Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ini Aib! Jalan Rusak Perlu Perbaikan

Ini Aib! Jalan Rusak Perlu Perbaikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • visibility 1.106
  • print Cetak

Gunung Tabur – Usai melakukan penandatanganan permohonan status tanggap darurat kondisi jalan longsor di ruas simpang 3 Maluang hingga batas Bulungan, Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan peninjauan ke beberapa titik jalan longsor.

Dari 3 titik yang ditinjau, Bupati dengan tegas meminta DPUPR Provinsi segera melakukan penanganan. Apalagi dengan adanya anggaran yang sudah pasti ada yakni dari APBN perubahan tahun anggaran 2024.

“Anggaran sudah ada, jadi bisa segera dilakukan penanganan. Saya minta semua titik yang dibahas dalam audiensi yang masuk sebagai lokasi longsor, segera ditangani. Karena semuanya merupakan prioritas,” tegas Bupati Berau Sri Juniarsih, usai meninjau beberapa titik longsor, Senin (12/8/2024) siang.

Dijelaskannya, meskipun titik longsor merupakan akses jalan Provinsi, namun Pemkab Berau tidak lepas tangan. Karena akses jalan tersebut merupakan akses penghubung perekonomian utama, antara Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Utara.

“Makanya saya minta dipercepat proses perbaikannya. Jalan ini sangat krusial untuk memperlancar perekonomian masyarakat, dan juga sebagai akses wisata menuju Pulau Derawan dan sekitarnya,” tambahnya.

Langkah ini, juga menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengatasi dampak bencana alam, khususnya terhadap infrastruktur vital yang menunjang kehidupan masyarakat.

Berdasarkan data Balai Besar Penanganan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, untuk jalan nasional di Kabupaten Berau terbagi menjadi tiga segmen. Segmen pertama adalah ruas jalan SP3 Muara Wahau – Batas Kabupaten Kutim – Kelay – Labanan sepanjang 123,25 kilometer.

Segmen kedua mencakup Labanan – Tanjung Redeb – dalam Kota Tanjung Redeb – Gunung Tabur – batas Bulungan sepanjang 85,83 kilometer. Dan segmen ketiga adalah ruas jalan Gunung Tabur – Usiran – Tanjung Batu yang membentang sepanjang 108,40 kilometer. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Eceran Berpotensi Rugikan Konsumen, Diskoperindag Berau Imbau Beli di SPBU

    BBM Eceran Berpotensi Rugikan Konsumen, Diskoperindag Berau Imbau Beli di SPBU

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli bahan bakar minyak (BBM) eceran. Penjualan di tingkat pengecer dinilai berpotensi merugikan konsumen, terutama dari sisi takaran dan harga. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan harga BBM eceran sekitar Rp15 ribu per liter kerap tidak […]

  • Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb— Di tengah luasnya lanskap hutan Kalimantan Timur, Kabupaten Berau mulai menata model ekonomi baru yang lebih hijau dan lebih berpihak pada masyarakat. Pemerintah daerah memajukan program perhutanan sosial bukan hanya sebagai kebijakan lingkungan, tetapi sebagai jalan agar masyarakat sekitar hutan dapat hidup sejahtera tanpa menebang hutan yang menjadi pelindung mereka sendiri. Sekretaris Daerah […]

  • Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dari Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H. kepada Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. di Lamin Etam, Samarinda, Jumat malam, (14/8). Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kaltim itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melepas Supardi sekaligus menyambut Chatarina Muliana […]

  • MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    MPAW Usung Program Rumah Layak Huni, Siap Berantas Permukiman Kumuh di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    BIDUKBIDUK- Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) mulai menggelar kampanye di daerah pesisir selatan Berau, yaitu Kecamatan Bidukbiduk. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 ini mengungkapkan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nanti, salah satunya program sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP, serta beasiswa untuk pelajar berprestasi tingkat SMA dan Sarjana. Dalam paparannya di […]

  • Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

    Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pelayanan ramah dan humanis kini menjadi sorotan dalam praktik kedokteran anak di Kabupaten Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya dokter anak membangun kepercayaan pasien sejak dini, terutama pada rentang usia 0 hingga 6 tahun. Menurut Sri Juniarsih, perlakuan baik terhadap anak-anak bukan hanya soal etika pelayanan, melainkan juga bagian dari […]

  • Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    Mulai 1 Oktober, Bayar Pakai QRIS sampai Rp100 Ribu Bebas MDR, Ini Aturan Barunya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate atau MDR QRIS sebesar 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan tersebut membuat transaksi QRIS hingga Rp100 ribu pada merchant kecil, menengah, maupun besar tidak dikenai MDR. Sebelumnya, kelompok merchant tersebut dikenai MDR sebesar 0,7 persen. Bank Indonesia menilai perluasan MDR nol persen dapat menekan biaya […]

expand_less