Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Minta Pengelola Kawasan Kota Tua Teluk Bayur Segera Ditetapkan

DPRD Berau Minta Pengelola Kawasan Kota Tua Teluk Bayur Segera Ditetapkan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 946
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Wakil Ketua DPRD Berau, Sumadi, meminta pemerintah daerah segera menetapkan pengelola kawasan Kota Tua Teluk Bayur.

Hal itu dinilai penting agar bangunan yang telah direnovasi menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak terbengkalai dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Menurut Sumadi, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus ruang aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun hingga kini, pemanfaatannya dinilai belum maksimal karena belum ada pengelola yang secara resmi bertanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki dan merevitalisasi bangunan di kawasan tersebut. Karena itu, keberlanjutan pengelolaannya harus segera dipastikan.

“Bangunan di kawasan Kota Tua Teluk Bayur sudah direnovasi menggunakan APBD. Jangan sampai setelah diperbaiki justru tidak dimanfaatkan dengan baik karena belum ada pengelolanya,” kata Sumadi, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, jika pengelola belum ditetapkan dalam waktu lama, dikhawatirkan bangunan yang telah direvitalisasi berpotensi kembali terbengkalai.

Sumadi pun mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menilai penentuan pengelola perlu dilakukan melalui koordinasi dengan pihak Kecamatan Teluk Bayur.

“Disbudpar bersama pihak Kecamatan Teluk Bayur perlu segera duduk bersama untuk menentukan siapa yang akan mengelola kawasan itu. Jangan sampai terlalu lama menunggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan pengelola yang jelas akan memudahkan proses pengembangan kawasan Kota Tua Teluk Bayur ke depan. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari wisata budaya hingga kegiatan ekonomi kreatif masyarakat.

“Kalau sudah ada pengelola yang jelas, tentu program pengembangannya bisa lebih terarah. Kawasan itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan wisata maupun aktivitas ekonomi masyarakat,” tutupnya (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    Bapenda Berau: Penjualan Miras Ilegal Tak Bisa Disetor ke PAD

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    BERAU – Peredaran minuman keras tanpa izin di Kabupaten Berau kembali disorot. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan, seluruh aktivitas penjualan miras ilegal tidak tercatat sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk yang diduga terjadi di Hotel Palmy. Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa lembaganya hanya dapat menarik pajak dari pelaku usaha yang memiliki legalitas […]

  • Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

    Utang Piutang Berujung Teror: Kronologi Perampokan Satu Keluarga di Samarinda

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Modus pura-pura menjadi kurir paket dipakai komplotan perampok bersenjata untuk menyatroni sebuah rumah di Jalan KH Harun Nafsi Gang Pandan, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Aksi yang menyasar satu keluarga itu kini terungkap, empat orang terduga pelaku sudah ditangkap aparat kepolisian. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan Polsek […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.244
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

  • Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    BERAU– Kualitas udara di Kabupaten Berau masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau selama 24 jam, pada 28-29 Agustus 2026. Pengukuran dilakukan di halaman Kantor DLHK Berau, Tanjung Redeb, sejak pukul 14.00 WITA pada Jumat hingga waktu yang sama pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan UPTD Laboratorium […]

  • Kantor Hingga Sekolah Diliburkan saat Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

    Kantor Hingga Sekolah Diliburkan saat Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 810
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun tak ada edaran resmi dari Dinas Pendidikan terkait libur sekolah di hari H pencoblosan Pilkada serentak 2024, namun dapat dipastikan jika semua sekolah akan libur pada 27 November 2024. “Benar itu aturan dari pusat, dimana pada hari pencoblosan menjadi libur nasional. Kami di daerah tinggal mengikuti saja,” ujar Kepala Disdik Berau, Mardiatul […]

  • Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

    Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    BERAU — Polemik pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Berau kembali mencuat. Forum BPHTB Bersama Untuk Negeri (BUN) menilai sistem penetapan pajak tanah yang diterapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau justru memberatkan masyarakat dan tidak dilakukan secara terbuka. Sorotan itu muncul karena warga mengaku tetap dibebani nilai BPHTB tinggi, meski […]

expand_less