Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

  • account_circle admin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 26
  • print Cetak

BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi penulis yang ingin karyanya diterbitkan dan masuk ke perpustakaan. Namun, dari sekian banyak naskah yang diajukan, dukungan lebih diarahkan pada buku-buku yang mengangkat kekhasan lokal Berau.

Menurut Arliana, selama ini justru novel yang paling sering diajukan penulis untuk difasilitasi. Padahal, koleksi yang masih minim di rak perpustakaan adalah buku-buku yang mendokumentasikan kekayaan lokal daerah.

“Kalau novel kan sudah banyak. Yang kita kekurangan justru buku-buku konten lokal Berau, terutama tentang budaya dan sejarah Berau,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Sejumlah judul yang sudah berhasil diterbitkan dengan dukungan Dispusip antara lain 20 Karya terbaik tentang Berau, Antologi Pantun Barrau, Kamus Bahasa Barrau, Sanni Mamanda, Susuran Bua Kalumbun, Issi Ruma dan Issi Tana, Syair Badiwa, hingga kumpulan puisi karya Saprudin Ithur yang menggambarkan alam Kabupaten Berau dan Kumpulan Puisi Labuan Cermin Karya Yuli Eka Sari tentang budaya masyarakat dan wisata Berau.

Selain itu, Dispusip juga pernah membukukan karya peserta pelatihan menulis (Klub Penulis Cilik) dalam buku berjudul Makna diantara Sejumput Cerita Anak di Bumi Batiwakkal. Buku tersebut memuat pengalaman keseharian anak-anak di Kabupaten Berau, mulai dari kunjungan ke objek wisata lokal, cerita di sekolah, hingga aktivitas di Pasar Ramadan.

Arliana menilai bentuk cerita seperti itu efektif untuk memperkenalkan daerah kepada generasi muda. Tahun ini, Dispusip kembali mendorong penerbitan buku sejarah lokal berjudul Burakat Banua. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah cetak masih jauh dari ideal.

“Kadang dalam satu tahun hanya dua buku, bahkan tahun ini baru satu judul dengan 80 eksemplar,” ungkapnya pada Kamis (14/05/2026).

Ia memaparkan, setiap judul yang dicetak umumnya diproduksi minimal 50 eksemplar. Buku-buku itu kemudian didistribusikan ke perpustakaan sekolah, perpustakaan kampung, perpustakaan khusus, hingga komunitas literasi di Berau.

Keterbatasan anggaran juga berimbas pada pencetakan Kamus Bahasa Barrau. Padahal, kata Arliana, Bahasa Barrau sudah masuk ke dalam materi muatan lokal di sekolah-sekolah.

“Mestinya kalau bahasa daerah sudah masuk pembelajaran, sarana pendukung seperti Kamus Bahasa Barrau juga diperbanyak sehingga bisa dibagikan ke seluruh Perpustakaan Sekolah yang ada di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Terkait biaya, Arliana menyebut harga penerbitan satu buku berkisar Rp80 ribu per eksemplar. Karena itu, jumlah judul yang bisa diterbitkan setiap tahun sangat bergantung pada besaran anggaran yang diterima Dispusip Berau. (*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 518
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jumlah pendatang yang masuk ke Kabupaten Berau semakin banyak. Namun, banyak yang ternyata tidak memiliki identitas valid. Masalah ini pun menimbulkan permasalahan baru khususnya dalam hal sosial. “Ini juga jadi pekerjaan rumah bagi Dinas Sosial (Dinsos) Berau. Karena pendatang yang masuk tanpa identitas resmi akhirnya terlantar, akan susah dibantu,” terang Kadinsos Berau, […]

  • Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BERAU – Kasus asusila yang melibatkan seorang paman kandung terhadap keponakannya kembali memasuki babak baru di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (29/4), terungkap fakta bahwa korban yang baru berusia 15 tahun kini tengah mengandung dengan usia kehamilan lima bulan. Juru Bicara PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Bowo, menyampaikan bahwa […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • AMPPH Desak Kadis PU Berau Diperiksa

    AMPPH Desak Kadis PU Berau Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tahun ini menganggarkan Rp 122,9 miliar untuk penanganan banjir di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Dalam anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan drainase kawasan permukiman dan peningkatan jalan. Namun proyek itu menjadi sorotan Aliansi Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (AMPPH) Kaltim. Pasalnya, […]

  • Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    Jembatan Baeley di Segah: Alternatif Sementara untuk Akses Warga

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan segera membangun jembatan baeley atau jembatan sementara di Kampung Long Ayan, Kecamatan Segah. Rencana ini merupakan respon atas usulan pemerintah kampung yang menginginkan solusi cepat untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan. Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengungkapkan, […]

  • Dana Pelatihan Kerja Diduga Diselewengkan, Kasus BLKI Balikpapan Meledak ke Publik

    Dana Pelatihan Kerja Diduga Diselewengkan, Kasus BLKI Balikpapan Meledak ke Publik

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Praktik dugaan korupsi di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan akhirnya terbongkar. Polda Kalimantan Timur melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mengungkap dua perkara berbeda yang sama-sama berkaitan dengan pengelolaan anggaran di lembaga tersebut. Pengungkapan ini menjadi sorotan karena menyangkut anggaran yang seharusnya digunakan untuk mendukung peningkatan […]

expand_less