Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

Bau Tak Sedap TPA Berau Segera Diatasi dengan ‘Control Landfill’

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • visibility 879
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb – Meski tidak seintens sebelumnya, aroma menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jalan Sultan Agung, rupanya masih sering dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Aroma tidak sedap itu muncul di saat-saat tertentu, seperti musim hujan dan saat pembuangan baru dilakukan.

Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim saat ini sebagian lokasi pembuangan sampah di TPA tersebut telah ditutup. Sehingga aroma yang saat ini masih tercium sudah tidak separah sebelumnya.

“Zona satu sudah ditutup. Tidak dipakai lagi. Ada dua lokasi kan, di depan dan belakang. Yang bau ini adalah yang di belakang.
Kalau baru dibuka dan sampah baru dibuang kemudian didorong, kadang-kadang bau,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (1/7/2024).

Lanjutnya, DLHK nantinya akan menggunakan ‘Controlled Landfill’, yaitu sistem open dumping yang diperbaiki atau ditingkatkan dan merupakan peralihan antara teknik open dumping dan sanitary landfill. Sehingga sampah yang ada nantinya akan dilapisi tanah.

“Jadi kalau ada sampah beberapa senti, dilapisi tanah di atasnya sampai setebal satu meter. Kalau dulu dari rumah saya saja baunya sudah keciuman. Kalau sekarang sudah tidak terlalu. Tapi itu memang ciri khas TPA, ada baunya,” jelasnya.

Ia juga menyebut jika nanti TPA telah menemukan lokasi baru, maka tidak boleh ada pembangunan permukiman di sekitarnya. Sehingga fungsi TPA sebagai lokasi penumpukan sampah tidak lagi dipersoalkan.

“Nanti kalau di lokasi yang baru ya permukiman tidak boleh dekat-dekat situ. Kalau yang saat ini memang sudah salah dari awalnya. Orang bermungkin di sekitar TPA. Sebenarnya dulu, para pemulung yang beli tanah sekitar itu, diizinkan beli. Dan Itu dulu sebenarnya ada pagarnya, tapi pagarnya malah ikut dipulung,” sebutnya.

Ia juga mengatakan saat ini sedang proses untuk perubahan dokumen UKL-UPL untuk pembangunan TPA baru.

“Dokumen itu yang memuat bagaimana upaya pengolahan limbah dari TPA. Tidak harus pakai amdal. Karena ini kan risikonya kecil, kalau risikonya besar baru amdal,” tandasnya. (M)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Warga Tionghoa Kabupaten Berau menunjukkan dukungan tegas untuk Pilkada 2024 yang aman dan damai serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui acara deklarasi yang berlangsung meriah di Hotel Gioia, Tanjung Redeb, pada Minggu malam. Acara ini dimeriahkan dengan nyanyian dan pembagian doorprize yang menambah semangat suasana malam tersebut. Ketua Yayasan Harapan Kasih […]

  • Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    Berau Perkuat Hilirisasi Kelapa Dalam, Kampung Giring-Giring Siapkan Produksi Sabun

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Berau. Di Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, komoditas unggulan kelapa dalam kini tidak lagi sekadar dijual sebagai bahan mentah, tetapi mulai diolah menjadi produk sabun lokal berlabel La Bello. Melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), masyarakat Giring-Giring mulai membangun industri kecil berbasis komoditas […]

  • Ketua DPRD Berau Angkat Bicara Soal Kawasan Petak Seribu

    Ketua DPRD Berau Angkat Bicara Soal Kawasan Petak Seribu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, ikut menanggapi kericuhan soal praktik sub-sewa kios milik pemerintah di kawasan “Petak Seribu”, Jalan AKB Sanipah I, Tanjung Redeb. Ia menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan tanpa langkah tegas dari Pemkab Berau selaku pengelola aset. Dedy menegaskan bahwa dugaan penyalahgunaan kios harus ditangani melalui pemeriksaan yang benar-benar […]

  • Kekosongan PPK Tipe B Bisa Hambat Pembangunan Berau

    Kekosongan PPK Tipe B Bisa Hambat Pembangunan Berau

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kekosongan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe B di Kabupaten Berau berpotensi menghambat jalannya proyek pembangunan yang telah direncanakan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. “Kekosongan PPK Tipe B harus segera ditangani agar tidak berdampak pada kelancaran pembangunan di Berau. Jangan sampai ada […]

  • No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pasca gelaran event Maratua Run yang mendatangkan banyak wisatawan dari luar Berau, haruslah menjadi motivasi untuk menggelar kembali event serupa. “Saya berharap ke depan Berau lebih banyak membuat event-event. Ini kami membantu men-trigger dengan event Maratua Run ini. Ini kan potensinya hebat, luar biasa. Jangan sampai disia-siakan,” ujar Pj Gubernur Kaltim beberapa […]

  • daerah.  Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    daerah. Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengangkat padi gogo sebagai komoditas strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kampung-kampung yang berada di kawasan perkebunan. Melalui Dinas Perkebunan (Disbun), pemkab menyiapkan pemanfaatan 300 hektare lahan pada area kelapa sawit dan kakao untuk ditanami padi gogo sebagai sistem tumpangsari. Langkah ini selaras dengan […]

expand_less