Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menempatkan isu perbatasan sebagai salah satu titik krusial dalam rekomendasi tersebut. Menurut dia, meski urusan perbatasan berada di ranah pemerintah pusat, provinsi tetap tak bisa lepas tangan.

“Masalah perbatasan ini memang kewenangan pusat, bukan provinsi. Tapi kita berharap ada kebijakan gubernur untuk membantu karena ini masih wilayah kita,” ujar Achmad Djufrie, Senin (11/5).

Djufrie menjelaskan, 21 rekomendasi yang disodorkan bukan sekadar catatan administratif, melainkan rangkuman keluhan warga dan hasil pengamatan langsung para legislator di lapangan. Karena itu, ia mendesak pemerintah provinsi menindaklanjuti seluruh poin dengan keseriusan penuh.

“Dari 21 rekomendasi itu kita minta gubernur serius menanganinya. Ini masukan dari masyarakat dan kami lihat langsung memang benar kondisinya,” katanya.

Dalam dokumen rekomendasi tersebut, DPRD menilai alokasi pembangunan jalan dalam APBD 2025 belum menjangkau secara optimal kawasan perbatasan seperti Apo Kayan, Bahau Hulu, Long Pujungan, serta sejumlah wilayah terpencil lain. DPRD meminta pemerintah provinsi aktif mengupayakan tambahan sokongan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN, agar percepatan pembangunan akses jalan di kawasan itu bisa terwujud.

Sorotan DPRD tidak berhenti di infrastruktur perbatasan. Sejumlah sektor pelayanan dasar ikut diulas, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, hingga kualitas pelayanan publik.

Untuk sektor kesehatan, DPRD menuntut peningkatan mutu alat kesehatan di RSUD dr. H. Jusuf SK sekaligus penambahan fasilitas pelayanan rumah sakit. Dewan juga mendorong agar pembangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) ditunda sementara, sehingga anggaran yang ada dapat dialihkan terlebih dahulu untuk pemenuhan ruang-ruang pelayanan rumah sakit yang dianggap lebih mendesak.

Di bidang pendidikan, DPRD menekankan percepatan penyelesaian pembangunan beberapa sekolah, antara lain SMKN 4 Tarakan dan penimbunan lahan SMAN 5 Tarakan. Selain itu, legislatif mendorong penambahan anggaran program Beasiswa Kaltara Unggul agar jangkauan penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa di Kalimantan Utara semakin luas.

Menanggapi sederet catatan tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyatakan pemerintah provinsi tetap berupaya menangani pembangunan di wilayah perbatasan, meski beban pendanaannya dinilai sangat besar.

“Kalau mau menuntaskan masalah perbatasan dengan anggaran triliunan mungkin bisa selesai dalam dua sampai tiga tahun. Tapi semua harus bertahap karena wilayah pesisir juga perlu diperhatikan, jadi harus seimbang,” jelas Ingkong Ala.

Ingkong menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan dan daerah tertinggal lainnya di Kalimantan Utara.

“Kami sangat berharap penanganan pembangunan infrastruktur menjadi tugas bersama baik itu kami (Pemprov) dan juga pemerintah pusat untuk menyelesaikan infrastruktur perbatasan,” tutup Ingkong. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    Minim Antisipasi, Sekolah di Berau Belum Dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan delapan ruang kelas di SMPN 1 Segah menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan untuk menghadapai bencana di lingkungan sekolah. Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mengakui hingga kini seluruh sekolah yang ada di Berau belum di alat darurat seperti APAR. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai keberadaan APAR seharusnya menjadi kebutuhan mendesak, […]

  • Pjs Bupati Berau: Kolaborasi Pemerintah dan UMKM Kunci Sukses Inovasi Ikan Kaleng

    Pjs Bupati Berau: Kolaborasi Pemerintah dan UMKM Kunci Sukses Inovasi Ikan Kaleng

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau baru-baru ini meluncurkan produk olahan ikan dalam kaleng yang diproduksi oleh salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Produk ikan kaleng ini menjadi inovasi pertama di Kalimantan Timur yang memanfaatkan potensi sektor perikanan daerah setempat. Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, […]

  • Bupati Sri Juniarsih: Program Bintalsik Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Berau

    Bupati Sri Juniarsih: Program Bintalsik Dorong Peningkatan Kapasitas SDM Berau

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kegiatan Bintalsik untuk Pelatihan Operator dan Mekanik Magang PT PAMA berakhir pada Sabtu (14/9/2024), dengan acara penutupan yang berlangsung di Markas Kodim 0902/BRU. Pelatihan ini memfokuskan pada pengembangan keterampilan teknis dan sikap profesional, termasuk kedisiplinan waktu. Bayu Setyawan, Perwakilan Manajemen Project Manager PAMA BRCG, menegaskan komitmen perusahaan dalam merekrut tenaga kerja lokal, […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 728
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • DPRD Dorong Promosi Digital dan Kolaborasi Besar-Besaran Antar-OPD

    DPRD Dorong Promosi Digital dan Kolaborasi Besar-Besaran Antar-OPD

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kabupaten Berau memiliki laut biru, pulau-pulau eksotis, budaya yang hidup, serta desa wisata yang mulai tumbuh. Namun semua keindahan itu tak akan berarti bila hanya tersimpan menjadi cerita. Menjelang akhir tahun 2025, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto kembali menegaskan satu pesan penting: Berau harus bergerak, memperkenalkan diri, dan mempromosikan pariwisata dengan […]

  • Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BERAU – Pada Rabu malam, 6 Mei 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb melaksanakan razia mendadak di area hunian para narapidana. Razia, yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA, bertujuan untuk menyisir barang-barang milik penghuni dengan harapan tidak ada benda terlarang yang berhasil masuk ke dalam sel. Kegiatan ini dipimpin oleh Winarno, Pelaksana Harian […]

expand_less