Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

Hutan Mangrove Pulau Besing Terancam, Bekantan Bisa Tinggalkan Habitatnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 375
  • print Cetak

BERAU — Pemerintah daerah menaruh perhatian pada kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur. Kawasan ini dikenal sebagai habitat utama bekantan, primata endemik yang menjadi ikon satwa khas Berau.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, menekankan pentingnya menjaga kondisi hutan bakau agar tetap alami dan tidak mengalami kerusakan. Menurut dia, keberlangsungan habitat menjadi kunci utama bagi kelestarian populasi bekantan di wilayah tersebut.

“Kita berharap Pulau Besing tidak merambah hutannya, supaya bekantan itu tetap betah di pulau itu,” ujarnya, Rabu (29/4/26).

Pulau Besing selama ini menjadi rumah bagi ratusan bekantan yang hidup di kawasan mangrove. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu lokasi dengan populasi bekantan terbanyak di Kabupaten Berau.

Meski demikian, Samsiah menyebut keberadaan bekantan tidak hanya ditemukan di Pulau Besing. Satwa itu juga dapat dijumpai di kawasan lain, seperti wisata susur sungai mangrove di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, meskipun populasinya tidak sebanyak di Pulau Besing.

“Di beberapa tempat juga ada, seperti di Tembudan, tapi memang tidak sebanyak di Pulau Besing,” jelasnya.

Potensi wisata berbasis alam ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Aktivitas bekantan dapat disaksikan secara langsung, terutama saat sore hari melalui kegiatan susur sungai di kawasan mangrove.

“Kalau di Pulau Besing, saat senja itu biasanya cukup banyak terlihat,” tambahnya.

Namun, ia menegaskan bahwa kelestarian habitat tetap menjadi faktor penentu. Upaya masyarakat untuk menghindari penebangan hutan dinilai sangat berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Samsiah juga mengingatkan bahwa bekantan memiliki kemampuan berpindah habitat jika merasa terancam. Satwa tersebut bahkan dapat berenang menyeberangi sungai untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

“Kalau kehilangan pohon-pohon besar sebagai tempat tinggal, bekantan bisa berpindah ke pulau lain untuk mencari habitat yang lebih layak,” ungkapnya.

Karena itu, menjaga kelestarian hutan mangrove di Pulau Besing tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga untuk mempertahankan keberadaan bekantan sebagai kekayaan hayati daerah. Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar kawasan tersebut tetap terjaga sekaligus mendukung pengembangan ekowisata di Berau. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    Pemuda Berau Dipacu Jadi Pilar Pembangunan, Sumpah Pemuda Jadi Titik Awal

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, yang jatuh pada Senin, 28 Oktober 2024. Upacara berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Berau di Jalan APT Pranoto 1, Tanjung Redeb, dihadiri berbagai kalangan sebagai wujud peringatan sejarah besar yang menandai semangat persatuan pemuda dalam membangun bangsa. Penjabat Sementara (Pjs) […]

  • Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.845
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah sempat menghilang beberapa waktu lalu, LPG 3 kilogram atau gas melon mulai terlihat lagi di toko-toko pengecer di Kabupaten Berau. Namun, seperti biasanya, usai menghilang, harga jual gas melon ini melambung. “Tadi saya dapat harga Rp40 ribu, tapi ternyata pas beli lagi sudah di harga Rp45 ribu. Padahal biasanya hanya Rp30 […]

  • Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 446
    • 0Komentar

    BERAU — Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sambaliung terus memutar otak untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas perikanan di TPI Tanjung Batu. Upaya tersebut dilakukan meski fasilitas penunjang masih jauh dari kata ideal. Pelaksana Tugas Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, mengatakan kontribusi PAD dari TPI Tanjung Batu telah diatur secara resmi melalui […]

  • Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia. Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan […]

  • DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama instansi terkait untuk lebih rutin melaksanakan normalisasi drainase di wilayah perkotaan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan sejumlah titik rawan tergenang air. Vitalis menegaskan bahwa kondisi drainase […]

  • Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam menjaga budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 yang dirangkai dengan rapat kerja organisasi, Jumat (22/5/2026). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

expand_less