Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan.

Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, papan penunjuknya miring, dan sebagian badan rambu nyaris tertutup rumput liar. Tak ada tanda-tanda perbaikan.

Zaki, salah seorang pengendara yang kerap melintas di kawasan itu, mengatakan rambu tersebut sudah roboh berbulan-bulan. “Memang sudah lama jatuh dan tidak ada yang mendirikan kembali. Kondisinya juga sudah penyok,” ujarnya (2/3).

Menurut Zaki, keberadaan rambu di titik persimpangan sangat penting, terutama bagi pengendara dari luar kawasan yang belum mengenal karakter jalan. Tanpa penanda yang jelas, risiko kecelakaan meningkat, apalagi pada malam hari atau saat arus lalu lintas padat.

Keluhan serupa juga datang dari warga di titik lain. Beberapa rambu dilaporkan miring, pudar, bahkan hilang. Sebagian diduga terdampak proyek pengerjaan jalan dan galian utilitas.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Aidil Hamka, membenarkan bahwa perbaikan dan pemeliharaan rambu merupakan tanggung jawab instansinya. Namun, ia mengungkapkan adanya kendala koordinasi di lapangan.

Menurut Aidil, salah satu penyebab utama rambu roboh adalah aktivitas proyek jalan atau galian yang dilakukan pihak ketiga maupun instansi lain tanpa pemberitahuan ke Dinas Perhubungan.

“Biasanya ada galian dari pihak PU tanpa koordinasi ke kami. Kami pun tidak tahu. Tiba-tiba ada laporan masyarakat bahwa rambu sudah roboh,” kata Aidil.

Ia menjelaskan, setiap pekerjaan yang berpotensi mengganggu fasilitas keselamatan jalan seharusnya dikoordinasikan sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, Dishub dapat melakukan pengawasan teknis, termasuk memastikan rambu dilepas sementara dengan prosedur yang benar dan dipasang kembali sesuai standar.

“Seandainya ada koordinasi dari pemborong, kami pasti akan cek. Kalau pemasangannya tidak sesuai teknis, tentu akan kami tegur,” ujarnya.

Selain persoalan koordinasi, minimnya laporan juga menjadi hambatan. Aidil mengakui, tidak semua kerusakan langsung terdeteksi petugas di lapangan. Ia berharap masyarakat lebih aktif melapor apabila menemukan rambu atau fasilitas jalan yang rusak.

“Kalau ada laporan, kami bisa segera tindak lanjuti. Ini demi keselamatan bersama,” kata dia.

Secara normatif, rambu lalu lintas merupakan bagian dari perlengkapan jalan yang berfungsi memberikan peringatan, larangan, perintah, maupun petunjuk kepada pengguna jalan. Ketika rambu tidak berfungsi, maka sistem informasi keselamatan di ruang publik ikut terganggu.

Hingga awal Maret ini, Dishub Berau menyatakan akan melakukan pendataan ulang terhadap rambu-rambu yang rusak, terutama di titik yang terdampak proyek pekerjaan jalan. Instansi itu juga membuka ruang koordinasi dengan dinas teknis lain agar kasus serupa tidak berulang.

Bagi warga seperti Zaki, yang dibutuhkan bukan sekadar imbauan, melainkan tindakan nyata. “Kalau dibiarkan terus, lama-lama orang anggap biasa. Padahal ini soal keselamatan,” ujarnya.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.568
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penguatan sistem elektronik dan fasilitas penyimpanan fisik kini menjadi dua pilar utama untuk memastikan keamanan informasi dan mencegah kehilangan arsip penting. ‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa transformasi digital bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menjaga agar dokumen pemerintahan tidak mudah hilang, rusak, atau disalahgunakan. ‎“Kita ingin […]

  • Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 510
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau mengingatkan seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mematuhi aturan terkait netralitas kepala kampung dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menghadapi Pilkada 2024. Hal ini disampaikan oleh Natalis Lapang Wada, Anggota Bawaslu Berau, Jumat (1/11/2024).

  • Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Industri rotan di kawasan pesisir Berau mulai menunjukkan arah pertumbuhan positif. Melihat peluang tersebut, Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mengajak generasi muda pesisir untuk tidak hanya terpaku pada sektor tambang dan sawit, tetapi mulai melirik usaha kerajinan rotan yang kini memiliki prospek pasar lebih luas. Dorongan itu ia sampaikan setelah meninjau pelatihan […]

  • ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    ‎Perkuat Pertanian Berau: Tambah Penyuluh, Dongkrak Produktivitas Petani

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.577
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan. Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian dianggap menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian lokal. ‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang harus ditopang dengan dukungan sumber daya manusia […]

  • DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama instansi terkait untuk lebih rutin melaksanakan normalisasi drainase di wilayah perkotaan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan sejumlah titik rawan tergenang air. Vitalis menegaskan bahwa kondisi drainase […]

  • Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial […]

expand_less