Generasi Kreatif Mulai Bermunculan: Desainer Berau Tunjukkan Potensi, Pemerintah Beri Dukungan
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Gerakan penguatan sektor kreatif di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Pemerintah daerah terus membuka ruang bagi anak muda untuk berkembang dalam berbagai bidang—mulai dari seni, fashion, kecantikan hingga industri kreatif lainnya. Dukungan tersebut kini mulai terlihat jelas lewat lahirnya generasi kreator muda yang percaya diri menampilkan karya mereka.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian adalah Anisah Dhiya Azizah, desainer muda yang kerap disapa Cica. Melalui karya-karyanya, ia menunjukkan bahwa anak muda Berau memiliki potensi besar untuk bersaing di dunia fashion. Cica menilai bahwa perkembangan industri kreatif di daerah akan semakin pesat jika minat anak muda difasilitasi dan ruang berkarya diperbanyak.
Menurutnya, tantangan terbesar bukanlah pesaing atau keterbatasan ruang, tapi kemampuan untuk konsisten.
“Segala keberhasilan dimulai dari komitmen. Dalam fashion, konsistensi adalah kunci. Tidak mudah, tapi sangat mungkin bila kita mau bertahan,” ungkapnya.
Cica berharap pemerintah dan sektor swasta terus memberikan dukungan. Bagi dirinya, potensi Berau sangat besar untuk menjadi salah satu pusat gerakan kreatif di Kalimantan Timur, terutama dalam ranah fashion dan kecantikan yang kini semakin diminati generasi muda.
“Berau punya banyak bakat. Hanya perlu lebih banyak ruang dan perhatian supaya kreativitas bisa tumbuh lebih bebas,” tambahnya.
Karyanya yang telah rilis dalam tiga edisi—Rasanta, Banuanta, dan Hypewiest—menjadi bukti bahwa anak muda Berau tidak kekurangan ide dan karakter. Dengan pengembangan industri berbasis kreativitas, peluang ekonomi dan lapangan kerja baru dinilai dapat tercipta di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Berau sendiri menyatakan komitmennya untuk memperkuat ekosistem kreatif. Lewat pelatihan, dukungan ruang berkarya, kolaborasi dengan komunitas, hingga penyediaan fasilitas, daerah ingin memastikan anak muda dapat tumbuh menjadi pelaku ekonomi kreatif yang produktif.
Langkah ini bukan sekadar mendorong kreativitas, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan mampu membawa identitas Berau ke tingkat yang lebih luas. Harapannya kreativitas anak muda bisa menjadi energi baru bagi pembangunan daerah ke depan. (akm/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar