Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Legalitas Lahan Eks Transmigrasi di Berau Mandek, Sekolah hingga Rumah Ibadah Terdampak

Legalitas Lahan Eks Transmigrasi di Berau Mandek, Sekolah hingga Rumah Ibadah Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial kembali berhadapan dengan tembok tebal persoalan lama: legalitas lahan di kawasan eks transmigrasi yang tak kunjung tuntas.

Komitmen percepatan penanganan sudah ditegaskan pemerintah daerah, salah satunya dengan penguatan kawasan eks transmigrasi sebagai kantong ekonomi baru bagi warga. Namun di lapangan, masalah status tanah, tumpang tindih kepemilikan, hingga batas kawasan masih menjadi penghambat utama pemanfaatan wilayah tersebut.

Plh (Pelaksana Harian) Asisten II Setkab Berau, Jaka Siswanta, menjelaskan bahwa program transmigrasi selama ini dipandang sebagai salah satu instrumen penting pemerintah untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen kuat dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial dengan memperluas kesempatan berusaha dan menciptakan lapangan kerja, salah satunya melalui program transmigrasi,” ujarnya, Kamis, 23 Mei 2026.

Namun, di kawasan eks transmigrasi, Jaka mengakui masih banyak persoalan yang mengganjal. Salah satu yang menonjol adalah pemanfaatan lahan restan untuk kepentingan pribadi warga yang kemudian terhenti karena terbentur urusan legalitas, terutama aturan dan perizinan dari kementerian terkait.

Di sisi lain, muncul juga fenomena okupasi masyarakat di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Sejumlah warga memanfaatkan lahan tersebut untuk bercocok tanam, tetapi tanpa kejelasan status hukum yang melindungi aktivitas mereka.

Tumpang tindih pemanfaatan lahan antara masyarakat, perusahaan, dan wilayah ulayat turut memperkeruh situasi. Persinggungan kepentingan itu terjadi baik di lahan usaha I maupun lahan usaha II, sehingga menyulitkan penataan dan pemetaan ulang kawasan eks transmigrasi.

Dampak persoalan legalitas ini merembet ke fasilitas umum dan fasilitas sosial. Banyak sekolah, tempat ibadah, dan sarana lain di kawasan eks transmigrasi kesulitan mengakses bantuan pembangunan karena status tanahnya belum jelas. Tanpa legalitas, bangunan-bangunan itu belum memiliki kepastian administrasi yang menjadi syarat utama dukungan anggaran.

Jaka menekankan perlunya penanganan menyeluruh yang tidak bisa hanya mengandalkan satu level pemerintahan. Ia mendorong agar pemerintah kampung, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah teknis duduk bersama merumuskan langkah penyelesaian.

“Diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama agar penyelesaian masalah legalitas lahan, infrastruktur, fasilitas umum dan sosial bisa dilakukan secara bertahap dan terarah,” pungkas Jaka Siswanta, Plh Asisten II Setkab Berau. (/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

    Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    BONTANG — Kematian seorang pria berinisial Ri di kawasan permukiman padat Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, kini resmi masuk meja penyidik. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu mendadak menyedot perhatian publik setelah potongan video keributan warga beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral, tampak kegaduhan […]

  • Otban Wilayah VII Matangkan Persiapan Bandara Internasional dan Implementasi NLE

    Otban Wilayah VII Matangkan Persiapan Bandara Internasional dan Implementasi NLE

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Balikpapan — Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, memimpin sharing session dan rapat koordinasi terkait pengembangan serta implementasi National Logistic Ecosystem (NLE). Agenda ini juga membahas persiapan optimalisasi pengoperasian bandar udara yang baru menyandang status internasional. Langkah ini, kata Ferdinan, merupakan bagian dari komitmen Otban Wilayah VII untuk memastikan pembinaan menyeluruh, […]

  • Berau Masuk Daerah dengan Tekanan Inflasi Tertinggi di Kaltim, Ini Pemicunya

    Berau Masuk Daerah dengan Tekanan Inflasi Tertinggi di Kaltim, Ini Pemicunya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Bank Indonesia mencatat inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Agustus 2026 masih berada dalam kondisi terkendali. Tekanan inflasi pada periode tersebut juga lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, inflasi Kalimantan Timur tercatat sebesar 3,83 persen secara year-on-year (yoy). Sementara inflasi sepanjang tahun berjalan mencapai 2,64 persen secara year-to-date (ytd). Kepala Perwakilan Bank Indonesia […]

  • Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mulai melakukan transformasi pendidikan dengan membekali guru kemampuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), coding, dan metode pembelajaran mendalam (deep learning). Plt. Sekretaris Disdik Berau Elly Kesuma mengatakan langkah ini dilakukan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami mulai memberikan pelatihan kepada […]

  • Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Sragam di GOR Pemuda

    Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Sragam di GOR Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kampanye Akbar pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih dan Gamalis jadi lautan massa. Ketua Panitia, Agus Uriansyah menyebutkan, bahwa Kampanye Akbar kali ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Berau. Ia menyebut, saat ini adalah momentum masyarakat Berau untuk bersatu pada membulatkan tekad memberikan dukungan sepenuhnya kepada SraGam. […]

  • Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih melantik Edwin Sofyan dan Jaidi sebagai pejabat kepala kampung di Balai Mufakat, Senin, 6 April 2026. Keduanya diminta segera menjalankan tugas dengan fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan kampung dan pelayanan kepada masyarakat. Edwin Sofyan ditunjuk sebagai Pejabat Kepala Kampung Suaran hingga Desember 2027. Adapun Jaidi menjabat Pejabat […]

expand_less