Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 1.018
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga kini, kelas di SMA tetap berjalan seperti biasa tanpa adanya pengurangan jam pelajaran.

Arpinda, Koordinator Pengawas SMA/SMK Wilayah VI Kaltim, menegaskan bahwa meskipun larangan pengangkatan tenaga honorer baru telah diterapkan, kebutuhan terhadap guru honorer di sekolah-sekolah masih sangat tinggi. Ia juga menambahkan bahwa setiap kepala SMA dan SMK di Kabupaten Berau sudah diingatkan untuk tidak mengangkat tenaga honorer baru, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami tetap membutuhkan guru honorer, karena kekurangan tenaga pendidik masih sangat terasa,” ujarnya.

Sebagai informasi, di Berau terdapat 15 SMA Negeri, 5 SMA swasta, 8 SMK Negeri, dan 6 SMK swasta. Kesemua sekolah ini masih menghadapi kebutuhan signifikan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan. Meski begitu, larangan pengangkatan tenaga honorer baru tetap berlaku, dan pemerintah daerah tengah menunggu kesempatan untuk mengusulkan formasi CPNS sesuai kebutuhan di sekolah.

Jumlah tenaga honorer yang tercatat hingga 2023 mencapai 197 orang, namun jumlah ini belum mencakup mereka yang berhasil lulus seleksi PPPK pada tahun 2024. Sementara itu, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat SMA tercatat sebanyak 534 orang. Namun, kekurangan tenaga pendidik masih menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.

Ia menjelaskan bahwa di tingkat SMA, tidak ada kekosongan kelas meskipun beberapa guru pensiun. Dalam hal ini, pihak sekolah diperbolehkan untuk memanfaatkan guru dari bidang serumpun guna menggantikan jam pelajaran yang kosong.

“Jika ada guru Bahasa Indonesia yang pensiun, guru lain yang memiliki latar belakang serumpun bisa mengisi jam pelajaran tersebut. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung,” terangnya.

Sementara itu, masalah tenaga honorer di Kabupaten Berau sempat menjadi sorotan saat pemerintah daerah merumahkan seluruh tenaga honorer pendidikan akibat larangan perpanjangan kontrak. Namun, kebijakan ini segera disikapi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Berau dengan mengeluarkan Surat Keputusan tentang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini memungkinkan para tenaga pendidik yang sempat dirumahkan untuk kembali bekerja dengan kontrak kerja baru.

Kepala Disdikbud Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. “Kami harus segera mengambil langkah untuk menghindari ancaman kelumpuhan KBM di sekolah-sekolah,” katanya.

Dengan kebijakan ini, tenaga pendidik yang belum mendapatkan perpanjangan kontrak dapat melanjutkan tugas mereka melalui Kontrak Kerja Individu (KKI) yang akan disediakan oleh Disdikbud Berau.

Di tengah ketidakpastian ini, para guru honorer dan sekolah-sekolah di Berau tetap berusaha menjaga kualitas pendidikan. Mereka menghadapinya dengan penuh dedikasi, memastikan agar generasi muda tetap mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun tantangan yang ada semakin kompleks. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau kembali mengingatkan janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terkait pembangunan sekretariat permanen untuk organisasi kepemudaan tersebut. Di usia yang sudah melampaui setengah abad, KNPI Berau masih belum memiliki rumah sendiri. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menyayangkan kondisi itu. Ia menyebut hingga hari ini, sekretariat organisasi yang […]

  • Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    Raperda Pedoman BUMK: Upaya Elita Herlina untuk Kemandirian Ekonomi Kampung

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Untuk mengoptimalisasi keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), Anggota DPRD Berau, Elita Herlina mendorong agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pembentukan dan Penguatan BUMK segera dilahirkan. Dikatakan Elita, hal itu sebagai bentuk sikap DPRD Berau terhadap kampung-kampung yang telah berhasil menghidupkan BUMK-nya guna meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK). “Setiap kampung bisa […]

  • DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti pentingnya pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tabalar sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Tabalar memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak terkait. “Dukungan […]

  • Kampung-kampung Maju, Berau Semakin Cantik: Komitmen Sri Juniarsih di Pilkada 2024

    Kampung-kampung Maju, Berau Semakin Cantik: Komitmen Sri Juniarsih di Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau Nomor Urut 2, Sri Juniarsih Mas – Gamalis (SraGam), kembali melanjutkan kampanye mereka dengan menyapa warga di sejumlah titik di Kecamatan Gunung Tabur pada Minggu (6/20/24). Kampanye tersebut mencakup beberapa desa, antara lain Kampung Sambakungan, Melati Jaya, Merancang Ulu, Merancang Ilir, dan Maluang. Di […]

  • Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

    Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    BERAU – Seorang warga Gurimbang bernama Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan dan mengalami kesulitan ekonomi setelah lahan kebun sawit miliknya di kawasan Gurimbang KM 26, jalan poros Suaran melalui Gunung Kasiran, diduga digusur oleh pihak PT Tanjung Redeb Hutani tanpa pemberitahuan maupun ganti rugi. Heri mengatakan bahwa ia telah menyampaikan persoalan tersebut kepada PT TRH […]

  • Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    BERAU – Kasus asusila yang melibatkan seorang paman kandung terhadap keponakannya kembali memasuki babak baru di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (29/4), terungkap fakta bahwa korban yang baru berusia 15 tahun kini tengah mengandung dengan usia kehamilan lima bulan. Juru Bicara PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Bowo, menyampaikan bahwa […]

expand_less