawasan itu, mengatakan rambu tersebut sudah roboh berbulan-bulan. “Memang sudah lama jatuh dan tidak ada yang mendirikan kembali. Kondisinya juga sudah penyok,” ujarnya (2/3).

Menurut Zaki, keberadaan rambu di titik persimpangan sangat penting, terutama bagi pengendara dari luar kawasan yang belum mengenal karakter jalan. Tanpa penanda yang jelas, risiko kecelakaan meningkat, apalagi pada malam hari atau saat arus lalu lintas padat.

Keluhan serupa juga datang dari warga di titik lain. Beberapa rambu dilaporkan miring, pudar, bahkan hilang. Sebagian diduga terdampak proyek pengerjaan jalan dan galian utilitas.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Aidil Hamka, membenarkan bahwa perbaikan dan pemeliharaan rambu merupakan tanggung jawab instansinya. Namun, ia mengungkapkan adanya kendala koordinasi di lapangan.

Menurut Aidil, salah satu penyebab utama rambu roboh adalah aktivitas proyek jalan atau galian yang dilakukan pihak ketiga maupun instansi lain tanpa pemberitahuan ke Dinas Perhubungan.

“Biasanya ada galian dari pihak PU tanpa koordinasi ke kami. Kami pun tidak tahu. Tiba-tiba ada laporan masyarakat bahwa rambu sudah roboh,” kata Aidil.

Ia menjelaskan, setiap pekerjaan yang berpotensi mengganggu fasilitas keselamatan jalan seharusnya dikoordinasikan sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, Dishub dapat melakukan pengawasan teknis, termasuk memastikan rambu dilepas sementara dengan prosedur yang benar dan dipasang kembali sesuai standar.

“Seandainya ada koordinasi dari pemborong, kami pasti akan cek. Kalau pemasangannya tidak sesuai teknis, tentu akan kami tegur,” ujarnya.

Selain persoalan koordinasi, minimnya laporan juga menjadi hambatan. Aidil mengakui, tidak semua kerusakan langsung terdeteksi petugas di lapangan. Ia berharap masyarakat lebih aktif melapor apabila menemukan rambu atau fasilitas jalan yang rusak.

“Kalau ada laporan, kami bisa segera tindak lanjuti. Ini demi keselamatan bersama,” kata dia.

Secara normatif, rambu lalu lintas merupakan bagian dari perlengkapan jalan yang berfungsi memberikan peringatan, larangan, perintah, maupun petunjuk kepada pengguna jalan. Ketika rambu tidak berfungsi, maka sistem informasi keselamatan di ruang publik ikut terganggu.

Hingga awal Maret ini, Dishub Berau menyatakan akan melakukan pendataan ulang terhadap rambu-rambu yang rusak, terutama di titik yang terdampak proyek pekerjaan jalan. Instansi itu juga membuka ruang koordinasi dengan dinas teknis lain agar kasus serupa tidak berulang.

Bagi warga seperti Zaki, yang dibutuhkan bukan sekadar imbauan, melainkan tindakan nyata. “Kalau dibiarkan terus, lama-lama orang anggap biasa. Padahal ini soal keselamatan,” ujarnya.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Tangis Perpisahan hingga Bakti Anak, Pelepasan Haji Samarinda Penuh Kisah Menyentuh

    Dari Tangis Perpisahan hingga Bakti Anak, Pelepasan Haji Samarinda Penuh Kisah Menyentuh

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Suasana haru menyelimuti pelepasan jemaah haji asal Samarinda. Isak tangis keluarga pecah saat para jemaah bersiap berangkat menuju Tanah Suci, menandai awal perjalanan ibadah yang telah lama dinantikan. Sebanyak 360 jemaah bersama 4 petugas haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 resmi dilepas dari halaman GOR Segiri. Mereka diberangkatkan menuju Balikpapan sebelum […]

  • Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang cukup padat dengan aktivitas perusahaan besar, terutama di sektor pertambangan dan perkebunan, persoalan klasik terkait rendahnya penyerapan tenaga kerja lokal masih terus terjadi. Kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi kendala utama yang perlu segera diatasi. Menanggapi persoalan tersebut, anggota Komisi III DPRD […]

  • Target Administrasi Tercapai, 65 Ribu Anak Berau Kini Punya Identitas

    Target Administrasi Tercapai, 65 Ribu Anak Berau Kini Punya Identitas

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau meluncurkan inovasi layanan baru untuk mempercepat penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Program yang diberi nama Si Lacak Cepat atau Layanan Kolektif Cetak Dokumen Selesai di Tempat ini dirancang dengan pendekatan jemput bola langsung ke sekolah-sekolah. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, menjelaskan layanan tersebut berbasis […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Surat Edaran Bupati Berau tentang Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan pada Kamis (24/7/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang membacakan sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Acara ini dihadiri oleh […]

  • Raja Muda Perkasa dan Adji Raden Bakhrun, Tokoh Kesultanan Pilih ‘Sragam’ di Pilkada Berau

    Raja Muda Perkasa dan Adji Raden Bakhrun, Tokoh Kesultanan Pilih ‘Sragam’ di Pilkada Berau

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – -Debat publik terakhir calon bupati dan wakil bupati Berau untuk Pilkada 2024, yang disiarkan langsung oleh stasiun TV nasional pada Sabtu malam (16/11/2024), menjadi sorotan tidak hanya karena adu gagasan yang berlangsung sengit tetapi juga kehadiran dua tokoh kesultanan di tribun pendukung pasangan calon nomor urut 2, Sri Juniarsih-Gamalis. Terpantau, Raja Muda […]

expand_less