Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi penulis yang ingin karyanya diterbitkan dan masuk ke perpustakaan. Namun, dari sekian banyak naskah yang diajukan, dukungan lebih diarahkan pada buku-buku yang mengangkat kekhasan lokal Berau.

Menurut Arliana, selama ini justru novel yang paling sering diajukan penulis untuk difasilitasi. Padahal, koleksi yang masih minim di rak perpustakaan adalah buku-buku yang mendokumentasikan kekayaan lokal daerah.

“Kalau novel kan sudah banyak. Yang kita kekurangan justru buku-buku konten lokal Berau, terutama tentang budaya dan sejarah Berau,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Sejumlah judul yang sudah berhasil diterbitkan dengan dukungan Dispusip antara lain 20 Karya terbaik tentang Berau, Antologi Pantun Barrau, Kamus Bahasa Barrau, Sanni Mamanda, Susuran Bua Kalumbun, Issi Ruma dan Issi Tana, Syair Badiwa, hingga kumpulan puisi karya Saprudin Ithur yang menggambarkan alam Kabupaten Berau dan Kumpulan Puisi Labuan Cermin Karya Yuli Eka Sari tentang budaya masyarakat dan wisata Berau.

Selain itu, Dispusip juga pernah membukukan karya peserta pelatihan menulis (Klub Penulis Cilik) dalam buku berjudul Makna diantara Sejumput Cerita Anak di Bumi Batiwakkal. Buku tersebut memuat pengalaman keseharian anak-anak di Kabupaten Berau, mulai dari kunjungan ke objek wisata lokal, cerita di sekolah, hingga aktivitas di Pasar Ramadan.

Arliana menilai bentuk cerita seperti itu efektif untuk memperkenalkan daerah kepada generasi muda. Tahun ini, Dispusip kembali mendorong penerbitan buku sejarah lokal berjudul Burakat Banua. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah cetak masih jauh dari ideal.

“Kadang dalam satu tahun hanya dua buku, bahkan tahun ini baru satu judul dengan 80 eksemplar,” ungkapnya pada Kamis (14/05/2026).

Ia memaparkan, setiap judul yang dicetak umumnya diproduksi minimal 50 eksemplar. Buku-buku itu kemudian didistribusikan ke perpustakaan sekolah, perpustakaan kampung, perpustakaan khusus, hingga komunitas literasi di Berau.

Keterbatasan anggaran juga berimbas pada pencetakan Kamus Bahasa Barrau. Padahal, kata Arliana, Bahasa Barrau sudah masuk ke dalam materi muatan lokal di sekolah-sekolah.

“Mestinya kalau bahasa daerah sudah masuk pembelajaran, sarana pendukung seperti Kamus Bahasa Barrau juga diperbanyak sehingga bisa dibagikan ke seluruh Perpustakaan Sekolah yang ada di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Terkait biaya, Arliana menyebut harga penerbitan satu buku berkisar Rp80 ribu per eksemplar. Karena itu, jumlah judul yang bisa diterbitkan setiap tahun sangat bergantung pada besaran anggaran yang diterima Dispusip Berau. (*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

  • KKP Turun Lapangan, Usulan Koperasi Nelayan Merah Putih Berau Masih Menunggu Putusan

    KKP Turun Lapangan, Usulan Koperasi Nelayan Merah Putih Berau Masih Menunggu Putusan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Perikanan Kabupaten Berau masih menunggu hasil survei dan penilaian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait usulan pembentukan Koperasi Nelayan Merah Putih di sejumlah kampung pesisir.   Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan survei lapangan telah dilakukan oleh tim yang ditunjuk KKP dengan melibatkan unsur perguruan tinggi. Tim tersebut berasal […]

  • Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Jakarta – Beredar dokumen Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berisi instruksi Siaga 1 ke seluruh prajurit. Perintah ini sebagai bentuk antisipasi perkembangan dan situasi global saat ini, khususnya di Timur Tengah. Telegram dengan Nomor TR/283/2026 ditekan oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, tertulis bahwa telegram […]

  • Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    Presiden Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Menteri Sosial Gantikan Risma

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Menteri Sosial (Mensos) di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2024). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 102P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan 2019-2024 yang dibacakan […]

  • HIU PAUS ( WWF-Indonesia)

    Hiu Paus Menarik Wisatawan: Tantangan dan Peluang di Berau

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    BERAU — Kehadiran hiu paus di perairan Kabupaten Berau telah menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun asing, dan semakin menjadi daya tarik utama dalam sektor pariwisata daerah. Namun, di balik popularitasnya, muncul kekhawatiran akan ancaman terhadap ekosistem yang rentan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budi Santosa, menilai bahwa fenomena hiu paus menarik […]

  • Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang dijalankan di Kabupaten Berau, bisa menjadi salah satu upaya mengubah perpustakaan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Membuka sosialisasi Program TPBIS dalam mengembangkan perpustakaan, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan. “Saya berharap program ini […]

expand_less