Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • visibility 852
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Meski tidak seintens sebelumnya, aroma menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jalan Sultan Agung, rupanya masih sering dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Aroma tidak sedap itu muncul di saat-saat tertentu, seperti musim hujan dan saat pembuangan baru dilakukan.

Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim saat ini sebagian lokasi pembuangan sampah di TPA tersebut telah ditutup. Sehingga aroma yang saat ini masih tercium sudah tidak separah sebelumnya.

“Zona satu sudah ditutup. Tidak dipakai lagi. Ada dua lokasi kan, di depan dan belakang. Yang bau ini adalah yang di belakang.
Kalau baru dibuka dan sampah baru dibuang kemudian didorong, kadang-kadang bau,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (1/7/2024).

Lanjutnya, DLHK nantinya akan menggunakan ‘Controlled Landfill’, yaitu sistem open dumping yang diperbaiki atau ditingkatkan dan merupakan peralihan antara teknik open dumping dan sanitary landfill. Sehingga sampah yang ada nantinya akan dilapisi tanah.

“Jadi kalau ada sampah beberapa senti, dilapisi tanah di atasnya sampai setebal satu meter. Kalau dulu dari rumah saya saja baunya sudah keciuman. Kalau sekarang sudah tidak terlalu. Tapi itu memang ciri khas TPA, ada baunya,” jelasnya.

Ia juga menyebut jika nanti TPA telah menemukan lokasi baru, maka tidak boleh ada pembangunan permukiman di sekitarnya. Sehingga fungsi TPA sebagai lokasi penumpukan sampah tidak lagi dipersoalkan.

“Nanti kalau di lokasi yang baru ya permukiman tidak boleh dekat-dekat situ. Kalau yang saat ini memang sudah salah dari awalnya. Orang bermungkin di sekitar TPA. Sebenarnya dulu, para pemulung yang beli tanah sekitar itu, diizinkan beli. Dan Itu dulu sebenarnya ada pagarnya, tapi pagarnya malah ikut dipulung,” sebutnya.

Ia juga mengatakan saat ini sedang proses untuk perubahan dokumen UKL-UPL untuk pembangunan TPA baru.

“Dokumen itu yang memuat bagaimana upaya pengolahan limbah dari TPA. Tidak harus pakai amdal. Karena ini kan risikonya kecil, kalau risikonya besar baru amdal,” tandasnya. (M)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

    Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 524
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang memasuki Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sore Jumat (23/1/26). Desa yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan darat dari Ibu Kota Provinsi Kaltara itu mendadak ramai saat Festival Durian digelar, menjadi magnet bagi warga dari berbagai penjuru Bulungan. Sepanjang tepian desa, durian dari beragam jenis dan […]

  • Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperluas daya saing produk lokal agar tidak hanya berputar di pasar kampung. Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, sudah saatnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung berani melangkah ke pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan digitalisasi dan jejaring pemasaran modern. Menurut Gamalis, banyak pelaku […]

  • Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Berau. Di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, komoditas unggulan kelapa dalam kini tidak lagi sekadar dijual sebagai bahan mentah, tetapi mulai diolah menjadi produk sabun lokal berlabel La Bello. Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), masyarakat Giring-Giring mulai membangun industri kecil berbasis komoditas […]

  • Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Jakarta – Seorang buruh dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Herbert Sinambela (47) menyambangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan. Dia mengaku hendak mengadu kepada Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel. Herbert terlihat membawa sebuah spanduk berukuran sedang yang isinya meminta Noel memperhatikan aduannya. “Pak Wamen. Tolong perhatikan nasib kami buruh yang ada di Kalimantan Timur. Kami […]

  • Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    Ironi Sektor Perkebunan, Penopang Ekonomi Daerah Tapi Sepi Peminat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Job fair yang digelar di Tanjung Redeb kemarin mencatatkan tren menarik. Dari berbagai sektor yang membuka peluang kerja, perkebunan menjadi yang paling sedikit diminati. Hal itu diungkapkan Dewi Rakhmasari, perwakilan Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau. Menurut dia, faktor lokasi serta pertimbangan gaji membuat pencari kerja […]

  • Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 775
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto akan menelusuri secara mendalam terkait kenaikan tarif pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai yang mencapai hingga 300 persen. Hal itu diungkapkannya selang beberapa jam dilantik sebagai Ketua DPRD Berau. Dedet, sapaan akrabnya, mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak dapat diterima begitu saja, mengingat seharusnya kenaikan tarif rumah sakit […]

expand_less