Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 1.311
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim laju inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama pada kelompok pangan. Di balik angka yang relatif terkendali itu, pemerintah daerah tetap memasang kuda-kuda: stok bahan pokok diamankan, produksi pertanian digenjot.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya tidak termasuk yang mengkhawatirkan jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten dan kota lain. Namun ia menegaskan, kondisi tersebut bukan alasan untuk lengah menghadapi potensi gejolak harga bahan makanan.

“Jadi Berau itu selalu berada di tengah-tengah. Ya, tapi kita tetap harus waspada untuk mengurangi inflasi,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Salah satu penyangga utama stabilitas harga menurut Sri adalah ketersediaan beras di gudang Bulog. Pemerintah daerah memantau stok beras yang masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan mencatat cadangan yang ada tahun ini mencapai sekitar 100 ton.

“Ini beras yang tersedia di Bulog itu ada sekitar 100 ton untuk tahun ini,” katanya.

Di luar pengamanan stok, Pemkab Berau juga mengandalkan penguatan produksi di tingkat petani. Program tanam disiapkan di sejumlah wilayah untuk menjaga pasokan pangan. Untuk periode Mei hingga Juli 2026, rencana tanam yang sudah dipetakan kurang lebih seluas 2.000 hektare.

“Untuk bulan Mei dan bulan Juli 2026 itu sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.

Tidak hanya beras, pemerintah daerah turut mengamankan komoditas lain yang rentan memicu inflasi. Jagung disebut berada dalam posisi aman dengan ketersediaan sekitar 1.000 ton. Sementara untuk cabai, Berau mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Pertanian.

“Kemudian untuk jagung sendiri, kita sudah standby di sini 1.000 ton. Kemudian untuk bantuan dari Kementerian Pertanian kepada Berau itu ada sekitar 5 hektare cabai,” ungkap Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, pengembangan tanaman cabai juga berlangsung di wilayah Talisayan. Di sisi lain, pemerintah daerah mendorong partisipasi warga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai secara mandiri. Langkah ini diharapkan bisa membantu mencukupi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus meredam tekanan inflasi dari sisi konsumsi.

“Tentu juga, kami juga menyarankan mungkin bisa lewat kecamatan dan kepala kampung, dinas yang terkait untuk mandiri menanam cabai di rumah. Karena paling tidak itu untuk kebutuhan rumah tangga,” tutupnya. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    Masalah Pengelolaan Tenaga Honorer di Berau: Banyak Non-Teknis dan Kurangnya Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 941
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi II DPRD Berau, Ratna, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer di Kabupaten Berau sangat tinggi meskipun sebagian besar tenaga tersebut hanya memiliki peran non teknis. Menurutnya, banyak tenaga honorer yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan dalam pekerjaan seperti administrasi, satpam, cleaning service, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang tidak bersifat […]

  • Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memperkuat ekosistem industri cokelat lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kreatif berbasis potensi kampung. Tahun ini, perhatian diarahkan pada penguatan UMKM pengolah kakao agar mampu menghasilkan produk yang lebih variatif, kompetitif, dan memiliki nilai budaya lokal sebagai identitas daerah. Kepala Diskoperindag […]

  • Bupati Berau Jadi Korwil Apkasi, Siap Bawa Aspirasi Kaltim ke Level Nasional

    Bupati Berau Jadi Korwil Apkasi, Siap Bawa Aspirasi Kaltim ke Level Nasional

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Timur dalam kepengurusan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) untuk periode 2025–2030. Penunjukan ini menandai pengakuan terhadap peran kepemimpinan perempuan pertama di Kabupaten Berau itu di level nasional. Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Korwil Apkasi yang berlangsung di Sekretariat Apkasi, Jakarta […]

  • Diskominfo Berau Dorong Percepatan Migrasi TV Digital

    Diskominfo Berau Dorong Percepatan Migrasi TV Digital

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Migrasi siaran televisi dari analog ke digital kini resmi diberlakukan secara nasional. Namun di Kabupaten Berau, proses transisi menuju siaran digital masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada kesiapan perangkat dan pemahaman masyarakat di kampung-kampung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa layanan TV analog sudah sepenuhnya dihentikan sesuai […]

  • Tak Hanya Soal Disiplin, Bupati Berau Tekankan Persiapan RS Baru dan Pengawasan Malam Hari

    Tak Hanya Soal Disiplin, Bupati Berau Tekankan Persiapan RS Baru dan Pengawasan Malam Hari

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau menekankan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam apel perdana pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin, 30 Maret 2026. Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh ASN kembali bekerja optimal setelah menjalani Ramadan dan cuti Lebaran. Ia menegaskan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus mengutamakan kepentingan publik […]

  • 17 Subsektor Ekraf Dipetakan, Berau Tetapkan 6 Fokus Unggulan untuk Dipercepat

    17 Subsektor Ekraf Dipetakan, Berau Tetapkan 6 Fokus Unggulan untuk Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb —  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi Kreatif yang dirangkaikan dengan workshop bertema Berau Menuju Kota Kreatif, Selasa (28/10). Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan penguatan strategi agar Berau mampu bersaing dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan ekonomi kreatif bukan hanya soal ide, […]

expand_less