Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Berau Siapkan Proyek Besar Tangani Abrasi di Empat Pulau Strategis

Berau Siapkan Proyek Besar Tangani Abrasi di Empat Pulau Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau berencana melakukan penanganan abrasi secara menyeluruh di empat pulau sekaligus pada tahun 2025. Keempat pulau yang masuk dalam daftar prioritas itu adalah Derawan, Maratua, Sambit, dan Balikukup—wilayah-wilayah pesisir yang memiliki nilai penting baik secara ekologis maupun pariwisata.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan bahwa abrasi pantai yang terus berlangsung dapat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat setempat dan sektor pariwisata unggulan Kabupaten Berau.

“Jika tidak segera ditangani, permasalahan abrasi ini bisa berdampak sangat buruk bagi masyarakat di Pulau Derawan,” katanya beberapa waktu lalu.

Ia juga menekankan bahwa permasalahan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkab, tetapi juga membutuhkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pusat.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyelesaikan kajian teknis pembangunan fisik pengaman pantai sebagai dasar pelaksanaan proyek.

“Pembangunan akan segera dilaksanakan setelah kajian selesai. Kami ingin penanganan abrasi ini berjalan maksimal dan tepat sasaran,” ujar Hendra dikutip dari website resmi DPUPR Berau.

Secara khusus, Pulau Derawan disebut telah mendapat lampu hijau dari dua kementerian terkait, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Izin tersebut menjadi tonggak penting bagi pelaksanaan proyek yang ditargetkan rampung dalam dua tahun ke depan.

Pada tahun 2024, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk proses perencanaan. Sementara untuk tahap pembangunan fisik yang akan dimulai pada 2025, pemerintah menyiapkan dana antara Rp10 hingga Rp15 miliar.

“Kami juga menggandeng lembaga internasional seperti World Wildlife Fund (WWF) untuk merancang desain dan model pembangunan. Ini penting agar proyek tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” kata Hendra.

Ia menekankan bahwa abrasi yang terjadi selama ini bukan hanya mengancam garis pantai, tetapi juga ekosistem laut dan aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor kelautan dan pariwisata.

“Penanganan abrasi ini adalah bagian dari upaya perlindungan kawasan pesisir yang memiliki peran strategis bagi keberlanjutan daerah,” tuturnya.

Pulau Derawan dan Maratua selama ini dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Kalimantan Timur, dengan keanekaragaman hayati laut yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, peningkatan aktivitas pesisir dan dampak perubahan iklim telah mempercepat proses abrasi di sejumlah titik.

Dengan masuknya Sambit dan Balikukup dalam daftar intervensi, pemerintah daerah menunjukkan komitmen yang lebih luas dalam menjaga garis pantai Berau dari ancaman abrasi yang kian masif. DPUPR Berau berharap, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga konservasi dapat memperkuat dampak jangka panjang dari proyek ini.(*yf/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Lagi, PLN di Kabupaten Berau membuat masyarakat naik pitam. Terhitung sampai empat kali dalam semalam listrik byarpet. Yang membuat geram adalah listrik yang tidak langsung padam melainkan turun tegangan terlebih dahulu kemudian mati total, yang bisa membuat tegangan listrik anjlok dan merusak alat elektronik. “Kami bayar tidak pernah telat tapi pelayanan listrik […]

  • Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    Kualitas UMKM lewat Pelatihan Desain Kemasan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemkab Berau serius dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas desain kemasan produk UMKM. Hal ini dilakukan dengan menggelar pelatihan desain kemasan yang diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai penjuru Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, dalam sambutannya menekankan […]

  • TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Samarinda – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur di Kota Tepian (julukan Samarinda) kembali menguak fakta memilukan. Korban, sebut saja Bunga (bukan nama aslinya) diketahui mengalami penyakit kelamin yang diduga kuat ditularkan dari perbuatan bejat para pelaku. Temuan tersebut diungkap setelah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim intens mendampingi kondisi […]

  • Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen

    Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan penyerapan anggaran tahun ini akan mencapai 100 persen pada akhir periode anggaran. Meski hingga saat ini realisasinya baru berada di kisaran 60 persen, Pemkab menegaskan situasi tersebut bukan disebabkan lambatnya kerja perangkat daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjelaskan bahwa dana yang masih berada di bank bukanlah anggaran […]

  • Wisatawan Kini Punya Spot Selfie Baru di Jembatan Sambaliung Berau

    Wisatawan Kini Punya Spot Selfie Baru di Jembatan Sambaliung Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb -Berawal dari pembicaraan antara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dengan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa bulan lalu, kini pada Sabtu (21/9/2024) malam tambahan ornamen elemen estetis di Jembatan Sambaliung dilaunching. Diresmikan langsung oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, tambahan ornamen di salah satu sisi bagian jembatan itu, diharapkan akan menjadi ikon baru kebanggaan […]

  • President Jokowi wore Dayak Gaai traditional clothes upon arrival at Kalimarau Airport, Berau, East Kalimantan, Thursday (26/9/2024). (ANTARA/HO-Muchlis Jr-Biro Press Setpres)

    Respon Cepat Jokowi: Masalah Kelistrikan Berau Sudah di Meja Menteri BUMN

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masalah kondisi kelistrikan di Kabupaten Berau, rupanya telah sampai di telinga orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden RI Joko Widodo. Dalam kunjungannya pada Kamis (26/9/2024) siang di Kota Sanggam, dengan tegas dikatakan Presiden RI Joko Widodo, bahwa hal ini telah disampaikan langsung juga ke Menteri BUMN dan Dirut PLN. “Saya sudah […]

expand_less