Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 300
  • print Cetak

BERAU – Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan pelataran Kantor Bupati Berau. Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam sebuah aliansi menggelar aksi mimbar bebas untuk menyuarakan berbagai ketimpangan kebijakan, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun di internal Kabupaten Berau sendiri. (22/5/2026)

Aksi yang berlangsung tertib namun sarat akan kritik tajam tersebut menjadi panggung bagi para aktivis kampus dalam menyoroti kinerja pemerintah.

Mahasiswa menilai, sejauh ini banyak program kerja pemerintah daerah yang berjalan tidak tepat sasaran dan belum memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat bawah.

Di tingkat regional, mahasiswa menyoroti konstelasi dan gejolak politik di Kalimantan Timur yang dinilai semakin tidak sehat. Dinamika politik di Benua Etam belakangan ini dipandang cenderung mengarah pada ambisi segelintir kelompok yang ingin melanggengkan serta menguasai jejaring dinasti politik.

Kondisi tersebut dinilai mencederai nilai-nilai demokrasi dan menutup ruang bagi kepemimpinan yang objektif. Tak hanya menyoroti isu provinsi, aliansi mahasiswa juga membawa rapor merah mengenai sejumlah persoalan lokal yang terjadi di wilayah Kabupaten Berau.

Dua isu krusial yang menjadi pemantik utama dalam aksi ini adalah persoalan lingkungan terkait menjamurnya galian-galian eks tambang yang terbengkalai, serta meluasnya peredaran minuman keras (miras) di berbagai sudut wilayah Kabupaten Berau tanpa adanya pengawasan yang ketat.
Pemerintah Kabupaten Berau dinilai tidak becus dan tidak memiliki taji dalam menegakkan regulasi di lapangan.

Keberadaan galian eks tambang yang merusak ekosistem serta peredaran miras yang merajalela dituding sebagai bukti nyata dari lemahnya tindakan tegas aparat penegak hukum dan instansi terkait terhadap para pelanggar aturan.

Salah satu perwakilan lapangan, Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Berau, Akbar, dalam orasinya di atas mimbar bebas, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan nyata dari kaum intelektual terhadap kondisi daerah yang kian memprihatinkan.

“Dari tingkat provinsi masih banyaknya program kerja yang tidak sesuai yang tidak berdampak kepada masyarakat, dan yang terlihat di Kalimantan Timur yaitu gejolak politik yang ingin menguasai dinasti-dinasti politik. Di Kabupaten Berau sendiri, banyaknya galian-galian eks tambang dan peredaran miras di mana-mana itu bentuk dari ketidakbecusan pemerintah untuk melakukan penindakan tegas terhadap pelanggar-pelanggar tersebut,” tegas Akbar saat berorasi di depan massa aksi. Kamis (21/5/2026)

Mengakhiri orasinya, Akbar membakar semangat para demonstran untuk menjaga konsistensi gerakan dan memastikan seluruh tuntutan dikawal secara berkelanjutan.

Mahasiswa berkomitmen akan terus menyuarakan ketimpangan ini hingga masyarakat Berau benar-benar merasakan kemerdekaan dan keadilan yang sesungguhnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    Siapkan Strategi Pemulihan Kerja Melalui Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah geliat ekonomi yang terus berubah, kabar penutupan salah satu perusahaan besar di Berau menjadi pukulan berat bagi ribuan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor industri tersebut. Namun bagi Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, kabar ini bukan hanya peristiwa — tapi sinyal peringatan bahwa daerah harus bergerak lebih cepat. […]

  • Pabrik Daur Ulang Plastik Direncanakan di Kaltim

    Pabrik Daur Ulang Plastik Direncanakan di Kaltim

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 704
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sampah menjadi salah satu permasalahan klasik yang tak kunjung ada solusinya. Sama halnya di Kabupaten Berau, sampah juga masih menjadi pekerjaan rumah. Rencana pendirian pabrik daur ulang khusus sampah plastik oleh Pemprov Kaltim pun dianggap jadi salah satu solusi. Di Kabupaten Berau sendiri, volume sampah terus meningkat dari tahun ke tahun seiring […]

  • Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.497
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov […]

  • Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 962
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen. Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah […]

  • Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan merilis prakiraan pasang surut (pasut) untuk wilayah Muara Sungai Berau periode 1–10 Desember 2025. Berdasarkan data hidro-oseanografi, puncak pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 7 Desember 2025 pukul 21.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,9 meter. Sementara […]

  • ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.559
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban keduanya, selang berapa jam sekira 22.30 Wita tim menemukan korban ketiga dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan […]

expand_less