Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

LPG Sempat Langka di Berau, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 609
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Berau memastikan ketersediaan LPG di wilayah tersebut dalam kondisi mencukupi. Kelangkaan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir disebut akibat keterlambatan distribusi pasokan.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan kondisi stok.

Menurut dia, berdasarkan keterangan dari Pertamina, pasokan LPG di Berau masih tersedia dan distribusi saat ini tengah dipercepat.

“Sudah dilakukan peninjauan langsung oleh Diskoperindag ke SPBE. Dari keterangan Pertamina, stok cukup dan saat ini sedang dimaksimalkan pendistribusiannya,” ujar Hotlan, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, kelangkaan yang terjadi dua hingga tiga hari sebelumnya bukan disebabkan kekurangan kuota, melainkan keterlambatan kapal pengangkut yang membawa pasokan dari Bosowa-Makassar ke Berau.

“Kelangkaan kemarin bukan karena kuota LPG kurang, tetapi karena distribusi dari Bosowa-Makassar ke Berau terlambat. Kapalnya terlambat datang,” katanya.

Hotlan menambahkan, keterlambatan tersebut dipengaruhi faktor di luar kendali pemerintah daerah, seperti kondisi pelayaran. Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat distribusi.

Ia menyebutkan kapal pengangkut LPG telah tiba dan pasokan mulai kembali didistribusikan ke masyarakat.

“Dua hari lalu kapal sudah tiba dan LPG sudah mulai disalurkan,” ujarnya.

Diskoperindag juga telah meminta Pertamina melakukan tambahan distribusi atau extra dropping, terutama di wilayah yang sempat mengalami kekosongan pasokan.

Selain itu, agen dan pangkalan LPG diingatkan untuk tidak menahan stok dan segera menyalurkan kepada masyarakat.

“Kami sudah ingatkan agar agen dan pangkalan langsung mendistribusikan ke masyarakat, tidak menahan di gudang,” kata Hotlan.

Ia juga menjelaskan bahwa SPBE Maluang tidak hanya melayani kebutuhan Berau, tetapi juga beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Bulungan, sehingga antrean pengisian turut memengaruhi distribusi.

Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing isu kelangkaan yang dapat memicu kepanikan.

“Bukan karena LPG kosong, tetapi ada informasi yang berkembang seolah-olah tidak ada sehingga membuat masyarakat panik,” ujarnya.(tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 387
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah pinggiran Kota Tanjung Redeb masih menjadi persoalan yang dirasakan warga. Jalan yang gelap pada malam hari dinilai tidak hanya menyulitkan pengendara, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan sekitar. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan keberadaan lampu jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar infrastruktur […]

  • Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

    Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BERAU – Pemangkasan anggaran tahun ini ikut menyeret sejumlah program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau. Beberapa kegiatan harus disesuaikan, sebagian lain dikurangi. Namun satu agenda tetap dipertahankan: pelatihan pengelolaan dasar perpustakaan, meski digelar dengan fasilitas serba terbatas. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau, Rabiatul Islamiah, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan terutama pada pos […]

  • Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    Perlu Ada Program Pendidikan Khusus untuk WBP

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, mengatakan pendidikan menjadi salah satu akses yang harus dirasakan secara merata oleh warga negara Indonesia, tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Kabupaten Berau. Menurutnya, Pemerintah Daerah seharusnya menyediakan program pendidikan khusus bagi mereka. “Kan ada pendidikan seperti Paket A, B, dan C […]

  • Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    Berau Coal Dapat IUPK, Waris Minta Pemda Tidak Hanya Andalkan CSR dan Royalti

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PT Berau Coal resmi memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai kelanjutan operasi kontrak/perjanjian masing-masing untuk jangka waktu paling lama 10 tahun. PT Berau Coal sebelumnya, memulai usaha penambangan pada 26 April 1983, setelah memperoleh Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sesuai dengan surat No. 178.K/40.00/DJG/205. Adapun luas area konsesi PT Berau […]

  • Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Ketua DPRD Berau, Madri Pani, menyoroti penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di wilayahnya yang dinilai belum tepat sasaran. Ia mendesak Pemkab Berau untuk melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat tidak mampu agar bansos dapat tersalurkan secara merata. “Data yang ada harus dicek ulang agar pembagian bansos dapat merata dan tersalur ke masyarakat yang […]

  • Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tradisi Irau Manutung Jukut yang identik dengan kegiatan membakar ikan bersama dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tidak tercantum dalam Calendar of Event Berau 2026. Agenda budaya yang setiap tahun dinantikan masyarakat tersebut sebelumnya juga sempat ditiadakan pada 2025. Kondisi itu membuat warga kembali mempertanyakan kepastian pelaksanaan […]

expand_less