Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • visibility 876
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Meski tidak seintens sebelumnya, aroma menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jalan Sultan Agung, rupanya masih sering dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Aroma tidak sedap itu muncul di saat-saat tertentu, seperti musim hujan dan saat pembuangan baru dilakukan.

Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim saat ini sebagian lokasi pembuangan sampah di TPA tersebut telah ditutup. Sehingga aroma yang saat ini masih tercium sudah tidak separah sebelumnya.

“Zona satu sudah ditutup. Tidak dipakai lagi. Ada dua lokasi kan, di depan dan belakang. Yang bau ini adalah yang di belakang.
Kalau baru dibuka dan sampah baru dibuang kemudian didorong, kadang-kadang bau,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (1/7/2024).

Lanjutnya, DLHK nantinya akan menggunakan ‘Controlled Landfill’, yaitu sistem open dumping yang diperbaiki atau ditingkatkan dan merupakan peralihan antara teknik open dumping dan sanitary landfill. Sehingga sampah yang ada nantinya akan dilapisi tanah.

“Jadi kalau ada sampah beberapa senti, dilapisi tanah di atasnya sampai setebal satu meter. Kalau dulu dari rumah saya saja baunya sudah keciuman. Kalau sekarang sudah tidak terlalu. Tapi itu memang ciri khas TPA, ada baunya,” jelasnya.

Ia juga menyebut jika nanti TPA telah menemukan lokasi baru, maka tidak boleh ada pembangunan permukiman di sekitarnya. Sehingga fungsi TPA sebagai lokasi penumpukan sampah tidak lagi dipersoalkan.

“Nanti kalau di lokasi yang baru ya permukiman tidak boleh dekat-dekat situ. Kalau yang saat ini memang sudah salah dari awalnya. Orang bermungkin di sekitar TPA. Sebenarnya dulu, para pemulung yang beli tanah sekitar itu, diizinkan beli. Dan Itu dulu sebenarnya ada pagarnya, tapi pagarnya malah ikut dipulung,” sebutnya.

Ia juga mengatakan saat ini sedang proses untuk perubahan dokumen UKL-UPL untuk pembangunan TPA baru.

“Dokumen itu yang memuat bagaimana upaya pengolahan limbah dari TPA. Tidak harus pakai amdal. Karena ini kan risikonya kecil, kalau risikonya besar baru amdal,” tandasnya. (M)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 584
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Upaya pemerataan akses digital di Kabupaten Berau mulai terasa hasilnya. Kini, masyarakat di kampung-kampung bahkan di wilayah terpencil mulai menikmati layanan internet gratis yang disediakan pemerintah daerah. ‎Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kabupaten Berau telah memasang sedikitnya 487 titik internet gratis yang tersebar di berbagai lokasi strategis, mulai dari kantor […]

  • Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025. Penghargaan tersebut […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar rapat koordinasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Berau di Gedung Balai Mufakat, Selasa, 26 Agustus 2025. Agenda ini menjadi langkah strategis Pemkab dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. Rapat dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang […]

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 895
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Emosi Jalanan Berujung Penjara, Empat Pemuda Keroyok Korban di Tanjung Redeb

    Emosi Jalanan Berujung Penjara, Empat Pemuda Keroyok Korban di Tanjung Redeb

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ramai beredar video CCTV yang menunjukkan seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan , di tikungan depan Kantor Gerindra, Jalan Pulau Sambit, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Senin petang, 21 Juli 2025, sekitar pukul 18.12 WITA. Kasat Reskrim Polres Berau AKP Jody Rahman membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula saat […]

  • BMKG Deteksi 87 Titik Panas di Kaltim

    BMKG Deteksi 87 Titik Panas di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kabupaten Berau mencatat jumlah titik panas terbanyak di Kalimantan Timur. Berdasarkan data terbaru BMKG Kalimantan Timur, terdapat 47 titik panas di wilayah Berau dari total 87 titik panas yang terdeteksi di provinsi ini. Sebaran titik panas terbanyak berada di Kecamatan Pulau Derawan, yakni mencapai 29 titik. Titik panas lainnya tersebar di Kecamatan […]

expand_less