Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

Disdik Berau Kombinasikan BOSP dan Tamsil untuk Amankan Gaji Guru Honorer

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 212
  • print Cetak

BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau menyiapkan skema alternatif untuk menjamin pembayaran gaji guru non-ASN, khususnya mereka yang memiliki masa kerja di bawah dua tahun. Langkah ini ditempuh setelah perubahan kebijakan yang membuat pembayaran langsung dari anggaran daerah tidak lagi dimungkinkan.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Disdik Berau, Mustaring, mengatakan persoalan tersebut muncul setelah terbit Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau tertanggal 31 Desember 2024 yang menegaskan tidak ada lagi mekanisme pembayaran langsung dari daerah bagi tenaga non-ASN.

Untuk mengatasi persoalan itu, Disdik Berau memanfaatkan skema yang diperbolehkan dalam regulasi pemerintah pusat melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

“Dinas Pendidikan mengupayakan pembayarannya itu melalui dana BOSP. Berdasarkan petunjuk teknis, sekolah diperbolehkan mengambil maksimal 20 persen dari total anggaran BOSP yang diterima sekolah untuk dialokasikan ke pembayaran honor guru,” jelas Mustaring.

Menurut dia, penerapan skema tersebut membuat besaran gaji guru non-ASN berbeda di setiap sekolah. Sebab, nilai dana BOSP yang diterima masing-masing sekolah bergantung pada jumlah peserta didik.

Akibatnya, pendapatan guru honorer belum seragam. Berdasarkan laporan yang diterima Disdik, terdapat guru yang menerima honor sekitar Rp500 ribu per bulan, sementara di sekolah lain ada yang memperoleh hingga Rp1 juta.

“Jika suatu sekolah menerima total dana BOSP sebesar Rp500 juta, berarti 20 persennya yaitu Rp100 juta boleh dipakai untuk pembayaran gaji honorer. Jadi polanya memang mengikuti proporsi jumlah murid di sekolah tempat mereka mengajar,” terangnya.

Selain mengandalkan BOSP, Pemerintah Kabupaten Berau juga memberikan dukungan melalui program Tambahan Penghasilan (Tamsil) untuk membantu kesejahteraan guru honorer di sekolah negeri.

Melalui program tersebut, guru yang memenuhi syarat menerima tambahan penghasilan tetap sebesar Rp1.250.000 per bulan yang bersumber dari anggaran daerah.

“Lewat kombinasi dua anggaran ini kami membayarkannya. Selagi juknis penggunaan BOSP dari kementerian pusat masih membolehkan alokasi 20 persen untuk peningkatan kesejahteraan guru, maka skema operasional ini akan terus kami pertahankan,” pungkas Mustaring.(*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

    Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 505
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes terbakar dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta. Peristiwa […]

  • Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    Komisi III Minta Pemerintah Sediakan Wadah Anak Muda: Bukan Hanya Mengawasi, Tapi Hadirkan Alternatif Sehat

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 917
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah meningkatnya kecemasan publik soal pergaulan bebas di kalangan remaja, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menilai ada persoalan lain yang tak kalah mendesak, terbatasnya ruang kegiatan positif bagi generasi muda di Bumi Batiwakkal. Oktavia mengatakan bahwa seruan kepada orang tua untuk memperketat pengawasan memang penting, tetapi tidak cukup. Pemerintah, menurutnya, […]

  • Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Kaltim Soroti Laju Ekonomi Berau

    Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Kaltim Soroti Laju Ekonomi Berau

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    BERAU — Luas wilayah dan kekayaan sumber daya yang dimiliki Kabupaten Berau dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang optimal. Hal ini menjadi sorotan Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, terkait posisi strategis Berau dalam pembangunan daerah. Menurut dia, Berau memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan komposisi sekitar 70 persen kawasan […]

  • Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    Menuju Ekonomi Hijau: Berau Rancang Transisi dari Tambang ke Kemandirian Pangan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.720
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap sektor pertambangan. Setelah lebih dari dua dekade menjadi penopang utama ekonomi, kini Pemkab Berau menyiapkan arah baru dengan fokus pada penguatan sektor pangan dan kemandirian daerah. ‎Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan dominasi sektor tambang dalam struktur ekonomi Berau […]

  • Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    Berau Perkuat Layanan Wisata Berbasis Pengalaman, Ilyas: “Destinasi Kita Harus Nyaman Sebelum Jadi Unggulan Dunia”

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat kualitas pariwisata daerah dengan menempatkan kenyamanan dan mutu layanan wisatawan sebagai prioritas utama. Langkah ini menjadi fondasi penting agar destinasi wisata Berau mampu bersaing tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat internasional sebagai bagian dari poros wisata bahari dan budaya Kalimantan Timur. Kepala Dinas Kebudayaan dan […]

  • Hati-Hati Warga Yang Isap Rokok Ilegal Bisa Dapat Hukuman Pidana 5 Tahun Penjara

    Hati-Hati Warga Yang Isap Rokok Ilegal Bisa Dapat Hukuman Pidana 5 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.498
    • 0Komentar

    JAKARTA — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat mengingatkan masyarakat agar tidak main-main dengan rokok ilegal. Sebab, bukan hanya produsen dan penjual, pembeli maupun pemakainya juga bisa terjerat pidana. Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Finari Manan, mengatakan hal itu usai pemusnahan jutaan batang rokok ilegal di Bogor, Selasa (21/10). Ia menyebut, sesuai Pasal […]

expand_less