Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

Air Panas Pemapak Makin Cantik, Berau Siapkan Dana Miliaran untuk Pariwisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • visibility 1.060
  • print Cetak

A-news.id, Biatan — Pemkab Berau kembali menggelontorkan anggaran Rp 5,5 miliar di APBD 2025, untuk pembenahan wisata air panas Pemapak Biatan. Hal ini diungkapkan Bupati Berau Sri Juniarsih, di pembukaan expo HUT ke-79 RI di Kecamatan Biatan, Senin (5/8/2024) sore.

“Sebagai mitra IKN, Kabupaten Berau memiliki potensi pariwisata unggulan yang harus dijaga. Salah satunya wisata Air Panas Pemapak yang berada di Kecamatan Biatan. Pemkab menyiapkan anggaran Rp 5,5 M di APBD 2025, untuk melengkapi fasilitas pengunjung,” terang Sri Juniarsih.

Dikatakannya, ini merupakan bentuk perhatian serius Pemkab Berau terhadap pembangunan infrastruktur. Bahkan, masuk dalam salah satu 18 program prioritas yakni pembangunan secara merata hingga ke kampung-kampung.

“Potensi wisata yang ada ini, yang sudah dibenahi diharapkan dikelola dan dijaga. Karena ini nantinya bisa menjadi salah satu pendapatan atau pemasukan bagi Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Yang otomatis juga meingkatkan ekonomi UMKM masyarakat sekitar,” tambahnya.

Selain itu, pariwisata juga memang harus didukung penyediaan fasilitas yang nyaman bagi pengunjung. Tak hanya memudahkan akses pengunjung, infrastruktur serta fasilitas yang dibangun di wisata air panas itu juga nantinya akan menjadi aset kampung itu sendiri, dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Sebelumnya, objek wisata unik yang diresmikan pembukaannya oleh Bupati Berau Sri Juniarsih pada 7 Mei 2024 lalu, telah dibenahi melalui anggaran Dana Bagi Hasil Reboisasi (DBH-DR) senilai Rp 4,7 miliar, sehingga wisata air panas itu kini lebih representatif untuk dikunjungi wisatawan.

Dan sesuai yang diungkapkan Sri Juniarsih, pembangunan wisata air panas ini dilakukan secara bertahap. Saat ini, fasilitas yang ada yaitu tempat perendaman untuk umum dan VIP, kolam bermain anak-anak, galery UMKM, area pameran produk dari kecamatan, pusat kuliner, landmark, gapura, camping dan tempat bilas. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

    Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 951
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –   Maraknya usaha kopi keliling juga terjadi di Kabupaten Berau. Saat ini, bahkan di ruas-ruas jalan sudah ada masing-masing gerobak Koling (kopi keliling) dengan bermacam nama dan model. Namun belakangan, usaha ini tak hanya sekadar berkeliling, tapi juga mangkal di tepian jalan atau trotoar. Lantas, apakah keberadaan mereka mengganggu atau bahkan melanggar […]

  • Bocah 10 Tahun Hilang di Perairan Derawan, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian

    Bocah 10 Tahun Hilang di Perairan Derawan, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan hilang saat berenang di perairan Pantai Ulingan, kawasan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, pada Minggu, 5 April 2026. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Pulau Derawan, AKBP Iwan Purwanto, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Saat itu, korban berenang […]

  • Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Upaya untuk membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal terus digalakkan. Salah satunya terhadap pengrajin batik Berau. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Pesona Batik Berau tahun 2022. Ketua Dekranasda Berau, Sri Aslinda mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan. Dimana, kegiatan itu dilaksanaka sebagai wujud […]

  • Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan masih akan mengakomodasi keberadaan guru non-ASN atau guru honorer meski pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang penugasan guru non-ASN di satuan pendidikan. Surat edaran tersebut mengatur bahwa pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi melakukan pengangkatan guru honorer baru di luar […]

  • Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengembangan kawasan Air Panas Pamapak dinilai perlu mendapat perhatian lebih sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis riset dan edukasi di Kabupaten Berau. Keberadaan geopark dinilai mampu menarik kunjungan ilmuwan, peneliti, serta wisatawan minat khusus ke daerah ini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti […]

  • ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 897
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri. ‎Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi. ‎Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini […]

expand_less