Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • visibility 622
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Berau periode 2024-2029, dideklarasikan. Minggu, (10/11/2024) di Balai Mufakat, Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus APRI Kalimantan Timur, pejabat pemerintah daerah, dan sejumlah pemancing yang tergabung dalam komunitas tersebut.

APRI adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk menyatukan seluruh unsur pemancingan di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan proporsional. Organisasi ini berkomitmen untuk memajukan industri pemancingan di Indonesia serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Dalam sambutannya, Ketua DPK APRI Berau, Zulkifliansyah, menyatakan komitmennya untuk menjembatani berbagai program yang dapat mendukung kegiatan pemancingan, khususnya dalam penyelenggaraan turnamen. “Kami akan berupaya untuk menyelenggarakan berbagai turnamen, baik itu turnamen di laut, sungai, maupun kolam, untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pemancing,” kata Zulkifliansyah.

Zulkifliansyah juga menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Berau. Ia berharap, ke depan, industri pemancingan di Berau dapat berkembang pesat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan nasional.

Ketua DPP APRI Kalimantan Timur, Hamdani Hasan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya bahwa APRI dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan wisata pemancingan di Indonesia. “Indonesia adalah negara maritim terbesar, dan Kalimantan Timur memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa. Hal ini akan mendorong minat masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pemancingan,” jelas Hamdani.

Ia juga menyatakan bahwa Kabupaten Berau memiliki sejumlah spot memancing unggulan yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. “Kami berharap, dengan adanya APRI, sektor pemancingan di Berau akan semakin berkembang, menjadikan Berau sebagai salah satu destinasi utama wisata bahari di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Pjs Bupati Berau, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap pembentukan APRI di Kabupaten Berau. Ia menyatakan bahwa keberadaan organisasi ini akan semakin memperkuat sektor pemancingan di daerah yang memiliki potensi perairan laut yang melimpah.

“Berau memiliki potensi luar biasa dengan keanekaragaman ikannya yang melimpah. Saat ini, kami sudah mengekspor ikan ke berbagai negara, seperti Singapura dan Malaysia, dan bahkan Kepala Bandara Berau berencana untuk meningkatkan kapasitas ekspor ikan, sehingga kita bisa memperluas pasar internasional,” ujar Pjs Bupati Berau.

Lebih lanjut, Pjs Bupati Berau menekankan pentingnya pemancingan yang dilakukan dengan cara yang aman dan berkelanjutan. “Saya yakin para pemancing di Berau sangat memahami hal ini dan selalu menjaga kelestarian sumber daya alam kita. Saya berharap, APRI bisa berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang cara-cara pemancingan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan terbentuknya DPK APRI Berau periode 2024-2029, diharapkan organisasi ini akan mampu menjadi wadah yang mempertemukan para pemancing di wilayah Kabupaten Berau. Selain itu, diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pemancingan yang berkelanjutan, serta mendorong kemajuan industri pemancingan di Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Kabupaten Berau diperkirakan akan menjadi pusat kegiatan pemancingan yang semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah, serta memajukan kesejahteraan masyarakat yang terlibat langsung dalam industri ini. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Estetika Kota Harus Dijaga, Bawaslu Berau Ingatkan Larangan APK di Zona Terlarang

    Estetika Kota Harus Dijaga, Bawaslu Berau Ingatkan Larangan APK di Zona Terlarang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau mengingatkan para calon peserta Pemilu 2024 agar tidak memasang Alat Peraga Kampanye (APK) disembarang tempat. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada. Ia mengatakan berdasarkan peraturan yang berlaku, ada beberapa tempat yang memang dilarang sebagai tempat […]

  • Innalillahi!!! Seorang Lansia Tewas Dalam Kebakaran di Kampung Batu Putih

    Innalillahi!!! Seorang Lansia Tewas Dalam Kebakaran di Kampung Batu Putih

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 685
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Si jago merah melalap sebuah rumah di Kampung Batu Putih RT 2, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, pada Selasa pagi, 19 November 2024. Kebakaran ini menelan korban jiwa seorang lansia berusia 65 tahun, yang terjebak di dalam rumahnya dan tidak berhasil diselamatkan. Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran melanda rumah korban, yang pada saat […]

  • Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 720
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komoditas kakao di Kabupaten Berau kini mulai menunjukkan potensi besar untuk menembus pasar internasional. Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, total luas lahan kakao di wilayah ini mencapai 1.037 hektare, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Sambaliung seluas 479 hektare. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyampaikan, selain Sambaliung, tanaman kakao juga […]

  • UU Baru Tegaskan ASN Wajib Tingkatkan Kompetensi Secara Berkelanjutan

    UU Baru Tegaskan ASN Wajib Tingkatkan Kompetensi Secara Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB —— Seketaris Utama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Andi Taufik, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi bagi aparatur sipin negara (ASN) kini menjadi kewajiban, dan bukan lagi sekedar hak sebagaimana yang diatur dalam UU No. 20 2023 tentang Aparatur Negara Sipil. Perubahan tersebut kini menjadi pertanda dalam sistem pengelolaan ASN di Indonesia, yang dimana sebelumnya […]

  • Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat, yang juga diterapkan di Kabupaten Berau, mendapat dukungan dari Waka II DPRD Berau Sumadi. Dikatakannya, instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia ini, merupakan kewajiban yang harus dijalankan, sehingga anggaran yang tersedia harus digunakan seefisien dan seefektif mungkin, terutama untuk program yang memiliki […]

  • Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Berau tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di RSUD dr. Abdul Rivai, suasana haru menyelimuti ruang bersalin. Enam bayi tercatat lahir bertepatan dengan 17 Agustus, tiga di antaranya sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi. Sementara tiga bayi lainnya masih menunggu waktu kelahiran, yang […]

expand_less