Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes terbakar dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10 WITA.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat panik warga setempat. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah terbuat dari material kayu.

Kobaran api juga menghanguskan Lamin Adat Peso, yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan pelaksanaan kegiatan adat masyarakat setempat.

Berdasarkan video amatir yang beredar luas di media sosial, terdengar suara seorang warga dengan nada gemetar menyebutkan rumah-rumah yang terbakar.

“Habis sudah punya Anton Elias, milik Jalung Usat (alm), dan Lamin Adat habis. Mudah-mudahan tidak sampai ke belakang,” ucap warga tersebut dalam video singkat.

Dalam video lainnya, terlihat warga berbondong-bondong berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun besarnya api membuat sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hangus terbakar.

Pihak Polresta Bulungan melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.

Ia mengatakan bahwa api telah berhasil dipadamkan berkat upaya bersama masyarakat dibantu aparat TNI dan Polri.

“Benar telah terjadi kebakaran pada pukul 17.10 WITA. Saat ini kondisi api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan aparat dengan menggunakan air profil dan air selokan di sekitar rumah,” jelas Aipda Hadi.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik pada sebuah rumah yang sudah lama tidak berpenghuni.

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke rumah di sekitarnya.

“Diperkirakan total kerugian mencapai kurang lebih Rp700 juta, dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.

Adapun bangunan yang terbakar habis meliputi:

1. Rumah milik Jalung Usat (1 KK, 5 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

2. Rumah milik Anton Elias (3 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

3. Lamin Adat Peso

4. Satu unit rumah tidak berpenghuni (rumah dinas bidan)

Selain itu, terdapat tiga rumah lainnya yang terdampak, masing-masing milik:

• Novelianus (3 jiwa dewasa, 2 anak sekolah)

• Pius (3 jiwa dewasa)

• Agustin Utam (3 jiwa)

• Desi Lilin (2 jiwa)

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, Anton Elias pertama kali melihat kebakaran saat pulang dari kebun. Ia mendapati rumah kosong yang berada di samping rumahnya sudah terbakar.

Dalam kondisi panik, ia bersama keluarga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Sementara saksi lainnya, Jalung, mengaku merasakan hawa panas dan asap masuk ke dalam rumahnya. Karena batuk akibat asap, ia keluar rumah dan melihat bangunan di sebelahnya sudah terbakar.

Api dengan cepat menyambar bagian atas rumahnya sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga, dan langsung berteriak meminta keluarganya menyelamatkan diri.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Koramil Peso dan Polsek Long Peso hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, Camat Peso, Jhoni Kuleh, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban.

“Benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dan satu balai adat. Puji tuhan tidak ada korban jiwa. Besok BPBD dan Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tutupnya dengan singkat.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Atlet Berau Pindah Loyalitas, Ketua Komisi III DPRD: Kenapa Ini Terjadi?

    Banyak Atlet Berau Pindah Loyalitas, Ketua Komisi III DPRD: Kenapa Ini Terjadi?

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Fenomena banyaknya atlet asal Kabupaten Berau yang memilih membela daerah lain dalam ajang olahraga resmi menjadi perhatian serius DPRD Berau. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya hadir dalam menjamin kesejahteraan atlet-atlet lokal yang telah mengharumkan nama daerah. Ketua Komisi III DPRD Berau, H. Liliansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah […]

  • Serap Aspirasi Petani, Alat Perontok dan Pengering Padi Jadi Kebutuhan Mendesak

    Serap Aspirasi Petani, Alat Perontok dan Pengering Padi Jadi Kebutuhan Mendesak

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTHP) Kabupaten Berau terus memperkuat layanan berbasis lapangan melalui strategi “jemput bola” untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan nyata para petani terserap secara optimal. Langkah ini menjadi komitmen DPTHP dalam menyiapkan program bantuan yang benar-benar tepat sasaran demi peningkatan hasil pertanian dan efisiensi kerja di tingkat kelompok […]

  • Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Berau. Di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, komoditas unggulan kelapa dalam kini tidak lagi sekadar dijual sebagai bahan mentah, tetapi mulai diolah menjadi produk sabun lokal berlabel La Bello. Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), masyarakat Giring-Giring mulai membangun industri kecil berbasis komoditas […]

  • Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar rapat koordinasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Berau di Gedung Balai Mufakat, Selasa, 26 Agustus 2025. Agenda ini menjadi langkah strategis Pemkab dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. Rapat dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang […]

  • KPU Berau Siapkan Rekapitulasi Suara di 13 Kecamatan, Ini Jadwalnya

    KPU Berau Siapkan Rekapitulasi Suara di 13 Kecamatan, Ini Jadwalnya

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau akan memulai proses rekapitulasi hasil Pemilu di tingkat kecamatan, yang dijadwalkan berlangsung mulai 28 hingga 30 November 2024. Proses ini melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di masing-masing kecamatan untuk memastikan akurasi dan transparansi hasil suara yang terkumpul. Rekapitulasi ini akan dilakukan di 13 kecamatan yang ada di […]

expand_less