Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • visibility 728
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Berau periode 2024-2029, dideklarasikan. Minggu, (10/11/2024) di Balai Mufakat, Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus APRI Kalimantan Timur, pejabat pemerintah daerah, dan sejumlah pemancing yang tergabung dalam komunitas tersebut.

APRI adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk menyatukan seluruh unsur pemancingan di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan proporsional. Organisasi ini berkomitmen untuk memajukan industri pemancingan di Indonesia serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Dalam sambutannya, Ketua DPK APRI Berau, Zulkifliansyah, menyatakan komitmennya untuk menjembatani berbagai program yang dapat mendukung kegiatan pemancingan, khususnya dalam penyelenggaraan turnamen. “Kami akan berupaya untuk menyelenggarakan berbagai turnamen, baik itu turnamen di laut, sungai, maupun kolam, untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pemancing,” kata Zulkifliansyah.

Zulkifliansyah juga menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Berau. Ia berharap, ke depan, industri pemancingan di Berau dapat berkembang pesat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan nasional.

Ketua DPP APRI Kalimantan Timur, Hamdani Hasan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya bahwa APRI dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan wisata pemancingan di Indonesia. “Indonesia adalah negara maritim terbesar, dan Kalimantan Timur memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa. Hal ini akan mendorong minat masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pemancingan,” jelas Hamdani.

Ia juga menyatakan bahwa Kabupaten Berau memiliki sejumlah spot memancing unggulan yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. “Kami berharap, dengan adanya APRI, sektor pemancingan di Berau akan semakin berkembang, menjadikan Berau sebagai salah satu destinasi utama wisata bahari di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Pjs Bupati Berau, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap pembentukan APRI di Kabupaten Berau. Ia menyatakan bahwa keberadaan organisasi ini akan semakin memperkuat sektor pemancingan di daerah yang memiliki potensi perairan laut yang melimpah.

“Berau memiliki potensi luar biasa dengan keanekaragaman ikannya yang melimpah. Saat ini, kami sudah mengekspor ikan ke berbagai negara, seperti Singapura dan Malaysia, dan bahkan Kepala Bandara Berau berencana untuk meningkatkan kapasitas ekspor ikan, sehingga kita bisa memperluas pasar internasional,” ujar Pjs Bupati Berau.

Lebih lanjut, Pjs Bupati Berau menekankan pentingnya pemancingan yang dilakukan dengan cara yang aman dan berkelanjutan. “Saya yakin para pemancing di Berau sangat memahami hal ini dan selalu menjaga kelestarian sumber daya alam kita. Saya berharap, APRI bisa berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang cara-cara pemancingan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutupnya.

Dengan terbentuknya DPK APRI Berau periode 2024-2029, diharapkan organisasi ini akan mampu menjadi wadah yang mempertemukan para pemancing di wilayah Kabupaten Berau. Selain itu, diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pemancingan yang berkelanjutan, serta mendorong kemajuan industri pemancingan di Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Kabupaten Berau diperkirakan akan menjadi pusat kegiatan pemancingan yang semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah, serta memajukan kesejahteraan masyarakat yang terlibat langsung dalam industri ini. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BERAU – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Berau melayangkan surat resmi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kabupaten Berau terkait dugaan aktivitas pemuatan cangkang sawit milik PT Pesona Sawit Abadi di wilayah pesisir Kecamatan Tabalar. Dalam surat tertanggal 17 Juni 2026 tersebut, aliansi meminta KUPP Berau segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta penindakan tegas terhadap […]

  • Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BERAU – Dua orang petani asal Kampung Labanan Makmur dilaporkan hilang secara misterius di Hutan Meraang, kawasan STA 19 Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kedua pria bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44) tersebut kehilangan arah dan tersesat saat hendak melangkah kembali menuju pondok peristirahatan mereka usai berburu kayu gaharu, Rabu (27/5/2026) siang. Kedua korban […]

  • Antisipasi Sengketa, Pemkab Berau Gencarkan Sertifikasi Aset Tanah

    Antisipasi Sengketa, Pemkab Berau Gencarkan Sertifikasi Aset Tanah

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Inventarisir dan pencatatan aset Pemkab Berau yang menjadi salah satu prioritas, terus digencarkan. Hingga pertengahan tahun 2024 ini, menurut catatan BPKAD Berau, pihaknya telah melakukan pensertifikatan 214 aset bidang tanah. Dikonfirmasi tentang hal ini pada Senin (7/10/2024), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau Sapransyah melalui Kepala Bidang Aset BPKAD […]

  • DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

    DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil. Ketua DPRD […]

  • Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Kebutuhan air bersih yang hingga kini belum merata di Kabupaten Berau menjadi sorotan para wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Berau Komisi II, Sutami ditemui beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya pelayanan publik, khususnya akses air bersih ini. Dirinya menyebut, air bersih ini seharusnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa membebani secara […]

  • Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memberikan penjelasan terkait kabar pengunduran diri seorang dokter spesialis yang sebelumnya bertugas di wilayah Talisayan. Dokter tersebut dipastikan tidak lagi bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Berau, Sitti Zakiah, mengatakan dokter itu sebelumnya berstatus tenaga honorer. Namun, yang bersangkutan tidak masuk dalam […]

expand_less