Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Legalitas Lahan Eks Transmigrasi di Berau Mandek, Sekolah hingga Rumah Ibadah Terdampak

Legalitas Lahan Eks Transmigrasi di Berau Mandek, Sekolah hingga Rumah Ibadah Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial kembali berhadapan dengan tembok tebal persoalan lama: legalitas lahan di kawasan eks transmigrasi yang tak kunjung tuntas.

Komitmen percepatan penanganan sudah ditegaskan pemerintah daerah, salah satunya dengan penguatan kawasan eks transmigrasi sebagai kantong ekonomi baru bagi warga. Namun di lapangan, masalah status tanah, tumpang tindih kepemilikan, hingga batas kawasan masih menjadi penghambat utama pemanfaatan wilayah tersebut.

Plh (Pelaksana Harian) Asisten II Setkab Berau, Jaka Siswanta, menjelaskan bahwa program transmigrasi selama ini dipandang sebagai salah satu instrumen penting pemerintah untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen kuat dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial dengan memperluas kesempatan berusaha dan menciptakan lapangan kerja, salah satunya melalui program transmigrasi,” ujarnya, Kamis, 23 Mei 2026.

Namun, di kawasan eks transmigrasi, Jaka mengakui masih banyak persoalan yang mengganjal. Salah satu yang menonjol adalah pemanfaatan lahan restan untuk kepentingan pribadi warga yang kemudian terhenti karena terbentur urusan legalitas, terutama aturan dan perizinan dari kementerian terkait.

Di sisi lain, muncul juga fenomena okupasi masyarakat di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Sejumlah warga memanfaatkan lahan tersebut untuk bercocok tanam, tetapi tanpa kejelasan status hukum yang melindungi aktivitas mereka.

Tumpang tindih pemanfaatan lahan antara masyarakat, perusahaan, dan wilayah ulayat turut memperkeruh situasi. Persinggungan kepentingan itu terjadi baik di lahan usaha I maupun lahan usaha II, sehingga menyulitkan penataan dan pemetaan ulang kawasan eks transmigrasi.

Dampak persoalan legalitas ini merembet ke fasilitas umum dan fasilitas sosial. Banyak sekolah, tempat ibadah, dan sarana lain di kawasan eks transmigrasi kesulitan mengakses bantuan pembangunan karena status tanahnya belum jelas. Tanpa legalitas, bangunan-bangunan itu belum memiliki kepastian administrasi yang menjadi syarat utama dukungan anggaran.

Jaka menekankan perlunya penanganan menyeluruh yang tidak bisa hanya mengandalkan satu level pemerintahan. Ia mendorong agar pemerintah kampung, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah teknis duduk bersama merumuskan langkah penyelesaian.

“Diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama agar penyelesaian masalah legalitas lahan, infrastruktur, fasilitas umum dan sosial bisa dilakukan secara bertahap dan terarah,” pungkas Jaka Siswanta, Plh Asisten II Setkab Berau. (/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penduduk Berau Bertambah, Kursi DPRD Berpotensi Naik Jadi 35 pada Pemilu 2029

    Penduduk Berau Bertambah, Kursi DPRD Berpotensi Naik Jadi 35 pada Pemilu 2029

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Berau kembali menghidupkan wacana penambahan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Jika tren pertumbuhan penduduk terus berlanjut, maka pada Pemilu 2029 mendatang, komposisi wakil rakyat yang saat ini berjumlah 30 orang berpotensi bertambah menjadi 35 kursi. Wacana ini sejatinya bukan hal baru. Sejak 2023, isu […]

  • Badai PHK Menghantam, Honorer Berau Justru Dapat Kado Istimewa!

    Badai PHK Menghantam, Honorer Berau Justru Dapat Kado Istimewa!

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau konsisten menutup pintu untuk menambah tenaga honorer atau kontrak  ditahun 2024 ini. Kebijakan ini sejalan dengan aturan pemerintah pusat yang bertujuan untuk menciptakan sistem kepegawaian yang lebih teratur dan profesional. Untuk mengakomodasi ribuan tenaga honorer yang sudah mengabdi, Pemkab Berau membuka peluang bagi mereka untuk mengikuti seleksi Pegawai […]

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

  • Curanmor di Parkiran Kantor Satpol PP Terungkap, Motor Ditemukan Tersembunyi di Semak-Semak

    Curanmor di Parkiran Kantor Satpol PP Terungkap, Motor Ditemukan Tersembunyi di Semak-Semak

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Polisi mengungkap kasus pencurian sepeda motor di area parkir Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jalan APT Pranoto, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Pelaku menyembunyikan kendaraan hasil curian di semak-semak di wilayah Teluk Bayur. Kapolsek Tanjung Redeb Ajun Komisaris Polisi Amin Maulani mengatakan pencurian terjadi pada Sabtu, 21 […]

  • Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengoperasian bus DAMRI menuju kawasan pesisir Kabupaten Berau segera direalisasikan. Dinas Perhubungan Berau menyatakan rute layanan tersebut telah melalui tahap survei dan tinggal menunggu implementasi pada tahun ini. Andi Marewangeng, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Berau, mengatakan survei rute telah dilakukan sejak akhir 2025 bersama Perum DAMRI dan Kementerian Perhubungan. “Di […]

expand_less