Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

Dedikasi Guru Honorer Berau: Mengajar di Tengah Badai Kebijakan Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 720
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Di tengah ketegangan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer baru, 197 tenaga honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap melanjutkan tugas mereka. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sektor pendidikan sempat menghadapi kekhawatiran atas kekurangan tenaga pengajar. Namun, hingga kini, kelas di SMA tetap berjalan seperti biasa tanpa adanya pengurangan jam pelajaran.

Arpinda, Koordinator Pengawas SMA/SMK Wilayah VI Kaltim, menegaskan bahwa meskipun larangan pengangkatan tenaga honorer baru telah diterapkan, kebutuhan terhadap guru honorer di sekolah-sekolah masih sangat tinggi. Ia juga menambahkan bahwa setiap kepala SMA dan SMK di Kabupaten Berau sudah diingatkan untuk tidak mengangkat tenaga honorer baru, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami tetap membutuhkan guru honorer, karena kekurangan tenaga pendidik masih sangat terasa,” ujarnya.

Sebagai informasi, di Berau terdapat 15 SMA Negeri, 5 SMA swasta, 8 SMK Negeri, dan 6 SMK swasta. Kesemua sekolah ini masih menghadapi kebutuhan signifikan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan. Meski begitu, larangan pengangkatan tenaga honorer baru tetap berlaku, dan pemerintah daerah tengah menunggu kesempatan untuk mengusulkan formasi CPNS sesuai kebutuhan di sekolah.

Jumlah tenaga honorer yang tercatat hingga 2023 mencapai 197 orang, namun jumlah ini belum mencakup mereka yang berhasil lulus seleksi PPPK pada tahun 2024. Sementara itu, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat SMA tercatat sebanyak 534 orang. Namun, kekurangan tenaga pendidik masih menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.

Ia menjelaskan bahwa di tingkat SMA, tidak ada kekosongan kelas meskipun beberapa guru pensiun. Dalam hal ini, pihak sekolah diperbolehkan untuk memanfaatkan guru dari bidang serumpun guna menggantikan jam pelajaran yang kosong.

“Jika ada guru Bahasa Indonesia yang pensiun, guru lain yang memiliki latar belakang serumpun bisa mengisi jam pelajaran tersebut. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung,” terangnya.

Sementara itu, masalah tenaga honorer di Kabupaten Berau sempat menjadi sorotan saat pemerintah daerah merumahkan seluruh tenaga honorer pendidikan akibat larangan perpanjangan kontrak. Namun, kebijakan ini segera disikapi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Berau dengan mengeluarkan Surat Keputusan tentang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini memungkinkan para tenaga pendidik yang sempat dirumahkan untuk kembali bekerja dengan kontrak kerja baru.

Kepala Disdikbud Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. “Kami harus segera mengambil langkah untuk menghindari ancaman kelumpuhan KBM di sekolah-sekolah,” katanya.

Dengan kebijakan ini, tenaga pendidik yang belum mendapatkan perpanjangan kontrak dapat melanjutkan tugas mereka melalui Kontrak Kerja Individu (KKI) yang akan disediakan oleh Disdikbud Berau.

Di tengah ketidakpastian ini, para guru honorer dan sekolah-sekolah di Berau tetap berusaha menjaga kualitas pendidikan. Mereka menghadapinya dengan penuh dedikasi, memastikan agar generasi muda tetap mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun tantangan yang ada semakin kompleks. (Marta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    DPRD Berau Kawal Pembangunan Pabrik Terasi, Target Selesai 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti pentingnya pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tabalar sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Tabalar memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan melalui dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak terkait. “Dukungan […]

  • Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Berau menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan nama Berau Pesisir Selatan kini memasuki tahap yang semakin konkret. Proses pembentukan DOB tersebut disambut antusias, terutama oleh masyarakat di kawasan pesisir yang selama ini merasa jauh dari pusat pemerintahan. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga merupakan wakil rakyat […]

  • Fitrial Noor Kembali Pimpin Percasi Berau Lewat Aklamasi di Muskab VI

    Fitrial Noor Kembali Pimpin Percasi Berau Lewat Aklamasi di Muskab VI

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 753
    • 0Komentar

    BERAU – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Berau resmi digelar di Gedung Bapelitbang Berau pada Kamis, 1 Februari 2025. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Percasi Kalimantan Timur, KONI Berau, serta 10 klub catur yang terdaftar sebagai anggota resmi. Muskab dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Berau, Amir, […]

  • Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 447
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hak cipta yang terjadi pada buku elektronik (e-book) yang beredar di platform e-commerce, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau memperketat pengawasan dalam pengadaan buku digital. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantoso, menegaskan bahwa penting bagi setiap perpustakaan di kabupaten ini untuk memastikan keaslian dan legalitas buku digital yang […]

  • Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dari 100 kepala kampung (Kakam) di Berau yang dikukuhkan untuk perpanjangan masa jabatannya, dua Kakam, yakni Kakam Sei Bebanir Bangun dan Kakam Teluk Sumbang, tertinggal. Hal ini dikarenakan kedua kampung tersebut saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) atau penjabat (Pj) kepala kampung. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau, […]

  • Sragam Datangi Lima Kampung di Talisayan, Perkuat Dukungan dan Gaungkan Program Unggulan Pilkada Berau 2024

    Sragam Datangi Lima Kampung di Talisayan, Perkuat Dukungan dan Gaungkan Program Unggulan Pilkada Berau 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye dan silaturahmi mereka di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Beberapa kampung dikunjungi, seperti Kampung Talisayan, Purnasari Jaya, Eka Sapta, Sumber Mulya, dan Suka Murya. Dalam acara tersebut, kedatangan Sri Juniarsih disambut meriah dengan pertunjukan seni budaya kuda lumping. […]

expand_less