Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau kembali menyalurkan Bantuan Sosial Individu Semester (Bansis) untuk triwulan kedua di tahun 2025. Bantuan ini menyasar kelompok rentan, terutama lansia tidak mampu serta anak yatim piatu dari keluarga kurang sejahtera, yang tersebar di 10 kelurahan di wilayah perkotaan.

Penyaluran dimulai sejak 24 Juli, diawali dari Kelurahan Gayam, lalu bergilir ke wilayah lain seperti Gunung Panjang dan Bugis. Proses distribusi dijadwalkan berlangsung selama 10 hari agar seluruh kelurahan penerima bisa terlayani dengan tertib.

Menurut Erlina Anida, Pekerja Sosial Ahli Muda Dinas Sosial Berau, bantuan yang diberikan senilai Rp 500 ribu per orang setiap bulannya. Jika dikalkulasikan, total anggaran untuk satu triwulan mencapai Rp 1,9 miliar. Dalam setahun, dana yang digelontorkan bisa mencapai Rp 7,6 miliar.

“Jumlah penerima tahun ini tercatat 900 lansia dan 375 anak yatim piatu. Penyalurannya dilakukan langsung di kantor kelurahan. Tapi untuk mereka yang tidak bisa hadir, tetap diberi waktu tambahan atau bisa mengambil langsung ke bank penyalur setelah melapor ke petugas kami,” jelasnya.

Meski jumlahnya tampak besar, Erlina mengungkapkan bahwa bantuan ini belum mencakup seluruh warga yang layak menerima. Banyak lansia dan anak-anak yang masuk kategori miskin atau terlantar, tetapi belum bisa masuk daftar karena keterbatasan anggaran.

“Masih ada daftar tunggu. Jadi kami prioritaskan yang kondisi ekonominya paling mendesak, seperti lansia yang hidup sendiri atau sedang sakit,” ungkapnya.

Proses pengusulan bantuan melibatkan ketua RT sebagai pengusul utama. Setelah itu, data diverifikasi oleh kelurahan sebelum ditetapkan Dinsos Berau. Peran RT dinilai penting karena mereka yang paling memahami kondisi warganya sehari-hari.

Kebijakan penerima pun dapat berubah setiap tahun. Jika ada lansia yang tahun ini belum menerima bantuan tapi tahun depan kondisinya memburuk, maka ia bisa diusulkan kembali.

“Kami tetap mengandalkan rekomendasi dari RT dan kelurahan. Mereka yang menilai siapa saja yang memang paling butuh dibantu,” ujarnya.

Beberapa kelurahan, seperti Teluk Bayur dan Sambaliung, diketahui memiliki jumlah lansia terlantar yang cukup tinggi. Di Teluk Bayur saja, lebih dari 500 lansia terdata, namun hanya sekitar 100 yang akhirnya mendapat bantuan.

Di Tanjung Redeb, bantuan diberikan kepada 96 lansia dan 41 anak yatim piatu. Angka itu masih jauh dari total warga yang sebenarnya memenuhi kriteria, berdasarkan data yang dimiliki Dinsos.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang hidup dalam kondisi sulit, khususnya di wilayah kelurahan. Untuk warga di 100 kampung lainnya, bantuan sosial disalurkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) dengan nominal yang sama.

“Bansos ini diharapkan bisa membantu kebutuhan sehari-hari para penerima. Kami ingin keberadaan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Sri Juniarsih.

Ia juga meminta agar seluruh pihak, dari dinas sosial, camat, lurah, hingga RT, aktif memperbarui data penerima bantuan, mengingat dinamika sosial masyarakat yang terus berubah.

“Data bisa berubah tiap bulan. Maka penting untuk terus berkoordinasi, terutama dengan RT, agar bantuan ini tetap tepat sasaran,” tutupnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kesetaraan gender adalah isu yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam konteks pembangunan sosial dan ekonomi. Di Kabupaten Berau, hal ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa. Ditemui beberapa waktu lalu, Grace mengatakan jika kesetaraan gender telah menjadi salah satu prinsip dasar […]

  • SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

    SraGam Talisayan: Dorong Pemekaran Daerah dan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye mereka dengan semangat di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kampung Talisayan yang disambut ribuan masyarakat. Dalam kampanye tersebut, Juru Kampanye dari Partai Golkar, Subroto, menjelaskan berbagai program telah direalisasikan di Kecamatan Talisayan, […]

  • THM Berau Wajib Tutup Selama Ramadan

    THM Berau Wajib Tutup Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau akan melakukan razia dan menutup sementara Tempat Hiburan Malam (THM) mulai H-3 Ramadan. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Berau sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Anggota Komisi I DPRD Berau, Sri Yulianawati Ningsih, menegaskan […]

  • Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) tidak cukup hanya mengandalkan estetika dan inovasi visual. Di balik sebuah karya, harus ada kemampuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan nilai ekonominya terus tumbuh. Pesan itu kembali disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sebagai arahan bagi para pelaku ekraf di daerah. Kepala […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

  • Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Untuk mengoptimalisasi keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), Anggota DPRD Berau, Elita Herlina mendorong agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pembentukan dan Penguatan BUMK segera dilahirkan. Dikatakan Elita, hal itu sebagai bentuk sikap DPRD Berau terhadap kampung-kampung yang telah berhasil menghidupkan BUMK-nya guna meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK). “Setiap kampung bisa […]

expand_less