Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 1.337
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim laju inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama pada kelompok pangan. Di balik angka yang relatif terkendali itu, pemerintah daerah tetap memasang kuda-kuda: stok bahan pokok diamankan, produksi pertanian digenjot.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya tidak termasuk yang mengkhawatirkan jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten dan kota lain. Namun ia menegaskan, kondisi tersebut bukan alasan untuk lengah menghadapi potensi gejolak harga bahan makanan.

“Jadi Berau itu selalu berada di tengah-tengah. Ya, tapi kita tetap harus waspada untuk mengurangi inflasi,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Salah satu penyangga utama stabilitas harga menurut Sri adalah ketersediaan beras di gudang Bulog. Pemerintah daerah memantau stok beras yang masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan mencatat cadangan yang ada tahun ini mencapai sekitar 100 ton.

“Ini beras yang tersedia di Bulog itu ada sekitar 100 ton untuk tahun ini,” katanya.

Di luar pengamanan stok, Pemkab Berau juga mengandalkan penguatan produksi di tingkat petani. Program tanam disiapkan di sejumlah wilayah untuk menjaga pasokan pangan. Untuk periode Mei hingga Juli 2026, rencana tanam yang sudah dipetakan kurang lebih seluas 2.000 hektare.

“Untuk bulan Mei dan bulan Juli 2026 itu sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.

Tidak hanya beras, pemerintah daerah turut mengamankan komoditas lain yang rentan memicu inflasi. Jagung disebut berada dalam posisi aman dengan ketersediaan sekitar 1.000 ton. Sementara untuk cabai, Berau mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Pertanian.

“Kemudian untuk jagung sendiri, kita sudah standby di sini 1.000 ton. Kemudian untuk bantuan dari Kementerian Pertanian kepada Berau itu ada sekitar 5 hektare cabai,” ungkap Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, pengembangan tanaman cabai juga berlangsung di wilayah Talisayan. Di sisi lain, pemerintah daerah mendorong partisipasi warga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai secara mandiri. Langkah ini diharapkan bisa membantu mencukupi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus meredam tekanan inflasi dari sisi konsumsi.

“Tentu juga, kami juga menyarankan mungkin bisa lewat kecamatan dan kepala kampung, dinas yang terkait untuk mandiri menanam cabai di rumah. Karena paling tidak itu untuk kebutuhan rumah tangga,” tutupnya. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    Pemkab Berau Perkuat Fondasi Ekonomi Baru: Perkebunan dan Potensi Kampung Jadi Andalan Masa Depan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata fondasi transisi ekonomi jangka panjang sebagai respons atas menurunnya kontribusi sektor pertambangan di masa depan. Dalam peta besar pembangunan itu, sektor perkebunan diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama yang mampu menopang kestabilan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pendapatan masyarakat kampung. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, […]

  • Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 933
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah meningkatnya kecemasan publik soal pergaulan bebas di kalangan remaja, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menilai ada persoalan lain yang tak kalah mendesak, terbatasnya ruang kegiatan positif bagi generasi muda di Bumi Batiwakkal. Oktavia mengatakan bahwa seruan kepada orang tua untuk memperketat pengawasan memang penting, tetapi tidak cukup. Pemerintah, menurutnya, […]

  • Kios Pangan Siap Fasilitasi Penjualan Hasil Petani Berau

    Kios Pangan Siap Fasilitasi Penjualan Hasil Petani Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 789
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Berau terus berupaya menekan inflasi yang masih cukup tinggi, salah satunya dengan mengaktifkan kios pangan. Sudah ada sejak 2018 lalu, kios pangan yang berada di kantor Dinas Pangan Jalan Murjani I Tanjung Redeb, siap memfasilitasi para petani lokal Berau. Diresmikan sejak Oktober 2024 lalu, kios pangan ini menampung hasil petani Berau, […]

  • Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Stunting menjadi salah satu masalah yang terus menjadi perhatian, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten. Untuk Kabupaten Berau sendiri, angka stunting yang masih cukup tinggi juga menjadi fokus utama. Di masa kepemimpinan Sri Juniarsih, kasus stunting menjadi keseriusan yang terus diupayakan agar angkanya bisa turun. Bahkan, di setiap kesempatan saat melakukan kunjungan baik […]

  • Ketua PDKT Berau Marjinus Ugin Resmi Bergabung ke PSI

    Ketua PDKT Berau Marjinus Ugin Resmi Bergabung ke PSI

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    BERAU – Ketua Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Kabupaten Berau, Marjinus Ugin, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bergabungnya tokoh masyarakat yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan tersebut dinilai menjadi tambahan kekuatan bagi PSI di Kabupaten Berau. Marjinus Ugin mengatakan, keputusannya bergabung dengan PSI didasari kesamaan pandangan terkait semangat perubahan, […]

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

expand_less