Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 973
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau. Lembaga ini memastikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini berhasil dilampaui, meskipun beberapa sektor belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan.

Djupiansyah Ganie, Kepala Bapenda Berau, menyebutkan bahwa capaian PAD Berau pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp337 miliar. Jumlah ini melampaui target yang direncanakan sebesar Rp303 miliar. Meski begitu, terdapat sektor-sektor tertentu yang masih perlu perhatian lebih.

“Secara keseluruhan, capaian PAD kita tahun ini sudah melampaui target. Namun, untuk retribusi pajak dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, memang masih ada yang belum sepenuhnya memenuhi target,” ujar pria yang akrab disapa Pak Djupi tersebut.

Secara rinci, kontribusi dari berbagai sektor PAD menunjukkan pencapaian yang beragam: 1. Pajak Daerah: Dari target Rp93 miliar, realisasi mencapai Rp90 miliar atau sekitar 96,26 persen.

2. Retribusi Daerah: Melampaui target, dari Rp110 miliar menjadi Rp113 miliar, setara dengan 100,2 persen.

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Dari target Rp19 miliar, terealisasi Rp18 miliar, atau 94 persen.

4. Lain-lain PAD yang Sah: Mencapai Rp115 miliar, jauh melampaui target Rp80 miliar.

“Dari tahun ke tahun, sejak 2022 hingga 2024, capaian PAD Berau selalu sesuai target. Ini penting untuk memastikan bahwa program pembangunan yang mengandalkan PAD dapat berjalan dengan baik,” tambah Djupiansyah.

Sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menjadi salah satu yang belum mencapai target. Dari target Rp19,6 miliar, realisasi hanya Rp18,5 miliar atau 94,48 persen. Kontribusi terbesar datang dari beberapa perusahaan daerah, yaitu PT Hutan Sanggam Labanan Lestari Rp28 juta, Bank Kaltimtara Rp14,9 miliar, Perumda Batiwakkal Rp1,4 miliar dan PT Indo Pusaka Berau Rp2,3 miliar.

Meskipun ada kekurangan pada sektor ini, capaian PAD secara keseluruhan tetap menunjukkan angka lebih dari 100 persen. “Alhamdulillah, kekurangan tadi bisa tertutupi oleh pendapatan dari sektor PAD lain,” ungkapnya.

Meski capaian PAD secara umum menggembirakan, Bapenda tetap akan mengevaluasi sektor-sektor yang belum mencapai target. “Evaluasi ini penting agar di tahun berikutnya kita bisa mengantisipasi kegagalan dan meningkatkan capaian pendapatan,” tegasnya.

Djupiansyah menekankan, pencapaian PAD bukan hanya soal angka, melainkan juga keberlanjutan pembangunan daerah. “Setiap pendapatan yang kita targetkan sudah direncanakan untuk mendanai belanja daerah. Ketika tidak tercapai, itu bisa memengaruhi pendanaan pembangunan,” jelasnya.

Dengan pencapaian yang telah diraih dan evaluasi yang terus dilakukan, Bapenda Berau optimistis dapat menjaga tren positif ini pada tahun-tahun mendatang, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    Segah — Konflik lahan antara PT Berau Bara Abadi (BBA) dan warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, memasuki babak baru. Perusahaan tambang batu bara ini menegaskan bahwa lahan yang menjadi sumber perselisihan adalah bagian dari wilayah Gunung Sari, bukan Pandan Sari, sebagaimana diklaim oleh warga. Wanda Hatirindah, Kuasa Hukum PT BBA, menyatakan bahwa lahan tersebut […]

  • Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    Dermaga Khusus untuk Kapal Pesisir di Berau Segera Dibangun

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 675
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau merespons keluhan masyarakat pesisir, khususnya di Maratua, terkait kesulitan bongkar muat saat berlabuh di pusat Kota Tanjung Redeb. Sebagai solusi, Pemkab Berau akan membangun dermaga khusus untuk tambat kapal dari pesisir. Dermaga ini nantinya akan berfungsi sebagai dermaga pengumpan lokal. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

    Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, pada Senin (4/11/2024) lalu di Gedung Balai Mufakat. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau. Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Berau, […]

  • Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 789
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Seluruh aset Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan akan menjadi milik pemerintah desa setelah proses pembangunannya rampung. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Ia juga menegaskan bahwa sebagian pendapatan Kopdes nantinya juga akan disetorkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Senin, (20/10). Kebijakan […]

  • Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    BERAU – Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 11 Tahun 2010, yang melarang pengedaran dan penjualan minuman beralkohol. Hal ini muncul setelah terungkapnya praktik penjualan minuman keras di salah satu Hotel di Tanjung Redeb, sebuah hotel bintang tiga, yang seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan yang ada. (9/5/2026) Dalam Pasal […]

  • Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmen mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat RPJPD Baplitbang, Senin, 6 April 2026. Wakil Bupati Berau yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Gamalis, mengatakan upaya penanganan stunting harus dilakukan secara lebih […]

expand_less