Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau mulai memantik perhatian serius dari kalangan legislatif.

Fenomena ini dinilai sebagai tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan, mengingat anak-anak masih menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban di lingkungan tempat mereka tumbuh.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai meningkatnya kasus tersebut tidak terlepas dari kurangnya pemahaman anak mengenai hak dan batasan tubuh mereka sendiri. Ketidaktahuan ini membuat anak sering kali tidak mampu mengenali situasi yang berpotensi membahayakan.

Ia menjelaskan bahwa dalam banyak kasus yang terungkap, pelaku justru berasal dari lingkungan yang dikenal korban. Kedekatan hubungan tersebut sering dimanfaatkan untuk memuluskan tindakan pelaku sekaligus membungkam korban agar tidak berani bercerita.

“Yang sering terjadi, pelakunya justru orang yang berada di sekitar korban, bahkan dikenal dekat. Karena itu kewaspadaan harus datang dari lingkungan terdekat juga,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat anak berada dalam posisi sulit. Rasa takut, tekanan, hingga ancaman kerap membuat korban memilih diam sehingga kasus baru terungkap setelah waktu yang cukup lama.

Dampak dari kekerasan seksual terhadap anak pun tidak berhenti pada luka fisik semata. Trauma yang dialami korban berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka dalam jangka panjang. Rasa percaya diri bisa menurun dan kemampuan anak untuk berinteraksi secara sosial juga terancam terganggu hingga mereka dewasa.

Melihat situasi ini, DPRD Berau mendorong keluarga untuk mengambil peran lebih besar dalam melindungi anak. Elita menegaskan bahwa hubungan komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat penting agar anak merasa aman untuk bercerita ketika menghadapi masalah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menganggap pendidikan seksual sebagai sesuatu yang tabu untuk dibahas. Justru, pemahaman dasar mengenai tubuh dan batasan diri menjadi salah satu cara paling efektif untuk membantu anak melindungi diri.

“Anak perlu diberikan pengetahuan sejak dini tentang tubuh mereka dan batasannya. Edukasi seperti ini penting agar mereka tahu kapan harus menolak dan melapor,” ujarnya.

Lembaga pendidikan juga diharapkan dapat turut terlibat dalam upaya pencegahan. Sekolah dinilai memiliki posisi strategis untuk memberikan edukasi sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Namun, upaya tersebut membutuhkan kerja sama erat antara sekolah, pemerintah daerah, serta masyarakat agar perlindungan terhadap anak dapat berjalan lebih optimal.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

    Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Jakarta — Dari gugusan laut biru di Biduk-Biduk hingga karst menjulang di Merabu, dari danau ubur-ubur Kakaban yang tak menyengat hingga Labuan Cermin yang menyatukan asin dan tawar dalam satu pelukan air — Kabupaten Berau memiliki bentang alam yang tidak sekadar indah, tetapi juga mahal nilai ekologisnya. Kini, keindahan itu tidak lagi hanya untuk dipandang. […]

  • Jalan Gelap di Sambaliung Berau Membahayakan, Anggota DPRD Nurung Minta Tindak Lanjut Pemda

    Jalan Gelap di Sambaliung Berau Membahayakan, Anggota DPRD Nurung Minta Tindak Lanjut Pemda

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 902
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kecamatan Sambaliung kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kabupaten Berau, Nurung, meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut yang dinilainya menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga. Menurut Nurung, kondisi gelap di banyak ruas jalan di wilayah Sambaliung tidak hanya mengganggu […]

  • 10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menangkap terpidana kasus kehutanan yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) selama 10 bulan. Penangkapan dilakukan di wilayah Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Senin malam, 4 Mei 2026. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltara, Andi Sugandi, mengatakan terpidana bernama Ahmad Bin Hanapi AT (50) diamankan […]

  • Jelang Lebaran, Stok Pangan Berau Aman hingga 69 Hari—Warga Tak Perlu Panik!

    Jelang Lebaran, Stok Pangan Berau Aman hingga 69 Hari—Warga Tak Perlu Panik!

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Berau dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah menyebut stok sejumlah komoditas utama masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan mengatakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, serta daging ayam dan sapi […]

  • RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengungkap tekanan keuangan yang dihadapi RSUD Abdul Rivai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, 13 April 2026. Persoalan utama yang disorot meliputi ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja operasional, serta tingginya angka rujukan pasien ke luar daerah. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan peningkatan jumlah pasien tidak berbanding lurus […]

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

expand_less