Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menempatkan isu perbatasan sebagai salah satu titik krusial dalam rekomendasi tersebut. Menurut dia, meski urusan perbatasan berada di ranah pemerintah pusat, provinsi tetap tak bisa lepas tangan.

“Masalah perbatasan ini memang kewenangan pusat, bukan provinsi. Tapi kita berharap ada kebijakan gubernur untuk membantu karena ini masih wilayah kita,” ujar Achmad Djufrie, Senin (11/5).

Djufrie menjelaskan, 21 rekomendasi yang disodorkan bukan sekadar catatan administratif, melainkan rangkuman keluhan warga dan hasil pengamatan langsung para legislator di lapangan. Karena itu, ia mendesak pemerintah provinsi menindaklanjuti seluruh poin dengan keseriusan penuh.

“Dari 21 rekomendasi itu kita minta gubernur serius menanganinya. Ini masukan dari masyarakat dan kami lihat langsung memang benar kondisinya,” katanya.

Dalam dokumen rekomendasi tersebut, DPRD menilai alokasi pembangunan jalan dalam APBD 2025 belum menjangkau secara optimal kawasan perbatasan seperti Apo Kayan, Bahau Hulu, Long Pujungan, serta sejumlah wilayah terpencil lain. DPRD meminta pemerintah provinsi aktif mengupayakan tambahan sokongan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN, agar percepatan pembangunan akses jalan di kawasan itu bisa terwujud.

Sorotan DPRD tidak berhenti di infrastruktur perbatasan. Sejumlah sektor pelayanan dasar ikut diulas, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, hingga kualitas pelayanan publik.

Untuk sektor kesehatan, DPRD menuntut peningkatan mutu alat kesehatan di RSUD dr. H. Jusuf SK sekaligus penambahan fasilitas pelayanan rumah sakit. Dewan juga mendorong agar pembangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) ditunda sementara, sehingga anggaran yang ada dapat dialihkan terlebih dahulu untuk pemenuhan ruang-ruang pelayanan rumah sakit yang dianggap lebih mendesak.

Di bidang pendidikan, DPRD menekankan percepatan penyelesaian pembangunan beberapa sekolah, antara lain SMKN 4 Tarakan dan penimbunan lahan SMAN 5 Tarakan. Selain itu, legislatif mendorong penambahan anggaran program Beasiswa Kaltara Unggul agar jangkauan penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa di Kalimantan Utara semakin luas.

Menanggapi sederet catatan tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyatakan pemerintah provinsi tetap berupaya menangani pembangunan di wilayah perbatasan, meski beban pendanaannya dinilai sangat besar.

“Kalau mau menuntaskan masalah perbatasan dengan anggaran triliunan mungkin bisa selesai dalam dua sampai tiga tahun. Tapi semua harus bertahap karena wilayah pesisir juga perlu diperhatikan, jadi harus seimbang,” jelas Ingkong Ala.

Ingkong menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan dan daerah tertinggal lainnya di Kalimantan Utara.

“Kami sangat berharap penanganan pembangunan infrastruktur menjadi tugas bersama baik itu kami (Pemprov) dan juga pemerintah pusat untuk menyelesaikan infrastruktur perbatasan,” tutup Ingkong. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.164
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen pertama yang ada di Berau. Proyek dengan luas lahan sekitar 12 hektare itu ditargetkan dibangun pada tahun 2027 dengan dua lokasi alternatif. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengungkapkan bahwa ada dua lahan yang masih dalam pembahasan teknis, yakni wilayah […]

  • Hunian Membludak, Rutan Tanjung Redeb Kini Diisi Lebih dari Dua Kali Kapasitas

    Hunian Membludak, Rutan Tanjung Redeb Kini Diisi Lebih dari Dua Kali Kapasitas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb mengalami kelebihan kapasitas hunian. Jumlah warga binaan yang ditampung saat ini tercatat lebih dari dua kali lipat dari daya tampung ideal. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanjung Redeb, Danur, mengatakan hingga 11 Maret 2026 jumlah penghuni rutan mencapai 611 orang. Sementara kapasitas normal rutan kelas […]

  • Gerakan Hijau Berau: Bupati Ajak Warga Tanam Pohon Demi Anak Cucu

    Gerakan Hijau Berau: Bupati Ajak Warga Tanam Pohon Demi Anak Cucu

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengajak seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP untuk aktif melakukan gerakan menanam pohon “Satu Orang Satu Pohon”. Langkah ini dinilai sangat penting demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana banjir yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi di Kabupaten Berau. Dalam pernyataannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa gerakan […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Warga Manfaatkan Diskon PBB Sebelum September Berakhir

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Warga Manfaatkan Diskon PBB Sebelum September Berakhir

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kebijakan diskon Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Berau terbukti efektif mendorong kesadaran masyarakat untuk melunasi kewajibannya. Hingga 8 September 2025, realisasi penerimaan PBB-P2 tercatat Rp2,76 miliar atau 50,2 persen dari target Rp5,5 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, mengatakan tren penerimaan pajak meningkat tajam […]

  • Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Penghapusan tenaga kerja kontrak atau honorer yang berakibat pada kurangnya jumlah pegawai di beberapa OPD, hingga menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan, menjadi sorotan para wakil rakyat. Meskipun ada perekrutan CPNS, hal itu dianggap belum mampu menjawab permasalahan ini. “Penerapan sistem kontrak kerja bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di […]

expand_less