Berau Siapkan UMKM Center sebagai Pusat Produk Lokal, Realisasi Tunggu Bantuan Keuangan Kaltim
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali mendorong pembangunan UMKM Center sebagai pusat pemasaran terpadu bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Proyek tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027 melalui dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan secara teknis rencana pembangunan tersebut sebenarnya telah siap dilaksanakan. Dokumen perencanaan, termasuk Detail Engineering Design (DED), telah disusun melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Namun, keterbatasan anggaran daerah pada 2026 membuat proyek tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kalau dari sisi perencanaan sebenarnya kita sudah siap. Lahannya juga sudah tersedia, tinggal menunggu dukungan anggaran saja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan UMKM Center kembali diajukan untuk tahun anggaran 2027 dan telah dibahas bersama pemerintah provinsi. Komunikasi juga terus dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah apabila bantuan keuangan tersebut disetujui.
Menurut Eva, jika dukungan anggaran dari provinsi dapat terealisasi sesuai rencana, proses pembangunan dapat segera dimulai tanpa kendala berarti.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan UMKM Center akan menjadi fasilitas penting bagi pengembangan UMKM di Berau. Selain sebagai pusat promosi, lokasi tersebut diharapkan menjadi ruang pemasaran yang terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan.
Dengan konsep tersebut, berbagai produk lokal dapat dipasarkan dalam satu kawasan, sehingga pengunjung tidak perlu berpindah tempat untuk mencari produk khas daerah.
“Ini bukan hanya soal tempat jualan, tetapi bagaimana menciptakan ruang yang nyaman dan menarik agar orang tertarik datang dan berbelanja,” katanya.
Selain memperluas akses pemasaran, UMKM Center juga dinilai dapat memberikan kepastian pasar bagi para pelaku usaha. Dengan adanya wadah yang terorganisasi, pelaku UMKM diharapkan lebih terdorong meningkatkan produksi sekaligus menjaga kualitas produk.
Diskoperindag Berau juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, untuk mendukung distribusi produk dari pelaku usaha di seluruh wilayah Berau menuju pusat pemasaran tersebut.
“Ke depan akan kita siapkan skema kerja samanya, termasuk mekanisme pengumpulan produk dari masing-masing daerah,” ujarnya.(*/nr)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar