Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Mobilitas Laut Diawasi, Bulungan Tegaskan Kesiapsiagaan di Tengah Isu Hantavirus

Mobilitas Laut Diawasi, Bulungan Tegaskan Kesiapsiagaan di Tengah Isu Hantavirus

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Kabar seorang warga Kanada yang terdeteksi positif Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius sempat memicu kecemasan publik. Isu itu ikut merambat hingga ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, yang menjadi salah satu daerah dengan mobilitas laut cukup tinggi.

Di tengah kekhawatiran tersebut, Dinas Kesehatan Bulungan memastikan belum ada satu pun kasus Hantavirus ditemukan di wilayah mereka. Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sunjono, menegaskan situasi masih terkendali, meski kewaspadaan tetap dinaikkan.

“Kalau di Bulungan ini kasusnya tidak ada. Kasus pertama itu terjadi di kapal pesiar, dan kami sudah melakukan deteksi dini serta meneruskan edaran dari Kementerian Kesehatan ke seluruh puskesmas,” jelas Imam, Senin (18/5).

Imam menjelaskan, sejak informasi kasus di kapal pesiar mencuat, Dinas Kesehatan langsung mengaktifkan mekanisme penanganan penyakit menular. Puskesmas dan dinas kesehatan di tingkat kabupaten digerakkan untuk memantau kemungkinan adanya gejala yang mengarah ke Hantavirus.

“Setiap penyakit menular itu sudah ada SOP-nya. Kami punya tim surveilans di puskesmas dan di dinas kesehatan untuk memantau dan merespons dengan cepat,” tambahnya.

Meski belum ditemukan kasus, Imam menyoroti wilayah dengan pergerakan orang yang tinggi, terutama jalur transportasi laut, sebagai titik yang harus terus diawasi. Mobilitas dari dan ke luar daerah dinilai berpotensi menjadi pintu masuk penyakit.

“Kami tetap waspada di daerah dengan mobilitas tinggi, terutama transportasi laut. Tapi masyarakat tidak perlu panik, yang penting tetap waspada,” tegas Imam.

Ia menerangkan, Hantavirus pada umumnya ditularkan melalui tikus, namun tidak semua tikus membawa virus tersebut. Penularan biasanya terjadi ketika manusia terpapar urine, kotoran, atau air liur tikus, baik yang terhirup maupun tersentuh.

“Tidak semua tikus berpotensi menularkan. Biasanya berasal dari lingkungan tertentu. Dan sejauh ini belum ada indikasi penyebaran ke permukiman,” ujarnya.

Imam mengingatkan, selain Hantavirus, tikus juga dikenal sebagai sumber berbagai penyakit lain yang sudah lebih sering ditemukan di Indonesia. Salah satunya leptospirosis, yang juga menular melalui urine tikus dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

“Tikus memang bisa membawa berbagai penyakit, seperti leptospirosis yang penularannya lewat kencing tikus. Ini justru sudah pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia dan harus terus diwaspadai,” katanya.

Bulungan sendiri, kata Imam, pernah berhadapan dengan kasus leptospirosis. Karena itu, pengawasan terhadap penyakit yang ditularkan hewan pengerat bukan hal baru bagi Dinas Kesehatan setempat dan sudah lama menjadi fokus kewaspadaan.

Secara umum, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan tikus, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala demam, nyeri otot, mual, hingga sesak napas.

Hantavirus diketahui dapat menyebabkan dua jenis penyakit utama, yakni gangguan paru-paru atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan gangguan ginjal atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

“Ya meski penularan antar manusia sangat jarang, infeksinya dapat berakibat serius.
Dengan kondisi yang masih nihil kasus, Dinkes Bulungan Tegas jika kesiapsiagaan tetap dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” pungkas Imam. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

  • Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai upaya menjamin mutu lulusan di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Elly Kesuma mengatakan, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar di ruang kelas. Menurut dia, setiap guru di jenjang SD maupun SMP […]

  • Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

    Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menurunkan tim untuk menelusuri penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Sampel air diambil dari sejumlah titik, termasuk kawasan budidaya keramba di sekitar Sungai Bujangga. Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan laporan mengenai kematian ikan diterima pihaknya lebih awal. Tim kemudian membawa peralatan untuk melakukan pemeriksaan […]

  • Regenerasi Kepemimpinan, SMSI Berau Bersiap Gelar Musyawarah

    Regenerasi Kepemimpinan, SMSI Berau Bersiap Gelar Musyawarah

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau akan segera menggelar musyawarah kabupaten untuk memilih ketua baru. Musyawarah ini dilakukan menyusul kekosongan posisi ketua setelah Indera Teguh Nur Cahyadi ditunjuk sebagai Ketua Harian SMSI Kalimantan Timur. “Sampai hari ini memang saya masih menjabat sebagai Ketua SMSI Berau. Namun, saya harus mundur dari kepemimpinan saya […]

  • Meriahnya Irau Manutung Jukut 2024: Bupati Berau Tampilkan Potensi Perikanan Lokal

    Meriahnya Irau Manutung Jukut 2024: Bupati Berau Tampilkan Potensi Perikanan Lokal

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pesta Irau Manutung Jukut, acara tahunan bakar ikan yang meriah, kembali digelar pada hari Senin, 16 September 2024. Acara yang berlangsung dari Jalan A. Yani, Kapten Tendean, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Antasari ini berhasil menyajikan sekitar 14,2 ton ikan dan menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 […]

  • Perketat Izin Pelaku Bisnis Poperti

    Perketat Izin Pelaku Bisnis Poperti

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    (17/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Elita Herlina, mengingatkan para pelaku usaha properti atau pengembang perumahan untuk secara teliti memeriksa izin mendirikan bangunan sebelum memulai proses pembangunan. Diketahui bahwa Kabupaten Berau saat ini sedang mengalami lonjakan pembangunan rumah dan gedung baru, tidak hanya terbatas di wilayah perkotaan, tetapi juga menyebar hingga […]

expand_less