Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • visibility 740
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Berau periode 2024-2029, dideklarasikan. Minggu, (10/11/2024) di Balai Mufakat, Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus APRI Kalimantan Timur, pejabat pemerintah daerah, dan sejumlah pemancing yang tergabung dalam komunitas tersebut.

APRI adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk menyatukan seluruh unsur pemancingan di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan proporsional. Organisasi ini berkomitmen untuk memajukan industri pemancingan di Indonesia serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Dalam sambutannya, Ketua DPK APRI Berau, Zulkifliansyah, menyatakan komitmennya untuk menjembatani berbagai program yang dapat mendukung kegiatan pemancingan, khususnya dalam penyelenggaraan turnamen. “Kami akan berupaya untuk menyelenggarakan berbagai turnamen, baik itu turnamen di laut, sungai, maupun kolam, untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pemancing,” kata Zulkifliansyah.

Zulkifliansyah juga menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Berau. Ia berharap, ke depan, industri pemancingan di Berau dapat berkembang pesat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan nasional.

Ketua DPP APRI Kalimantan Timur, Hamdani Hasan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya bahwa APRI dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan wisata pemancingan di Indonesia. “Indonesia adalah negara maritim terbesar, dan Kalimantan Timur memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa. Hal ini akan mendorong minat masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pemancingan,” jelas Hamdani.

Ia juga menyatakan bahwa Kabupaten Berau memiliki sejumlah spot memancing unggulan yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. “Kami berharap, dengan adanya APRI, sektor pemancingan di Berau akan semakin berkembang, menjadikan Berau sebagai salah satu destinasi utama wisata bahari di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Pjs Bupati Berau, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap pembentukan APRI di Kabupaten Berau. Ia menyatakan bahwa keberadaan organisasi ini akan semakin memperkuat sektor pemancingan di daerah yang memiliki potensi perairan laut yang melimpah.

“Berau memiliki potensi luar biasa dengan keanekaragaman ikannya yang melimpah. Saat ini, kami sudah mengekspor ikan ke berbagai negara, seperti Singapura dan Malaysia, dan bahkan Kepala Bandara Berau berencana untuk meningkatkan kapasitas ekspor ikan, sehingga kita bisa memperluas pasar internasional,” ujar Pjs Bupati Berau.

Lebih lanjut, Pjs Bupati Berau menekankan pentingnya pemancingan yang dilakukan dengan cara yang aman dan berkelanjutan. “Saya yakin para pemancing di Berau sangat memahami hal ini dan selalu menjaga kelestarian sumber daya alam kita. Saya berharap, APRI bisa berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang cara-cara pemancingan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan terbentuknya DPK APRI Berau periode 2024-2029, diharapkan organisasi ini akan mampu menjadi wadah yang mempertemukan para pemancing di wilayah Kabupaten Berau. Selain itu, diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pemancingan yang berkelanjutan, serta mendorong kemajuan industri pemancingan di Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Kabupaten Berau diperkirakan akan menjadi pusat kegiatan pemancingan yang semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah, serta memajukan kesejahteraan masyarakat yang terlibat langsung dalam industri ini. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, menyoroti capaian produksi ikan semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13 ribu ton lebih dari target 35 ribu ton per tahun. Angka itu disebut menjadi tanda penting bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan, untuk bergerak lebih agresif pada semester berikutnya. “Kalau ingin target tercapai di akhir […]

  • DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    DPRD Berau Minta DLHK Rutin Lakukan Normalisasi Drainase Perkotaan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama instansi terkait untuk lebih rutin melaksanakan normalisasi drainase di wilayah perkotaan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan sejumlah titik rawan tergenang air. Vitalis menegaskan bahwa kondisi drainase […]

  • Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kekhawatiran terhadap penyebaran virus cacar monyet (monkeypox) di Indonesia turut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Berau, Ratna. Ia mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar virus tersebut tidak masuk atau menyebar di wilayah Berau. Ratna menegaskan bahwa virus cacar monyet lebih berbahaya jika dibandingkan dengan jenis […]

  • Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau memperingatkan masyarakat dan pengecer agar tidak memanfaatkan keterlambatan distribusi LPG 3 kilogram untuk meraup keuntungan. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan stok LPG di daerah tersebut pada dasarnya mencukupi, sepanjang tidak terjadi aksi borong atau penimbunan. “Stok sebenarnya aman, selama […]

  • Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.465
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) tidak cukup hanya mengandalkan estetika dan inovasi visual. Di balik sebuah karya, harus ada kemampuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan nilai ekonominya terus tumbuh. Pesan itu kembali disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sebagai arahan bagi para pelaku ekraf di daerah. Kepala […]

  • Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

    Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    BERAU – Akses warga di Gang Sei Tarum, RT 11 Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, kian terjepit setelah proyek semenisasi pada 2024. Jalan lingkungan yang dulu masih bisa dilalui mobil, kini dinilai terlalu sempit untuk kendaraan roda empat. Kekhawatiran soal keselamatan pun mencuat: bagaimana jika terjadi kebakaran atau warga butuh ambulans? Keluhan itu dibawa […]

expand_less