Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • visibility 881
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Meski tidak seintens sebelumnya, aroma menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jalan Sultan Agung, rupanya masih sering dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Aroma tidak sedap itu muncul di saat-saat tertentu, seperti musim hujan dan saat pembuangan baru dilakukan.

Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim saat ini sebagian lokasi pembuangan sampah di TPA tersebut telah ditutup. Sehingga aroma yang saat ini masih tercium sudah tidak separah sebelumnya.

“Zona satu sudah ditutup. Tidak dipakai lagi. Ada dua lokasi kan, di depan dan belakang. Yang bau ini adalah yang di belakang.
Kalau baru dibuka dan sampah baru dibuang kemudian didorong, kadang-kadang bau,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (1/7/2024).

Lanjutnya, DLHK nantinya akan menggunakan ‘Controlled Landfill’, yaitu sistem open dumping yang diperbaiki atau ditingkatkan dan merupakan peralihan antara teknik open dumping dan sanitary landfill. Sehingga sampah yang ada nantinya akan dilapisi tanah.

“Jadi kalau ada sampah beberapa senti, dilapisi tanah di atasnya sampai setebal satu meter. Kalau dulu dari rumah saya saja baunya sudah keciuman. Kalau sekarang sudah tidak terlalu. Tapi itu memang ciri khas TPA, ada baunya,” jelasnya.

Ia juga menyebut jika nanti TPA telah menemukan lokasi baru, maka tidak boleh ada pembangunan permukiman di sekitarnya. Sehingga fungsi TPA sebagai lokasi penumpukan sampah tidak lagi dipersoalkan.

“Nanti kalau di lokasi yang baru ya permukiman tidak boleh dekat-dekat situ. Kalau yang saat ini memang sudah salah dari awalnya. Orang bermungkin di sekitar TPA. Sebenarnya dulu, para pemulung yang beli tanah sekitar itu, diizinkan beli. Dan Itu dulu sebenarnya ada pagarnya, tapi pagarnya malah ikut dipulung,” sebutnya.

Ia juga mengatakan saat ini sedang proses untuk perubahan dokumen UKL-UPL untuk pembangunan TPA baru.

“Dokumen itu yang memuat bagaimana upaya pengolahan limbah dari TPA. Tidak harus pakai amdal. Karena ini kan risikonya kecil, kalau risikonya besar baru amdal,” tandasnya. (M)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    BIDUKBIDUK- Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) mulai menggelar kampanye di daerah pesisir selatan Berau, yaitu Kecamatan Bidukbiduk. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini mengungkapkan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nanti, salah satunya program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP, serta beasiswa untuk pelajar berprestasi tingkat SMA dan Sarjana. Dalam paparannya di […]

  • Pergub Media Publik Dinilai Masih Butuh Sosialisasi dan Tahapan Pembinaan

    Pergub Media Publik Dinilai Masih Butuh Sosialisasi dan Tahapan Pembinaan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 894
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peraturan Menkominfo Nomor 4 Tahun 2024 dan Pergub Nomor 49 Tahun 2024 tentang pengelolaan media media komunikasi publik di lingkungan pemerintah daerah, tak bisa serta merta diberlakukan di Kabupaten Berau. Hal ini diungkapkan Ketua Harian SMSI Provinsi Kaltim, Indra Teguh, saat menghadiri sosialisasi aturan itu bersama Kominfo Provinsi Kaltim, di ruang rapat […]

  • ‎RLH Jadi Harapan Baru, Langkah Atasi Kemiskinan dari Akar Permasalahan

    ‎RLH Jadi Harapan Baru, Langkah Atasi Kemiskinan dari Akar Permasalahan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 787
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tinggal di rumah yang layak masih jadi mimpi bagi banyak warga Berau. Data terbaru mencatat lebih dari 4.200 keluarga masih menunggu giliran mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah. ‎Sayangnya, kuota pembangunan rumah tahun ini justru mengalami penurunan. Kalau tahun lalu pemerintah berhasil membangun 345 unit rumah, tahun ini hanya 45 unit […]

  • Pejabat berbicara dalam forum diskusi di ruang pertemuan

    Wagub Kaltim Minta Pengawasan Vape Diperketat hingga Sekolah

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Wagub Kaltim Seno Aji meminta pengawasan vape diperkuat hingga lingkungan sekolah untuk mencegah penyalahgunaan zat berbahaya dan narkotika.

  • Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Langkah tersebut dilakukan melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan dibuka Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili Sekretaris Daerah […]

  • Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 600
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan terus mendorong ketahanan komoditas kakao dengan memberikan dukungan langsung kepada petani. Di tengah tekanan harga dan tantangan iklim. ‎Kadisbun Berau, Lita Handini, menegaskan bahwa pihaknya kini lebih fokus pada peningkatan kemampuan dan kepercayaan petani dalam mengelola kebun. ‎Ia menambahkan hama, perawatan intensif, hingga ancaman banjir menjadi tantangan tersendiri yangmembuat sebagian […]

expand_less